Senang Dilarisin: Bu Sumartini, Pedagang Ikan Pasar Sambilegi

Titipku.com – Berkenalan dengan mitra Titipku di pasar Sambilegi memang bukan waktu yang sebentar. Setelah sebelumnya kami meliput Mbak Ita, Pedagang Ayam pasar Sambilegi, kali ini kami mengunjungi kawasan perikanan. Dari beberapa pedagang, ada satu pedagang ikan yang selalu ‘happy’ ketika kami hendak membeli dagangannya.

Seperti biasa, beragam jenis ikan langsung menyerbu kami dengan berjejer rapi siap di potong. Ada lele segar yang masih bernyawa saling berkelebat. Udang tambak dan udang laut, cumi, dan lainnya membuat mata ini serasa ingin mengolah semua ikan-ikan di lapak bu Sumartini.

pedagang pasar, pedagang ikan, pedagang ikan pasar sambilegi,
Bu Sumartini, pedagang ikan pasar Sambilegi – Dokumentasi Titipku

“Senang dong dibeliin!” Katanya dengan tawa renyah saat kami datang menanyakan kesan terhadap Jatiper kami.

“Sering dibelanjain ya jadi seneng saya.¬†Yang belanja ke sini (Jatipernya) juga ganti-ganti jadi banyak kenalan. Kadang mbaknya, kadang yang mas itu, kadang mbak yang itu yang lagi hamil sama suaminya.”

Kami bersyukur manakala ia bercerita sejak kenal Titipku, ada permintaan barang yang cukup tinggi. “Dari yang biasanya lele berapa kilo jadi naik permintaannya dari mbaknya. Yang paling sering beli kan udang, itu beberapa kilo mbak masnya kesini karena ada titipan pembeli kan. Ada juga seringnya cumi, lele, sama udang. Pernah yang mbak itu nyari ikan apa malah saya pas lagi ndak ada stok.¬†Seneng karna jadi ramai terus.”

Info Titipku kepada Pembelinya

Ternyata dibalik sumringahnya bu Sumartini yang ternyata sudah berusia 60-an tahun, ia sering menawarkan kepada pembelinya yang suka mengeluh karena kerepotan belanja. Misalnya orang perkantoran, ibu-ibu yang repot di pagi hari harus urus anak dan suami, dokter, dan lainnnya.

Bu Sumartini dan pembeli – Dokumentasi Titipku

Keakrabannya dengan pengunjung tidak lain dari pengalamannya sebagai pedagang ikan yang sudah cukup lama di pasar Sambilegi. Wanita dengan tangan putih beku (karena lama bersentuhan dengan air) itu selalu sigap melayani pembelinya. Ia juga termasuk pedagang yang selalu menjaga kebersihan sekitar dan kesegaran ikannya.

Nenek dari empat cucu ini berharap, dengan adanya Titipku ke depannya semakin lancar. Karena lancarnya orderan dari aplikasi Titipku juga membuat permintaan ikan-ikannya turut naik.

Terimakasih mitra-mitra Titipku, terimakasih para pemilik UKM dan seluruh yang teribat untuk bersama-sama memajukan UKM Indonesia.

Penulis: Setya

pembelajar penyuka seni, juga literasi

Satu tanggapan pada “Senang Dilarisin: Bu Sumartini, Pedagang Ikan Pasar Sambilegi”

Tinggalkan Balasan