Jogging atau Jalan Santai, Mana yang Lebih Sehat?

jogging, joging, lari pagi, lari santai, jalan santai, jalan cepat, olahraga, kardio, kardiovaskular, diet, penurunan berat badan, tubuh sehat, sehat, kesehatan

jogging, joging, lari pagi, lari santai, jalan santai, jalan cepat, olahraga, kardio, kardiovaskular, diet, penurunan berat badan, tubuh sehat, sehat, kesehatan

Anda pasti sudah sangat paham dengan manfaat berolagraga bukan? Mau olahraga sekecil dan seringan apapun pasti memiliki manfaat bagi kesehatan. Misalnya saja, olahraga kardiovaskular seperti jalan santai atau jogging. Jalan santai ataupun berlari, tidak ada yang lebih “bagus” satu dari yang lainnya, masing-masing memiliki tujuan dan fungsinya sendiri tergantung dari tujuan Anda berolahraga. 

Olahraga kardio memiliki banyak manfaat bagi tubuh seperti meningkatkat stamina, meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi berat badan, dan juga memperkuat jantung. Berolahraga kardio setidaknya 30 menit sebanyak tiga kali dalam seminggu juga dapat meningkatkan mood, serta mengurangi kecemasan dan juga depresi. 

Apakah Berjalan santai lebih baik daripada berlari?

Jalan santai memberikan manfaat yang sama dengan berlari. Namun, berlari atau jogging membakar kalori dua kali lipat lebih banyak daripada berjalan. Jika salah satu tujuan Anda berolahraga adalah untuk mengurangi berat badan, sebaiknya Anda membiasakan diri untuk jogging daripada jalan santai. Namun, jika Anda sama sekali belum pernah berolahraga, atau tidak bisa berlari karena kondisi tertentu, jalan santai tetap bisa Anda lakukan karena memberikan manfaat yang sama. 

Risiko

Selain jumlah kalori yang dibakar, sebenarnya yang membedakan antara jogging dengan jalan santai adalah risiko cedera. Berlari merupakan salah satu olahraga yang kemungkinan cederanya tinggi. Cedera yang paling umum biasanya adalah keseleo atau nyeri pada bagian tulang kering. Orang-orang yang mengalami cedera akibat berlari biasanya dikarenakan berlari melebihi jarak tempuh dan juga kemampuan tubuhnya. 

Sementara itu, berjalan santai lebih ringan dan berisiko kecil untuk cedera. Meskipun jumlah kalori yang dibakar tidak sama dengan berlari, setidaknya berjalan tetap memberikan manfaat yang sama bagi kesehatan tubuh. Jika Anda ingin mencoba jogging, jangan naikan jarak tempuh terlalu cepat, apalagi jika Anda masih baru dalam berolahraga. Misalnya saja biasakan diri untuk berlari 1-2 km terlebih dahulu selama beberapa hari atau minggu. Setelah tubuh Anda terbiasa, barulah naikkan sedikit demi sedikit jarak tempuh Anda saat berolahraga. Jangan lupa untuk melakukan pemanasan dan berhenti jika dirasa sudah tidak kuat untuk mengurangi risiko cedera. Apa gunanya olahraga jika memaksakan diri hingga cedera?

*****

Selain berolahraga, cara untuk menjaga kesehatan tubuh adalah dengan makan makanan sehat yang bisa memenuhi kebutuhan nutrisi kita. Cobalah untuk rutin memakan sayur dan buah agar tubuh kita mendapat asupan vitamin yang cukup sehingga badan bisa menjadi sehat.

Nah, bicara soal buah dan sayur, kini sudah bisa dipesan #DariRumah pakai Titipku. Tinggal download saja aplikasinya, buat akun, pesan buah dan sayur dari aplikasi, bayar, lalu tunggu Jatiper Titipku mengantarkan pesanan Anda sesuai waktu yang Anda tentukan. Ada promo gajian seru juga yang bisa kamu gunakan!

Praktis banget kan? Belanja mudah dan hemat waktu, hanya di Titipku!

Tinggalkan Balasan