Dari Hobi Menjadi Rezeki, Kisah Asri Pamungkas Tekuni Kerajinan Tangan Asli Eropa

Titipku – Siapa bilang hobi tak bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Seperti kisah Asri Pamungkas, seorang ibu asal Jawa Barat yang kini menetap di Yogyakarta.

Ibu yang biasa dipanggil Asri tersebut mampu mengubah hobinya dalam melakukan kerajinan tangan menjadi pintu rezeki bagi keluarganya. Tak perlu waktu lama, Asri mampu menguasai kerajinan decoupage, yaitu seni kerajinan tangan yang populer di Eropa.

Asri Pamungkas, owner Decoupage Craft

Dalam sesi wawancara bersama Titipku, ibu satu anak tersebut memulai bisnis kerajinan tangan decoupage berawal dari kesenangannya dalam membuat hiasan-hiasan melalui barang bekas. Decoupage sendiri merupakan seni menghias suatu objek dengan menempelkan kertas tissue ke objek tersebut. Tissue yang digunakan dalam menghias pun tissue khusus dengan motif-motif tertentu.

Produk-produk yang dihasilkan oleh Asri meliputi produk stationary, hiasan, dan juga alat-alat rumah tangga. Bahan utama yang digunakan yaitu tissue motif yang memiliki motif unik seperti bunga, daun, dan lain-lain. Sementara medianya bisa menggunakan bahan apapun, seperti plastik, kayu, kaca, dan pandan.

Asri sendiri mengaku sering memanfaatkan limbah seperti botol dan toples. Selain itu Asri juga bekerja sama dengan pengrajin lainnya untuk membeli media dalam membuat decoupage art. Ia sering membeli bunga plastik dari pengrajin bunga plastik untuk menghasilkan produk vas bunga.

Vas Bunga, produk Decoupage Craft
Berawal Dari Facebook Tekuni Decoupage Art

Kerajinan decoupage dikenal Asri melalui Facebook. Sekitar satu tahun yang lalu ia mengaku melihat seorang teman di Facebook memamerkan hasil karya decoupage. Rasa penasarannya pun mendorong Asri untuk mencoba mempelajari kerajinan yang populer di Eropa.

 

Tanpa rasa malu Asri meminta temannya untuk mengajarinya membuat kerajinan decoupage. Asri mengaku senang dan menjadikan kerajinan tangan tersebut hobinya. Ia lantas mengkreasikan kembali pelajaran yang ia dapat dengan belajar melalui tayangan Youtube.

Melihat peluang pasar yang cukup menjanjikan. Asri yang sebelumnya berjualan bros langsung beralih menjadikan kerajinan decoupage sebagai lading rezekinya. Ternyata produknya banyak diminati oleh semua kalangan dari berbagai rentang usia.

Proses pembuatan decoupage sendiri menurut Asri cukup mudah. Pada awalnya tissue motif dilekatkan menggunakan lem pada media hingga kering. Asri biasa menggunakan pengering rambut untuk mempercepat proses. Selanjutnya tissue yang sudah menempel pada media kembali direkatkan menggunakan lem sampai tiga lapis. Pada proses finishing media dioleskan varnis untuk menjaga keawetan.

Decoupage Hiasi Rumah Jadi Berwarna

Produk yang dihasilkan Asri merupakan produk stationary atau peralatan kantor dan rumah tangga. Produknya meliputi tempat tisu, vas bunga, tempat pensil, hingga tas. Tentu saja produk tersebut bisa menjadi pajangan di rumah dan membuat suasana rumah lebih berwarna.

Pemanfaatan limbah dan pemberdayaan pengrajin lainnya menjadi keunggulan produk yang dihasilkan Asri melalui kerajinan decoupage.

Saat ini Asri juga selalu melakukan pengembangan pada produknya untuk dapat menghasilkan varian-varian yang lebih banyak.

Produk decoupage tersebut telah dipasarkan secara offline maupun online. Asri mengaku pada Titipku sering mendatangi berbagai macam pameran di Yogyakarta. Sedangkan pemasaran online ia lakukan melalui story whatsapp, facebook, dan Instagram dengan nama akun @gias_collection.

Sayangkan menurut Asri kerajinan decoupage sendiri belum terlalu populer di Indonesia. Untuk memperkenalkan kerajinan tersebut Asri juga membuka pelatihan kerajinan decoupage. Bahkan dalam pelatihan yang digelar Asri terdapat kumpulan mahasiswa UMY yang juga semangat belajar kerajinan tangan tersebut.

Asri mengungkapkan dari hobi dan usaha kerajinan decoupage membuka pintu rezeki serta menambah koneksi pertemanannya. Bahkan koneksi pertemannya tersebut juga membantu dirinya dalam meminjamkan modal usaha awal.

Produk buatan tangan Asri saat ini telah tersedia di aplikasi Titipku. Aplikasi Titipku bisa kamu download juga di ponsel android. Produk-produk yang dijual di aplikasi Titipku asli buatan anak negeri.

Penulis: Setya

pembelajar penyuka seni, juga literasi

Tinggalkan Balasan