Makan Daging yang Gak Buat Duit Mepet: Kornet

kornet, daging kaleng, sejarah kornet, kornet sapi, resep kornet, belanja kornet, beli kornet, promo kornet

kornet, daging kaleng, sejarah kornet, kornet sapi, resep kornet, belanja kornet, beli kornet, promo kornet

Sudah memasuki tanggal tua? Biasanya sudah mulai strategi penghematan. Jika demikian, maka kornet bisa jadi jawaban jika Anda tetap ingin makan daging namun dengan harga bersahabat.

Kornet adalah olahan daging yang punya tekstur lembut. Biasanya, produk ini dijual dengan kemasan kaleng. Harga makanan ini relatif murah, yakni mulai belasan ribu rupiah.

Kornet dibuat dengan mengawetkan daging sapi ke dalam larutan garam jenuh yang dicampur dengan air. Kemudian, daging sapi ini direbus dengan menggunakan api kecil agar tekstur daging tidak hancur.

Dengan metode pembuatan ini, daging kornet menjadi lebih awet, warna merah dagingnya dapat terjaga, dapat diolah dengan lebih praktis, dan tentunya: menjaga tekstur daging tetap terjaga.

Melihat inovasi yang luar biasa ini, tentunya ada penyebabnya dong kenapa kornet bisa lahir? Yuk simak info seputar asal muasal kornet, kandungan gizinya, dan resep olahan produk ini yang bisa Anda coba buat sendiri di rumah!

Asal Muasal Kornet

Melansir dari Kornetcip.com, kata kornet sendiri berasal dari kata “corned” atau “corn” dalam bahasa Inggris yang berarti butiran. Butiran ini merujuk pada butiran partikel garam kasar yang digunakan dalam pengolahan produk ini.

Pengolahan daging sapi menjadi kornet diperkirakan pertama kali muncul pada abad ke-12 di Irlandia. Pengolahan ini dimulai akibat sapi sudah tidak menghasilkan susu lagi. Akan tetapi, produksi skala besar baru dimulai sekitar abad-18.

Pada tahun 1740, Irlandia mengalami bencana perubahan iklim yang sangat ekstrem yang menyebabkan kekeringan dan wabah kelaparan. Sedang di sisi lain ada peningkatan permintaan kornet dari negara Inggris.

Mengatasi hal ini, Pemerintah Inggris memaksa penduduk Irlandia untuk mengubah lahan pertanian mereka menjadi peternakan sapi potong untuk diolah jadi kornet. Produksi produk ini dengan skala besar pun dimulai untuk memenuhi kebutuhan.

Kondisi iklim yang semakin parah membuat sejumlah warga Irandia bermigrasi ke Amerika. Di sana, mereka mulai mengolah kornet lagi dan memperkenalkannya di tanah Paman Sam.

Sejak itulah kornet mulai dikenal di banyak negara. Di Kanada dan Amerika Serikat, produk ini biasanya dipasarkan di toko makanan dengan dua bentuk yaitu potongan daging sapi yang diawetkan atau daging sapi setengah matang yang direndam di air garam dan dikemas ke dalam kaleng.

Sementara di Indonesia, kornet bisa ditemui di hampir setiap mini market dengan kemasan kaleng berwarna merah yang khas.

Baca Juga: Kenali Sembilan Bagian Daging Sapi Berikut Ini

Kandungan Gizi Kornet

Protein

Karena berbasis daging, kornet pastinya mengandung protein. Protein bermanfaat untuk membentuk jaringan baru dan membantu proses perkembangan otak. Pada anak-anak, mengonsumsi produk ini bisa berdampak baik untuk membantu meningkatkan daya ingat dan kecerdasan.

Zat Besi

Tubuh manusia sangat membutuhkan zat besi. Zat besi sendiri memiliki peranan untuk mencegah anemia atau kekurangan darah dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Zat besi ini bisa didapat dengan cara mengonsumsi kornet.

Omega 3

Kandungan omega 3 pada kornet juga sangat baik untuk kesehatan tubuh Anda. Omega 3 akan membantu menjaga fungsi tubuh seperti mata, jantung, dan otak.

Resep Lumpia Kornet

Berikut resep lumpia kornet yang disadur dari Briliofood.net. Pastikan menggunakan bahan yang sesuai di resep dan mengikuti tiap langkahnya ya, supaya rasa yang dihasilkan maksimal.

Bahan-bahan

  • 200 daging kornet sapi
  • 15 kulit lumpia siap pakai
  • 1 batang daun bawang, iris halus
  • 1 sdm bumbu kari siap pakai
  • 1/2 sdm gula pasir
  • 1/4 sdt merica bubuk
  • 100 gram bawang bombay, cincang halus
  • 4 siung bawang putih, cincang halus
  • 50 gram bengkuang, potong bentuk korek api
  • 50 gram jamur kancing, potong kecil
  • 50 gram tahu putih, lumatkan
  • 6 butir bawang merah, cincang halus
  • Garam secukupnya

Cara Memasak

  • Buat terlebih dahulu isian lumpianya dengan cara menumis bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay hingga harum.
  • Setelah harum, masukkan daun bawang, bengkuang, tahu, kornet dan jamur. Aduk-aduk hingga rata.
  • Setelah itu, tambahkan bumbu kari, merica bubuk, gula, dan garam. Masak hingga semua bahan matang. Jika sudah matang, sisihkan.
  • Siapkan kulit lumpia, isi lumpia dengan isian sebanyak 1 1/2 hingga 2 sendok makan. Kemudian, gulung dan rekatkan ujungnya dengan putih telur. Lakukan hingga semua kulit lumpia habis.
  • Goreng lumpia dengan api sedang hingga berwarna kuning kecokelatan. Jika sudah matang, angkat lumpia lalu tiriskan.
  • Lumpia kornet siap disajikan.

Baca Juga: Tips Masak Makanan Sehat Ala Chef Renatta

 

Setelah baca artikel ini, jadi tertarik buat beli kornet nggak? Nggak ada ruginya kok beli kornet tuh. Selain murah, bisa disimpan dalam waktu lama juga.

Jika Anda belinya lewat Titipku, bisa lebih untung lagi! Pasalnya, Titipku punya segudang promo yang bisa digunakan untuk menghemat belanjaan Anda.

Anda mau promo apa? Mau promo gratis ongkir? Tinggal belanja aja minimal Rp150.000 langsung deh dapat promo gratis ongkirnya.

Mau Promo cashback atau diskon? Tenang, promo ini selalu tersedia di Titipku. Apalagi jika Anda adalah pengguna baru, Titipku langsung kasih promo khusus untuk Anda!

Penasaran sama promo yang ada? Coba deh download Titipku dulu di Google Playstore atau Apple Appstore lalu buat akun. Setelah itu cek promo yang ada. Jika tertarik dengan promonya, langsung gunakan untuk belanja kornet!

Tinggalkan Balasan