Ini Bahayanya Jika Terlalu Banyak Makan Pedas

pedas, makan pedas, makan makanan pedas, risiko makan pedas, bahaya makan pedas, spicy, spicy food

pedas, makan pedas, makan makanan pedas, risiko makan pedas, bahaya makan pedas, spicy, spicy food

Anda gemar makan pedas? Saat ini MinTip ngerasa makin banyak orang yang doyan makan yang serba pedas. Mulai dari seblak, ayam geprek, hingga kripik kentang pedas, semua habis disikat. Belum lagi di medsos berseliweran anak-anak muda yang makan banyak makanan pedas. Emangnya nggak bahaya ya?

Makan pedas, jika dikonsumsi secara pas dapat memberikan manfaat untuk tubuh. Namun, beda cerita jika dikonsumsi secara berlebihan. Yuk lihat sejumlah bahaya jika terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas yang dilansir dari Halodoc.com.

 

Nyeri Perut

Jika Anda memiliki maag, makan makanan pedas bisa memicu naiknya asam lambung. Mengonsumsi cabai terlalu banyak bisa membuat dinding lambung mengalami iritasi. Kondisi Inilah yang memicu naiknya asam lambung secara cepat.

Perut Mulas

Beberapa orang akan merasakan mulas setelah mengonsumsi makanan pedas. Hal ini karena makan makanan pedas dapat mempercepat gerakan di usus yang mempermudah terjadinya diare. Saat makanan pedas sampai di usus besar, efek iritasinya bisa langsung terasa. Kemudian, tubuh akan mengirim lebih banyak air ke usus, sehingga memudahkan feses keluar dari usus besar.

Gastritis

Bahaya mengonsumsi makanan pedas terlalu banyak atau terlalu sering adalah dapat menyebabkan rapuhnya permukaan lambung, sehingga lambung menjadi mudah terluka. Karena itu, terlalu banyak makanan jenis ini bisa memicu terjadinya gastritis atau maag akut akibat terjadinya peradangan pada lapisan lambung. Gejala penyakit ini adalah mual, muntah, perut kembung, dan diare.

Refluks Asam

Untuk beberapa orang, mengonsumsi makanan pedas terlalu banyak dapat memicu refluks asam yang merupakan kondisi adanya aliran balik dari isi lambung ke kerongkongan. Kondisi inilah yang menyebabkan rasa panas seperti terbakar pada saluran kerongkongan. Refluks asam ini bisa memicu sindrom Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD, luka pada kerongkongan (esofagitis), dan atypical syndrome yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Insomnia

Saat Anda makan makanan pedas, suhu tubuh akan meningkat. Itulah mengapa tubuh Anda berkeringat setelah makan makanan pedas. Makan makanan pedas di malam hari mampu mengaktifkan hormon kimia yang bisa membuat Anda terjaga di malam hari. Jadi, jangan sembarangan mengonsumsi makanan pedas di malam hari ya.

Mengurangi Sensitivitas Lidah

Terlalu banyak makan makanan pedas bisa mengurangi sensitivitas lidah dalam mengecap rasa, bahkan bisa membuat sensitivitas lidah berangsur hilang. Jika sensitivitas berkurang, lidah tidak lagi berfungsi optimal untuk menentukan porsi makanan pedas yang dapat ditolerir.

*****

Itulah sejumlah risiko yang mungkin dihadapi jika Anda tidak mengontrol asupan makanan pedas. Kalau sudah sakit, tentunya akan boros untuk perawatan kesehatan. Alangkah baiknya jika mengonsumsi makanan pedas itu diimbangi dengan makanan sehat lainnya, seperti sayur dan buah segar. Kalau mau belanja sayur dan buah segar, bisa banget pakai Titipku. Ada promo menarik yang bisa digunakan untuk membuat belanjaan makin hemat. Yuk download Titipku sekarang.

Tinggalkan Balasan