Ingkung Tepi Sawah, Sensasi Nikmat Ala Pedesaan

ingkung tepi sawah titipku

Titipku – Siapa yang doyan banget daging? Kenyal lembutnya selalu menggigit dan membuat nagih. Kalau biasanya daging yang dimakan dalam porsi potongan, bagaimana rasa lezatnya jika disajikan dalam satu badan utuh? Widihhh… Ngiler nggak sih? Nah di tepi sawah kawasan Bantul kamu bisa menikmati daging dengan satu badan utuh yaitu di Ingkung Tepi Sawah.

Ingkung Tepi Sawah menjadi salah satu wisata kuliner ingkung tradisional di sentra ingkung pajangan. Rumah makan ini menawarkan cita rasa ingkung yang dimasak dengan proses tradisional serta suasana syahdunya suasana hamparan persawahan khas pedesaan yang tenang jauh dari kebisingan.

ingkung tepi sawah titipku
Ingkung Tepi Sawah designed by Titipku

Cita Rasa dan Nuansa Tradisional

Ingkung diolah dengan menggunakan cara tradisional untuk mempertahankan cita rasa khas. Lokasi warung makannya yang juga berada di tepi sawah pajangan dipilih untuk memanjakan mata para pengunjung serta suasana pedesaan saat menyantap ingkung.

Dengan konsep tempoe doeloe, yakni bangunan sebagian besar terbuat dari kayu dan bambu untuk memberi kesan tradisional. Meski terbuat dari kayu, namun rasa nyamannya pengunjung di lokasi ini menjadi kunci utama dari pemilik warung. Tidak heran jika banyak yang mau berlama-lama untuk menikmati suasana atau sekedar swafoto bersama.

Lokasi Ingkung Tepi Sawah

Untuk Anda yang ingin menikmati sajian masakan tradisional, ingkung ini berlokasi di Kalakijo, Guwosari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta.

Warung Ingkung Tepi Sawah atau Warung Ingkung Joglo Anda bisa menyantap ingkung ditemani beberapa menu lainnya seperti belut dan ikan wader. Untuk harga ingkung tepi sawah sendiri berkisar mulai dari Rp. 75 ribu hingga Rp. 130 ribu.

Asyiknya makan ingkung memang di tepi sawahnya langsung, tapi alternatifnya, Anda bisa membelinya ini di Aplikasi Titipku lho! makanya, download langsung di Google Play sekarang untuk menikmati sajian ingkung tepi sawah lezat tersebut ya!

Penulis: Setya

pembelajar penyuka seni, juga literasi

Tinggalkan Balasan