Es Kopyor, Kenapa Namanya “Kopyor?”

Titipku- Kuliner khas Indonesia sangat beragam, mulai dari makanan hingga minuman. Selain makanan kekinian, banyak juga makanan dan minuman yang sudah turun menurun. Kuliner yang sudah ada sejak lama dan masyarakat Indonesia secara umum pasti mengetahuinya. 

Es kopyor adalah salah satunya. Meski banyak juga yang belum pernah mencicipi rasanya, setidaknya banyak yang tahu dan tidak asing dengan es kopyor. Mengingat minuman ini sangat populer. Banyak dijual di gerobak pinggir jalan serta menu di warung makan, restoran, hingga cafe. Saat bulan puasa, minuman ini juga banyak peminatnya. ditambah lagi dengan  Adanya es batu yang menambah sensasi kesegaran kelapa kopyor.

Kamu tahu tidak? Kok bisa namanya “kopyor”? Berikut penjelasannya.
Es Kopyor, Via Instagram ucipadmi

Es kopyor berbahan dasar kelapa kopyor. Kelapa kopyor adalah jenis kelapa yang  mengalami kesalahan genetik atau abnormal, sehingga tekstur daging buahnya berbeda dengan kelapa pada umumnya. Hal itu dikarenakan selulosa atau serat kasar pada daging buah kelapa tidak terbentuk.

Daging buah kelapa kopyor teksturnya lebih empuk dan lunak, air kelapanya lebih sedikit, dan aromanya khas. 

Daging buah kelapa biasa pada umumnya melekat pada tempurung dan terpisah dari air kelapanya. Sedangkan kelapa kopyor, daging buahnnya tidak melekat pada tempurung tetapi malah bercampur dengan air kelapa.

Banyak yang mengira kalau kelapa kopyor adalah kelapa muda. Padahal kelapa kopyor dipetik setelah tua. Semua jenis kelapa pun memiliki peluang untuk menjadi kopyor.

Cara untuk membedakannya dengan kelapa biasa, dengan menggoyang-goyangkan buah kelapa. Jika suaranya seperti pasir bergerak, maka bisa dipastikan kalau itu adalah kelapa kopyor. Kalau kelapa biasa digoyang-goyangkan, bunyinya akan terdengar “kupyuk-kupyuk”.

Kelapa kopyor banyak peminatnya karena rasanya menyegarkan. Apalagi diminum saat siang hari yang panasnya menyengat atau sebagai menu buka puasa. Saat disajikan, kelapa kopyor juga dicampur dengan sirup, santan, dan susu kental manis supaya rasanya lebih mantap.

Nilai ekonomis kelapa kopyor cukup tinggi. Harga kelapa kopyor bisa mencapai empat sampai lima kali lipat. Bisa mencapai Rp35.000 bahkan lebih per butirnya. Sedangkan kelapa biasa, dijual dengan kisaran harga Rp7.000 sampai Rp10.000 per butir. Harga juga disesuaikan dengan bentuk dan ukuran buahnya.

Jadi, jangan heran ya kalau harga es kelapa kopyor lebih mahal dari es degan atau es kelapa pada umumnya. 

Semua jenis kelapa memang bisa berpeluang menjadi kopyor. Tapi cukup langka kalau tidak dibudiyakan khusus. Maka dari itu, tidak menutup kemungkinan para penjual es kopyor memang sudah langganan dengan supplier kelapa kopyor.

Keberadaan es kelapa kopyor juga tidak sebanyak es degan atau es kelapa biasa. Padahal sangat recommended sebagai pelepas dahaga. Ini jadi peluang Kamu untuk menulis ulasan tentang penjual es kopyor yang ada di sekitarmu. Unggah ulasanmu di aplikasi Titipku, supaya mereka yang jauh bisa titip beli. 

Temukan juga minuman berbahan kelapa lainnya di aplikasi Titipku. Ada Jatiper yang siap mengantar pesananmu, jadi kamu tidak perlu keluar rumah atau kos.

Ayo belanja di Applikasi Titipku!

 

Penulis: Setya

pembelajar penyuka seni, juga literasi

Tinggalkan Balasan