5 Bumbu Dapur yang Laris di Pasaran

Titipku- Siapa yang tidak mengenal bumbu dapur? Terlebih bagi para ibu-ibu yang hobi dan memang sudah menjadi rutinitas hariannya untuk menyiapkan makanan bagi keluarganya pasti sangat familiar dengan hal ini. Tidak hanya ibu-ibu saja, tapi para chief dan juga anak-anak yang gemar memasak memang tidak asing dengan kata ini.

Ya benar, bumbu dapur merupakan barang wajib yang harus diutamakan dalam hal masak memasak. Bisa dibayangkan jika memasak tanpa menambahkan bumbu, pasti akan hambar, bukan? Begitulah peran bumbu dapur yang memang ia tidak bisa dimakan sendirian, melainkan dicampurkan dengan bahan-bahan olahan lain untuk sekedar memberikan rasa pada setiap masakan.

Tahukah kamu diantara banyaknya bumbu dapur yang dijual di pasaran ada beberapa diantaranya yang sangat diminati kebanyakan masyarakat? Masing-masing bumbu dapur memiliki peran dan fungsinya. Namun, terkadang kita bisa memakai bumbu-bumbu primer saja untuk dapat mengolah makanan dengan cita rasa yang luar biasa. Apa saja bumbu dapur yang tergolong bumbu primer? Lalu, jenis bumbu mana yang sering diserbu masyarakat? Berikut bumbu-bumbu dapur yang laris di pasaran,

1. Cabai

Siapa yang tak mengenal cabai? Rempah nusantara yang menyumbangkan rasa pedas pada setiap masakan ini menjadi incaran banyak kalangan. Bahkan tidak hanya di Indonesia saja melainkan di negara-negara luar yang menyajikan olahan pedas. Cabai nusantara memang beragam.

www.freeppik.com

Ada cabai yang memang tidak pedas dan ada juga cabai yang sangat pedas walaupun hanya kecil yakni cabai rawit. Berbagai cabai menjadi incaran di pasaran. Hal ini akan sangat terasa ketika terjadi kelangkaan produksi cabai dan menyebabkan harga cabai di pasaran melonjak.

2. Bawang Putih

www.freepik.com

Rempah satu ini digadang sebagai pasangan dari cabai. Di mana ada cabai cabai pasti ada bawang putih. Bumbu dapur yang tergolong dalam jenis umbi putih ini menjadi bumbu populer yang selalu ada di dapur. Aroma yang khas dan tergolong cukup kuat ini mampu memberikan kelezatan tersendiri bagi setiap masakan yang menggunakan bumbu satu ini. Kuatnya aroma dapat tercium dengan jelas ketika ia ditumis.

3. Bawang Merah
www.freepik.com

Tidak jauh berbeda dengan bawang putih, rempah satu ini juga menjadi pasangan sejati bawang putih. Bawang merah yang biasa diiris tipis dan ditumis ini memberikan cita rasa khas bagi setiap masakan nusantara. Rempah satu ini dapat dimakan secara langsung yakni cukup dengan menggorengnya lalu dijadikan topping nasi atau masakan lainnya. Dan yang begitu populer lagi, bawang merah merupakan bumbu utama bagi orang madura yang terkenal dengan satenya.

4. Merica
www.freepik.com

Rasa pedas dapat diciptakan oleh beberapa rempah-rempah. Selain cabai, ternyata merica juga dapat dijadikan bumbu untuk membuat masakan terasa pedas. Merica dipercaya lebih aman untuk pencernaan. Terlalu banyak mengkonsumsi merica tidak akan menyebabkan diare dan permasalahan perut lainnya, hanya saja tubuh akan terasa panas karena banyaknya bubuk merica yang kita konsumsi. Jadi, selain sebagai bumbu yang memberikan rasa pedas nan sedap, merica juga digunakan sebagai penghangat tubuh.

5. Lengkuas
www.freepik.com

Rempah jenis umbi-umbian satu ini banyak di buru masyarakat terutama untuk membuat masakan bersantan, sayur asam, dan juga aneka tumisan. Biasanya lengkuas ini digeprek lalu diikutkan dalam masakan yang kita olah sampai matang. Lengkuas akan memberikan aroma khas dan cita rasa yang gurih dan lezat. Bentuknya yang mirip dengan jahe ini, ternyata mampu memikat hati ibu-ibu dalam memberikan bumbu pada setiap masakan yang diolahnya.

Rempah nusantara diatas dapat dicari di pasar-pasar tradisional. Namun, jika kamu tidak mau repot berbelanja keluar, kamu dapat membelinya melalui Aplikasi Titipku. Aplikasi ini menyediakan produk-produk yang dijual di pasaran.

Transaksinya mudah dan barang akan dikirim ke alamat yang kamu pasang. Selamat berbelanja dan selamat berkreasi untuk setiap cita rasa masakanmu!

Ayo Belanja di Titipku!

Penulis: Setya

pembelajar penyuka seni, juga literasi

Tinggalkan Balasan