Begini Cara Memilih Makanan Berkualitas untuk Keluarga

cara memilih makanan berkualitas, cara memilih sayur berkualitas, cara memilih buah berkualitas, cara memilih daging berkualitas, cara memilih makanan laut berkualitas, cara memilih seafood berkualitas, cara memilih telur berkualitas, tips membeli makanan segar, cara membeli makanan segar

cara memilih makanan berkualitas, cara memilih sayur berkualitas, cara memilih buah berkualitas, cara memilih daging berkualitas, cara memilih makanan laut berkualitas, cara memilih seafood berkualitas, cara memilih telur berkualitas, tips membeli makanan segar, cara membeli makanan segar

Tahukah Moms, bahwa pada 16 Oktober 2022 kemarin adalah peringatan Hari Pangan Sedunia. Pada tahun ini, tema yang diusung Hari Pangan Sedunia adalah “Leave No One Behind: Better Production, Better Nutrition, a Better Environment, And a Better Life”. Bicara soal better nutrition dan a better life, tentu saja kedua hal ini berhubungan dengan kegitatan cara memilih makanan berkualitas. Pasalnya, dengan kita tahu cara memilih makanan berkualitas, makanan yang kita beli akan bernutrisi tinggi dan membuat hidup kita dan keluarga lebih baik karena sehat.

Melansir dari Indozone, cara memilih makanan berkualitas itu berbeda-beda tergantung jenis makanannya. Cara memilih sayuran berkualitas akan berbeda dengan cara memilih daging berkualitas. Oleh sebab itu, Moms perlu mempelajarinya, mengingatnya, dan mempraktikkannya.

Berikut adalah cara memilih makanan berkualitas untuk keluarga.

Sayuran

Untuk memilih sayuran berkualitas, Moms bisa menggunakan tiga indera, yaitu: penglihatan, penciuman, dan peraba.

Pada indera penglihatan, Moms bisa menggunakan mata untuk memilih sayuran yang warnanya paling terang dan paling hidup dari yang lainnya. Warnanya harus rata tanpa bintik hitam atau jamur.

Pada indera penciuman, secara umum, produk segar akan berbau segar. Beberapa sayuran memiliki bau yang agak menyengat saat segar, seperti pada keluarga kubis. Pilihlah sayur yang aromanya masih segar. Jika sudah mengeluarkan aroma kecut atau busuk, janganlah dipilih.

Terakhir, pada indera peraba, Moms bisa raba tekstur sayuran. Beberapa sayuran mungkin terasa keras, tidak kenyal seperti labu dan mentimun. Yang lain akan sedikit kenyal saat segar, seperti tomat atau jamur. Ada yang terasa padat juga seperti kentang dan bawang bombay.

Baca Juga:
Ini Rekomendasi Pasar Sayur Terdekat di DKI Jakarta
Mengejutkan: Ini Alasan Masyarakat Mengonsumsi Sayur Segar!
Buah dan Sayuran Penambah Darah, Nomor 3 Paling Disukai

Buah-buahan

Buah yang segar memiliki warna kulit yang khas. Moms bisa mencari contoh warna buah matangnya di gambar Google. Biasanya, ketika buah terlalu matang, warnanya akan memucat atau menggelap. Selain warna kulit, tekstur kulit buah yang segar itu tidak ada keriput.

Kedua, aroma buah yang segar itu cenderung manis. Buah yang tidak berbau biasanya belum matang. Sebaliknya, jika aroma terlalu menyengat dan asam, maka buah sudah tidak segar.

Daging & Unggas

Daging harganya relatif mahal, oleh sebab itu jangan sampai salah beli.

Daging yang segar adalah daging yang permukaannya tidak terlalu kering atau terlalu basah tanpa cipratan darah. Hindari daging berbau tengik atau daging yang sudah lembek atau tidak memantul kembali saat ditekan.

Dari segi warna, Untuk daging ayam, jangan pilih daging yang sudah berwarna ungu karena bisa dipastikan ayam itu sudah mati cukup lama. Sementara, untuk daging seperti sapi, usahakan pilih daging yang masih berwarna merah segar.

Makanan Laut

Kesegaran adalah kunci dengan makanan laut. Carilah ikan yang matanya cerah dan jernih. Insangnya juga harus berwarna merah cerah atau merah muda.

Untuk bagian luar tubuh ikan, pilih ikan yang permukaan ikannya padat namun elastis dan tidak berlendir. Tips ini juga berlaku untuk udang mentah dan cumi utuh: daging jernih, padat, dan tidak ada tanda-tanda kerusakan.

Terakhir, untuk beberapa seafood seperti kerang atau kepiting, usahakan membeli yang masih hidup.

Telur

Ukuran telur tidak mempengaruhi kualitas, jadi jangan anggap bahwa semakin segar kualitas telur semakin baik ya Moms.

Warna cangkang juga tidak mempengaruhi nilai gizi atau kualitas. Secara umum, tampilan luar tidak berfungsi sebagai indikator kesegaran telur.

Telur yang segar dan berkualitas adalah telur yang isinya nampak segar. Carilah telur dengan kuning telur yang tebal dan warnanya cerah. Sedangkan untuk putihnya harus banyak, kental, dan tidak encer.

Mintalah pedagang untuk mengecek kesegaran telurnya juga. Biasanya, bisa disorot dengan senter atau dengan metode dimasukkan ke dalam air.

*****

Itulah cara memilih makanan berkualitas yang bisa Moms praktikkan saat belanja ke pasar terdekat.

Jika mager, Moms bisa titip belanja aja pakai aplikasi Titipku. Jatiper Titipku sudah dapat pembekalan tentang cara memilih makanan berkualitas kok, jadi tidak perlu ragu dengan produk yang Jatiper pilihkan.

Tertarik? Download aplikasi Titipku di Google Playstore atau Apple Appstore sekarang!

Tinggalkan Balasan