Berkebun Saat Pandemik Korona, Kenapa Tidak?

Titipku – Penerapan social distancing yang dikeluarkan secara resmi oleh pemerintah membuat masyarakat mau tidak mau untuk turut serta. Hal ini dilakukan demi mengurangi penyebaran virus Covid-19 yang semakin banyak memakan korban jiwa.

Salah satu kegiatan menarik yang bisa dilakukan selama Work From Home bersama keluarga yakni berkebun. Benar sekali, menanam sayur-sayuran atau berkebun dengan memanfaatkan barang-barang yang ada di rumah bisa menjadi kegiatan yang patut dicoba bukan? Cek rekomendasi sayuran yang bisa kamu tanam disini.

Selama masa pandemik korona, hampir seluruh pasar di setiap wilayah menerapkan aturan baru, yakni waktu beroperasi yang lebih singkat. Jika biasanya pasar tutup jam 2 atau bahkan jam 4 sore, kini pasar hanya diperbolehkan buka sampai jam 12 siang.

Beberapa warung juga memilih untuk tutup sementara waktu sampai dirasa lebih aman. Hal ini berakibat ketersediaan sayur-mayur dan kebutuhan rumah tangga harian menjadi lebih sedikit dari biasanya. Lagi-lagi, masyarakat yang harus mampu mengatur waktu dan melatih daya kreativitas dalam menghadapi masa pandemik ini.

Berkebun menjadi salah satu pilihan yang paling sering dikerjakan untuk mengatasi rasa bosan. Terlebih, kamu juga bisa membuat hidangan lezat dari hasil berkebun kamu. Jika tidak suka sayur, kamu bisa mulai menanam tanaman hias juga,lho!

Bagaimana Cara Berkebun?

1. Mulailah dari sayuran yang paling sering dikonsumsi

Tidak perlu memikirkan pupuk kompos dan lahan yang luas untuk berkebun. Kamu bisa memulai dengan biji-biji tanaman dari sisa sayuran yang dibeli dari pasar, seperti biji cabai dan tomat. Kamu juga bisa memanfaatkan bagian akar sayuran, seperti selada, daun bawang, dan seledri yang biasanya dibuang saat proses memasak.

2. Siapkan tempat berkebun sederhana

Terkait tempat untuk menanam, mulailah dengan membereskan barang-barang atau perabotan di rumah. Selain membuat rumah menjadi lebih rapi dan bersih, kamu juga bisa memilah barang-barang mana yang masih terpakai dan tidak. Jika kamu mendapatkan beberapa barang tidak terpakai, seperti boks, kardus, mangkuk, kaleng, atau botol, gunakan itu semua sebagai tempat bercocok tanam. Dengan demikian, kamu juga berperan dalam proses daur ulang sampah nonorganik.

3. Pelajari cara menanam setiap produk

Untuk menyemai biji cabai dan tomat, kamu bisa menggunakan tisu yang sudah dibasahi air bersih sebagai media tanam. Diamkan beberapa hari sampai muncul tunas. Setelah itu, barulah pindah tunas cabai dan tomat tersebut ke wadah yang lebih besar, seperti kaleng, mangkuk, atau botol bekas. Kalau sudah semakin besar, barulah dipindah ke pot agar tanaman lebih tumbuh berkembang.

Lebih lanjut, bagian bawah batang sampai akar sayuran selada, daun bawang, dan seledri juga bisa kamu tanam lagi lho! Kamu hanya perlu menaruhnya ke mangkuk atau kaleng yang diisi sedikit air (sampai bagian akar terendam). Simpanlah di tempat yang terkena sinar matahari. Tunggulah beberapa hari sampai muncul tunas baru.

Kamu bisa memindahkan sayuran selada ke botol atau boks yang ukurannya lebih lebar. Namun, kamu juga perlu menyemprotkan air agar tanaman tidak layu. Untuk memanennya, cukup gunting bagian daun yang ingin dipakai untuk masakan.

#DIRUMAHAJA

Masih banyak lagi sayuran yang bisa kamu coba tanam untuk mengisi kebun kecilmu di rumah. Sembari menunggu sayur panen, kamu bisa berbelanja sayur-mayur di aplikasi Titipku. Tenang saja, pesananmu pasti akan sampai di depan rumah. Dengan berbelanja di Titipku, kamu tidak hanya mencukupi kebutuhan sayuran rumah, tetapi juga ikut menyejahterahkan kehidupan para pegiat UMKM. Cukup mengunduh aplikasi Titipku secara daring, setelah itu kamu bisa mencari kebutuhan sayuran di lapak pedagang.

INI DIA BEBERAPA UMKM PENJUAL SAYUR DI TITIPKU
  1. Kios Sayur Pak Sutrisno
  2. Lapak Sayur Pak Azam
  3. Lapak Sayur Pak Marwan
  4. Sayur Mesem
  5. Sumber Sayur Dan Ikanku 
  6. Lapak Pak Heri 
  7. Lapak Ibu Budi 
  8. Lapak Sayur Karjo

Dan masih banyak lagi penjual sayur lainnya. Ada banyak juga pilihan sayur yang bisa kamu pesan dari UMKM Indonesia di Titipku. Yuk penuhin asupan tubuhmu di masa-masa seperti ini. Jangan sampai kamu jatuh sakit yaa.

Download aplikasi Titipku di Playstore dan mulai belanja #DariRumah lewat Titipku!

——-  Dengan kamu membeli dari UMKM Indonesia, secara otomatis kamu telah mendukung tulang punggung perekonomian Indonesia dalam memajukan perekonomian bangsa.

Lebih lanjut, kamu juga bisa turut berdonasi melalui Kitabisa, lho! Titipku kini berkolaborasi dengan Kitabisa dalam penggalangan dana paket sembako. Bantuanmu nantinya akan dibelikan paket sembako dan dibagikan kepada 10.000 pelaku UMKM yang terdampak korona. Klik di sini untuk ikut berdonasi, ya!

Tinggalkan Balasan