Kebab Paris Van Jogja: Sajian Khas Timur Tengah Ada di Kota Istimewa – Jastip Titipku

kebab Paris van Jogja titipku jasa titip jastip

Titipku.com – Apa yang ada di benak Anda saat mendengar kata Kebab? Kebayang isian daging panggang dan sayuran yang menggoyang lidah bukan? Untuk Anda yang berada di Yogyakarta, untuk menikmati sajian Kebab ini Anda tidak perlu jauh ke daerah Timur Tengah sana. Anda bisa menikmati salah satu sajian lezat Kebab di Kebab Paris van Jogja.

Asal Usul Kebab

Kebab diambil dari bahasa Arab yakni hidangan daging panggang (shish kebab) sejak zaman Kasultanan Utsmaniyah. Kebab ini lahir dari daerah Akkadin Kababu yang berarti “membakar atau menggosongkan”. Pada akhirnya orang menyebutkan kata Kababu ini menjadi kebab. Kebab tetap memegang teguh kata aslinya yakni tas kebab (kebab dalam mangkuk).

Untuk daging yang digunakan sendiri kebab berasal dari daging domba, daging sapi, daging ayam, juga daging ikan. Makan kebab itu sehat kok, karena kamu bisa meningkatkan kecerdasan otak, mencegah anemia, mencegah obesitas, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mempercepat penyembuhan luka, mempertahankan kesehatan kulit, mencegah serangan jantung, mencegah stroke, sumber energy, meningkatkan massa otot.

Lezatnya Kebab Paris van Jogja

Adalah Donny, sang pemilik bisnis Kebab Paris ban Jogja. Donny ternyata telah berpengalaman hampir 10 tahun di salah satu franchise Kebab Turki Baba Rafi. Pada awal tahun 2018 kontrak usahanya berakhir. Oleh karena itu ia memilih untuk menjajal usaha Kebabnya secara mandiri dengan brand “Kebab Paris Van Jogja.”

Alasan pemilihan nama Kebab Paris Van Jogja ini karena dari awal berjualan berada di Jalan Parangtritis atau yang biasa disingkat Jalan Paris. Sementara itu, kata ‘Van Jogja’ artinya dari Jogja. Kebab dari Jogja ini lengkap dicirikan ‘ke-Jogja-annya’ dengan logo orang berpakaian adat Jogja. Tujuannya tidak hanya sebagai branding namun juga sebagai daya tarik konsumen.

kebab Paris van Jogja titipku jasa titip jastip
Kebab Paris van Jogja

Pilihan Kebab Paris Van Jogja

Kebab Paris van Jogja menyediakan berbagai macam Kebab seperti Kebab Sapi, Kebab Sosis, Black Kebab, Kebab Jamur, dan Kebab Mini. Selain itu ada juga aneka burger seperti Burger Sapi, Burger Ayam, Black Burger, Burger Crispy, Syawarna, Big Hotdog, Canai Salad, Canai Cokelat, dan Canai Ori. Selain itu, untuk Anda yang ingin menambahkan rasa bisa pilih kombinasinya ada Telur dan Keju.

Harga Kebab Paris van Java disesuaikan dengan variasi rasa dari kebab itu sendiri. Berikut pilihan menu dan harganya.

Kebab Sapi : Rp. 16.000

Kebab Sosis : Rp. 16.000

Black Kebab: 15.000

Kebab Jamur: 15K

Kebab Mini: 14K

Burger Sapi: 15k

Burger Ayam: 15k

Black Burger: 15k

Burger Crispy; 15k

Syawarna: 15k

Big Hotdog: 15K

Canai Salad: 14K

Canai Cokelat: 12K

Canai Ori: 10K

Kombinasi tambah telur 3K

Tambah keju 3K

Nah yang menjadi menu favorit di Kedai milik Donny ini ada Kebab Sapi dan Kebab Sosis. Tidak hanya masyarakat saja yang menyukai kebab olahannya ini. Karena Kebabnya juga tidak jarang diminati turis mancanegara.

“Peminat Kebab Vegetarian rata-rata bule. Kebetulan di Prawirotaman banyak turisnya. Untuk menu favorit biasanya ada di Kebab Sapi dan Kebab Sosis. Dua menu itu yang lebih andil dalam dunia perkebaban.” Terang Donny.

Harga yang terjangkau dan rasanya yang nikmat ini tidak heran jika outletnya banyak didatangi pembeli silih berganti. “Istimewanya yang jualin owernya sendiri mungkin yak karena langsung dari sentuhan sang peracik.” Candanya dalam wawancara dengan tim Titipku.

Lokasinya yang berada di Jalan Paris, tepatnya selatan pasar Prawirotaman ini memang tidak semua bisa menjangkau jika ingin mencicipi nikmatnya kebab racikan Donny. Namun Anda tidak perlu khawatir karena Anda bisa memesannya melalui Aplikasi Titipku https://play.google.com/store/apps/details?id=com.titipku.alpha&hl=in ! Dengan Anda unduh Aplikasi Titipku dan memesan Kebab Paris van Jogja ini Anda berhasil mendukung UKM Indonesia dan digitalisasi UKM lho 🙂

Titipku merupakan salah satu platform digital jasa titip atau jastip terkini. Yuk dukung UKM Indonesia!

Penulis: Setya

pembelajar penyuka seni, juga literasi

Tinggalkan Balasan