Disperindag Jogja Adakan Workshop Pengembangan Pasar melalui E-Smart 2018

disperindag, kemenperin, workshop pengembangan pasar,

Titipku.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Yogyakarta mengadakan workshop pengembangan pasar melalui e-smart yang diselenggarakan di Ross-Inn Hotel, Jalan Lingkar Selatan No.110, Yogyakarta. Dalam pelaksanaannya, acara ini diikuti oleh 50 IKM terpilih (Rabu, 28 November 2018).

Antusiasme peserta sangat terlihat dari pemberian informasi yang diberikan oleh pembicara. Mereka juga tidak hanya datang membawa diri, namun menampilkan sampel usaha yang sedang dijalankan. Dari 50 IKM tersebut terkumpul dari beberapa bidang seperti kuliner, fashion, dan juga kerajinan.

disperindag, kemenperin, workshop pengembangan pasar,
Workshop pengembangan pasar – dokumentasi Titipku

Acara ini berlangsung selama dua hari yakni Rabu-Kamis, 28-29 November 2018. Dalam acaranya, Titipku juga berkesempatan untuk menjadi pemateri dengan Tema Ekonomi Digital dalam Revolusi Industri 4.0 yang disampaikan oleh CEO Titipku, Henri Suhardja.

Antusiasme Peserta

Respon dari IKM yang hadir sangat baik dan antusias untuk dibantu oleh Tim Titipku terutama dalam hal pemasaran dan distribusi produk. Terlebih pada pemaparan tema revolusi industry 4.0 antara lain open mind, mau belajar, inovasi, kolaborasi, melayani.

Permasalahan IKM

Ekonomi Digital dalam Revolusi Industri 4.0 dijelaskan dari latar belakang permasalahan pemilik usaha yang masih mengalami kesulitan dalam pemasaran, modal terbatas, masih produksi sendiri dibantu keluarga, serta waktu yang terbatas. Yang paling krusial saat ini adalah persaingan di pemasaran online atau go digital.

Benar saja, sejauh ini UMKM Indonesia hanya berkontribusi sebanyak 5%, dari total transaksi online Rp. 200 Triliyun. 25% pasar tradisional Indonesia tutup dalam 4 tahun terakhir. Dari permasalahan ini Titipku mencoba memberi solusi yakni dari melihat fakta anak muda senang posting di internet namun produknya tidak bisa dibeli langsung via online. Hadirnya Titipku, anak muda bisa posting produk UMKM dan bisa langsung dibeli yang mana disebut Jelajah.

Lebih memprihatinkan lagi dari 50 juta UMKM yang mana 80% pemilik perempuan. Hanya 10% go digital. Di Titipku lebih dari 12.000 pengguna, lebih dari 2000 UMKM.

Oleh karenanya sebagai generasi, mari bersama-sama mendukung UKM dan IKM Indonesia. Dengan mengunduh aplikasi Titipku dan membuat jelajah, kamu sudah turut serta membantu UKM dan IKM untuk memperkenalkan produk mereka. (s/titipku)

Penulis: Setya

pembelajar penyuka seni, juga literasi

Satu tanggapan pada “Disperindag Jogja Adakan Workshop Pengembangan Pasar melalui E-Smart 2018”

Tinggalkan Balasan