5 Jenis Tempe yang Bukan Dibuat dari Kedelai

tempe, jenis tempe, macam tempe, tempe gembus, tempe bongkrek, tempe lamtoro, tempe kacang hijau, tempe benguk

Tempe adalah salah satu makanan khas Indonesia yang sudah cukup terkenal di luar negeri. Bahkan, konon katanya tempe ini cukup digandrungi oleh warga Jepang. Tak heran jika tempe kadang masuk ke dalam produk budaya populer mereka, seperti masuk ke dalam anime atau acara kuliner di TV. Namun, biasanya tempe yang ada di Jepang hanyalah tempe kedelai biasa. Padahal, di Indonesia punya banyak jenis tempe yang mungkin di antaranya bukan terbuat dari kedelai.

Melansir dari VOI, ada 5 jenis tempe yang tidak menggunakan bahan kedelai. Kira-kira, Moms pernah mengonsumsi yang mana saja ya? Simak ulasan berikut ini yuk!

Baca Juga: Punya Tempe Busuk, Sambel Tumpang Solusinya

 

  1. Tempe Gembus

tempe, jenis tempe, macam tempe, tempe gembus, tempe bongkrek, tempe lamtoro, tempe kacang hijau, tempe benguk

Jenis tempe nonkedelai pertama adalah tempe gembus. Tempe ini terbuat dari ampas tahu, sehingga punya tekstur yang lembut dan lebih rapat dibanding dengan tempe dari kedelai utuh. Biasanya, tempe gembus diolah dengan digoreng maupun disayur lodeh atau tumis bersama kacang panjang.

  1. Tempe Lamtoro

Tempe lamtoro terbuat dari mandling atau petai cina. Jika dibandingkan dengan tempe berbahan kedelai, kandungan protein dalam tempe lamtoro juga tak kalah tingginya. Tempe ini bisa jadi alternatif jika harga kedelai sedang melonjak tinggi.

  1. Tempe Benguk

tempe, jenis tempe, macam tempe, tempe gembus, tempe bongkrek, tempe lamtoro, tempe kacang hijau, tempe benguk

Tempe benguk berbahan kacang koro dengan bentuk pipih dan lebih besar dibanding kedelai. Tempe ini biasanya dimasak dengan cara dibacem, sayur lodeh, dan digoreng.

Cara membuat tempe ini cukup unik. Pertama, kacang benguk harus direndam selama 48 jam. Tujuannya untuk menghilangkan aroma apek dan melunakkan kacang. Baru setelah kacang lunak dan tidak apek, kacang dicampur dengan ragi dan didiamkan hingga menjadi tempe.

  1. Tempe Bongkrek

Tempe bongkrek populer dari daerah Banyumas, Jawa tengah.Tempe ini berbahan ampas kelapa dicampur dengan biji kedelai. Campuran dan proses fermentasi yang tidak tepat bisa menyebabkan tempe ini beracun, jadi jangan ambil risiko untuk memproduksi tempe bongkrek sendiri ya Moms!

  1. Tempe Kacang Hijau

Kacang hijau bisa jadi alternatif bahan yang diolah menjadi tempe. Proses membuat tempe kacang hijau langkahnya sama seperti tempe kedelai. Pertama, dicuci bersih dan dipilah biji yang baik. Pisahkan juga dengan kulit arinya. Kemudian kukus selama 30 menit agar menghasilkan tekstur yang empuk. Dinginkan beberapa saat dan campurkan dengan ragi. Terakhir, bungkus dengan daun pisang atau daun jati. Agar peragian sempurna, diamkan dalam suhu ruang selama 1 hingga 3 hari.

Itulah jenis-jenis tempe yang diproduksi bukan dengan bahan kedelai. Dari kelima tempe di atas, jenis tempe mana nih yang sudah Moms coba? Kalau MinTip sih sudah coba tempe gembus dan tempe benguk, namun paling suka adalah tempe gembus. Gorengan tempe gembus itu rasanya sungguh nikmat.

Baca Juga: Biar Busuk, Tempe Ternyata Banyak Manfaatnya

*****

Jenis-jenis tempe ini kadang dijual di pasar tradisional. Jadi, bagi Moms yang penasaran sama jenis-jenis tempe di atas, bisa membelinya di pasar. Untuk belinya, pakai Titipku aja biar lebih praktis.

Ayo download Titipku di Playstore atau Appstore dan mulai belanja praktis bersama Titipku.

Tinggalkan Balasan