4 Rekomendasi Tanaman Sayur yang Bisa Ditanam Sendiri Selama #DiRumahAja

Titipku – Dalam rangka #DirumahAja agar tak bosan, berkebun atau menanam sesuatu di rumah bisa memberikan kesenangan dan keceriaan tersendiri. Meskipun mungkin terkesan kotor karena berjibaku dengan tanah, tapi akan terasa menyenangkan prosesnya. Apalagi kalau nanti kita akan melihat sendiri hasilnya, ada rasa puas tersendiri. Selain tanaman hias dan aneka bunga, ada jenis tanaman lain yang bisa ditanam di rumah dengan mudah. Tanaman buah misalnya, atau jika ingin menikmati hasilnya lebih cepat, bisa menanam jenis tanaman sayur.

Berikut rekomendasi jenis sayuran yang bisa ditanam sendiri di rumah. Lumayan, hasilnya nanti akan membuat kita berhemat karena tidak perlu belanja belanja sayuran untuk persediaan makanan sehat di rumah.

Bayam

Siapa yang tidak kenal dengan sayuran yang satu ini. Biasanya sering dipakai untuk bahan sop ataupun gado-gado. Apalagi bayam memiliki kandungan nutrisi penting seperti zat folat, vitamin A, flavoid, dan zat besi yang cukup tinggi. Dengan kandungan zat besi ini, bayam cocok sekali dikonsumsi oleh anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, lho. 

Bayam bisa tumbuh dengan mudah. Setelah ditanam langsung bibirnya di media tanam yang telah disediakan (pot atau petak tanah), cukup rawat dengan rutin menyiramnya agar media tanam terjaga kelembapannya. Bayam dapat ditanam setelah tanaman berusia 25 hari, lalu bisa dipanen lagi secara bertaham setiap 5 hari sekali. 

Tomat

Tomat bisa memiliki manfaat ganda. Baik sebagai sayuran maun buah. Kesegaran dari tomat dapat dinikmati dengan cara dibuat jus. Bahkan tak sedikit peminatnya. Bagi pecinta sop atau mie rebus, campuran tomat bisa memberikan cita rasa yang khas. Tambah sedep.

Perawatan tanaman tomat tidak sulit. Dengan rutin menyiramnya dan diberi pupuk yang organik. Dengan pupuk organik, maka dapat membebaskan tomat dari pestisida. Kualitasnya juga akan lebih bagus jika menggunakan pupuk organik, karena lebih sehat.

Tetapi usahakan jangan terlalu sering menyiramnya. Cukup dijaga saja agar tanaman tomat tidak kekeringan, karena tomat bisa tumbuh optimal dalam kisaran suhu 23 sampai 25 derajat celcius. Cukup lama untuk menunggu tomat berbuah dan siap panen, yaitu sekitar 9 minggu. Tapi, masa menunggu ini tak akan terasa jika tomat dirawat dengan sepenuh hati dan optimis dengan hasilnya nanti.

Cabai

Si pedas kesukaan jutaan masyarakat Indonesia. Mengingat harga cabai yang bisa naik secara signifikan, menanam sendiri di rumah sangat disarankan, lho. Apalagi jika dalam keadaan darurat ingin membuat sambal, campuran mie atau nasi goreng. Banyak yang merasa bahwa makanan akan terasa hambar jika tidak pedas.

Tak perlu menyediaan lahan yang luas seperti petani. Menanam cabai di rumah dapat dilakukan menggunakan pot atau polybag. Meski hanya satu atau dua pot, tapi cabai bisa berbuah banyak bisa sampai 40buah cabai. Sehingga tak perlu khawatir kekurangan.

Menanam cabai sendiri di rumah juga bisa membebaskan cabai dari pestisida. Kuncinya, cukup disirap secara rutin maksimal dua kali sehari (pagi dan sore) serta ditambah dengan pupuk organik. Tanaman cabai yang ditanam, bisa tumbuh dengan subur.

Jika memulai menanam cabai mulai dari biji, disemai dahulu biji cabai di polybeg kecil. Kemudian jika sudah tumbuh sekitar 4 daun sejati, pindahkan ke tempat yang lebih luas. Bisa ditanam di pot atau tanah secara langsung.

Hampir sama seperti tomat, cabai bisa mulai dipanen saat usianya sudah memasuki usia 9 minggu. 

Kangkung

Kangkung bisa dibilang sebagai tanaman yang membutuhkan banyak ruang. Mengingat satu genggap kangkung yang dipanen, hanya akan menjadi setengah mangkok saja ketika ditumis. Untungnya, tak sulit menemukan benih kangkung. Mengingat benih kangkung dijual kilo-an, sehingga jika disemai akan menghasilkan banyak kangkung yang tumbuh.

Sumber gambar: tanipedia.co.id

Cara menanam kangkung sangat mudah. Cukup di tanam langsung dengan menyebar benihnya di media tanam yang ada. Masa tanam kangkung dari benih sampai siap panen sekitar 27 hari. Setelahnya dapat dipanen lagi secara bertahap sesuai kebutuhan. Kandungan vitamin A, C, dan B kompleks dalam kangkung dapat berkontribusi untuk menyumbang energi bagi tubuh. 

Bebas Khawatir!

Itulah beberapa rekomendasi tanaman sayur yang bisai ditanam sendiri di rumah. Perawatannya mudah dan bibit atau benihnya juga mudah ditemukan di toko-toko pupuk. Lumayan lho, kegiatan bercocok tanam sayur ini bisa mengisi waktumu saat #DiRumahAja selama masa pandemi COVID-19.

Menyenangkan. Jadi, kamu tidak akan bosan di rumah saja, karena bisa melihat yang “hijau-hijau” untuk “cuci mata” dan refreshing. Lumayan juga bisa mengolah keringat.

Tak perlu khawatir untuk mencari dimana bisa mendapatkan bibit, perkakas, maupun pupuk untuk bercocok tanam di rumah. Apalagi sedang dalam upaya #DirumahAja untuk menghindari penyebaran COVID-19. Di aplikasi Titipku, semua kebutuhan bercocok tanam tersebut bisa didapatkan. Jelajah UMKM Titipku sudah merambah ke toko pertanian, lho.

Lokasi jelajah di Titipku juga bisa diubah sesuai keinginan, sehingga bisa ditemukan UMKM penjual pupuk dan tanaman yang dekat dengan lokasimu.  Dengan begitu, barang yang diinginkan bisa datang lebih cepat, deh. Ayo belanja di Titipku, dan dapatkan GRATIS ONGKIR hingga Rp20.000,- di bulan April 2020!

Tinggalkan Balasan