Lagi Mahal! Cara Menyimpan Minyak Supaya Awet

minyak, minyak goreng, oil, cooking oil, menyimpan minyak, minyak mahal, harga minyak naik, kelangkaan minyak, minyak murah, minyak murah jakarta, minyak murah jakarta utara, minyak murah jakarta pusat, minyak murah jakarta selatan, minyak murah jakarta barat, minyak murah jakarta timur, minyak murah kelapa gading, minyak murah sunter, minyak murah pluit, minyak murah grogol, minyak murah pancoran, minyak murah cibubur, minyak murah summarecon, minyak murah bekasi, minyak murah bogor, minyak murah margonda, minyak murah depok, minyak murah tangerang, minyak murah tangerang selatan, minyak murah tangsel, minyak murah bsd, minyak murah bintaro, minyak murah jakut, minyak murah jakpus, minyak murah jaksel, minyak murah jakbar, minyak murah jaktim

minyak, minyak goreng, oil, cooking oil, menyimpan minyak, minyak mahal, harga minyak naik, kelangkaan minyak, minyak murah, minyak murah jakarta, minyak murah jakarta utara, minyak murah jakarta pusat, minyak murah jakarta selatan, minyak murah jakarta barat, minyak murah jakarta timur, minyak murah kelapa gading, minyak murah sunter, minyak murah pluit, minyak murah grogol, minyak murah pancoran, minyak murah cibubur, minyak murah summarecon, minyak murah bekasi, minyak murah bogor, minyak murah margonda, minyak murah depok, minyak murah tangerang, minyak murah tangerang selatan, minyak murah tangsel, minyak murah bsd, minyak murah bintaro, minyak murah jakut, minyak murah jakpus, minyak murah jaksel, minyak murah jakbar, minyak murah jaktim

Beberapa di antara Moms pasti sudah ada yang jengkel dengan harga minyak yang lagi mahal. Beberapa di antaranya juga, sedang berpikir metode menyimpan minyak supaya awet dan tidak bau tengik.

Nah, memang saat ini beberapa kebutuhan sedang naik. Sebenarnya tidak hanya minyak, harga gas LPG pun sedang ada tren naik.

Jika tidak disiasati, pengeluaran bulanan rumah tangga akan bocor dan membuat keuangan tidak seimbang.

Minyak goreng pada dasarnya bisa digunakan lebih dari sekali, asalkan: kondisinya masih bersih, tidak berbau, dan tidak berubah warna.

Jika dipaksakan memasak dengan minyak yang berubah warna, kotor, atau bau, bisa dijamin masakan yang dihasilkan tidak menggugah selera.

Mengutip dari Suara.com, berikut tips-tips untuk menyimpan minyak supaya awet dan tidak berbau tengik.

 

Simpan di Ruang Gelap

Cahaya adalah salah satu musuh utama minyak. Cahaya bisa membuat minyak berbau tidak sedap. Itulah mengapa banyak produk minyak dikemas dalam botol yang sangat gelap. Wadah plastik atau kaca gelap membantu menjaga minyak tetap segar lebih lama.

Untuk itu, pastikan minyak disimpan di tempat yang terhindar matahari atau cahaya ya. Misal di dalam lemari penyimpanan berbahan kayu.

Minyak Dibekukan

Dinginkan atau bekukan minyak untuk memperpanjang usia simpan minyak. Minyak kelapa bisa disimpan dalam lemari es dan punyai umur simpan lebih lama ketimbang minyak lainnya karena merupakan lemak jenuh.

Simpan dengan Catat Tanggal Pemakaiannya

Tips simpan minyak agar tidak bau tengik berikutnya adalah mencatat tanggal membeli minyak dan catat juga minyak itu sudah digunakan berapa kali.

Jika penggunaannya sudah lebih dari empat kali, ada baiknya untuk diganti dengan minyak baru. Jika tidak, makanan akan cepat gosong dan berbau tengik.

Minyak berbau tengik mengandung radikal bebas yang diketahui menjadi faktor peradangan dan penghancuran sel dan jaringan.

*****

Jika Moms membutuhkan minyak goreng, Moms bisa membelinya lewat aplikasi Titipku. Di Titipku menyediakan bermacam jenis minyak goreng dengan berbagai harga. Moms tinggal pilih saja sesuai selera atau sesuai kondisi kantong.

Jika perlu: sekalian belanja kebutuhan bulanan juga di Titipku. Karena, jika belanjaan mencapai Rp150.000,-, Moms bisa mendapatkan gratis ongkir!

Tertarik? Yuk download Titipku di Google Playstore atau Apple Appstore dan mulai belanja hemat bersama Titipku!

Tinggalkan Balasan