Masih Muda Tapi Sering Dikira Lebih Tua? Bisa Jadi Karena 6 Hormon Berikut Ini

Titipku – Usai melakukan sebuah studi, para ilmuwan mengklaim bahwa tubuh kita mempunyai ratusan hormon. Menariknya, 6 diantaranya sangat penting terhadap kecantikan seorang wanita.

Sejumlah hormon yang dimaksud mempunyai peranan penting untuk elastisitas kulit, bahkan kontribusinya pada suasana hati. Namun karena alasan yang tidak diketahui, terkadang tubuh gagal, kadar hormon menurun sehingga seseorang seringkali menua sebelum waktunya. Berikut 6 hormon yang berpengaruh terhadap penuaan dini pada perempuan.

Estrogen

Hormon Estrogen membuat sel-sel Fibroblast menghasilkan kolagen dan elastin. Saat kandungan hormon ini turun, kerutan akan mulai muncul, wajah oval akan menjadi tidak rata dan payudara juga mulai kendur. Nah untuk mengatasinya kamu bisa meningkatkan hormon dengan beberapa cara antara lain dengan mengonsumsi tahu, susu kedelai, beras merah, dan juga berbagai sayuran segar untuk meningkatkaan estrogen.

Bahkan ilmuan juga mengatakan bahwa produk daging dapat menekan produksi estorgen. Jadi sebaiknya mengurangi protein hewani.

Selain itu, kamu juga disarankan untuk menggunakan kosmetik yang mengandung fitoestrogen. Contohnya, seperti serum dan krim wajah yang menggunakan akar lirorice yang dapat melawan penuaan karena mengandun liquiritigenin yang merangsang produksi kolagen.

Kamu juga bisa menemukan fitoestrogen dalam kemasan suplemen makanan. Meskipun bukan obat hormonal, maka sebaiknya konsultasi terlebih dahulu ke dokter sebelum meminumnya.

Somatotropin (Hormon Pertumbuhan)

Orang cenderung mengalami somatopause yakni keadaan yang mana tingkat hormon pertumbuhan dalam darah mulai menurun.

Ketika kadar somaatripin berkurang, lemak dan kerutan akan mulai bermunculan dalam jumlah berlebihan. Tidak hanya itu, suasana hati meburuk dan daya tahan juga akan menurun. Para selebriti mulai sering menyuntikkan hormon pertumbuhan tetapi metode ini mempunyai banyak efek samping seperti pembengkakan, sakit kepala dan berbagai komplikasi organ.

Kalau kamu mau meningkatkan kadar hormon Somatotropin kamu bisa melakukan beberapa hal. Salah satunya adalah degan memperbanyak aktivtias fisik seperti berlari dan latihan fisik. Selain itu kamu juga bisa konsumsi suplemen olahraga yang mengandung Gamma Aminobutyric Acid. Kandungan tersebut dapat meningkatkan kualitas tidur dan meningkatkan kadar somatrotopin.

DHEA (Dehydropiandrosterone)

DHEA merupakan hormon yang mempunyai efek menenangkan dan antipenuaan. Namun sayang, tubuh hanya memproduksi hingga 30 tahun. Setelah itu otot mulai turun, pembuluh menjadi lebih rapuh, dan kulit kehilangan elastisitasnya.

Untuk meningkatkan kadar hormon ini kamu bisa konsumsi bermacam kacang-kacangan, biji-bijian dan alpukat. Makan produk protein juga membantu untuk melawan perubahan suasana hati dan mentabilkan sistem saraf pada awal hari.

Melatonin

Hormon satu ini mengatur ritme harian. Dengan kata lain memberi tahu tubuh bahwa inilah saat untuk beristirahat. Semua proses pembaharuan sel terjadi selama tidur dan jika terganggu, hal tersebut akan membuat seseorang menua sebelum waktunya.

Kekurangan melatonin juga menyebabkan munculkan keriput, kerontokan rambut dan pembentukan bintik-bintik pigmen. Nah untuk peningkatkan kadar hormon melatonin kamu bisa mengonsumsi pisang, tomat, nasi, dan jagung.

Melatonin dapat juga dikonsumsi dalam bentuk pil dan dijual bebas di toko-toko obat. Beberapa ahli mengatakan bahwa kita perlu memulihkan kekurangan melatonin secara artifisial setelah berusia 35 tahun. Bagaimanapun lebih baik konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Kortisol

Terlalu banyak hormon kortisol tinggi dapat menyebabkan penuaan dini. Efek negatif dari kortisol bermanifestasi dalam berbagai cara mulai dari warna wajah yang menjadi kelabu. Hingga kulit kering dan mengelupas, berminyak, jerawat bahkan kerutan.

Hormon ini memecah serat kolagen dan membuat kulit menjadi lembek. Tapi kamu juga bisa mengurangi hormon ini dengan cara minum air yang cukup, mengonsumsi suplemen makanan dengan akar mawar.

Kamu juga bisa mendengarkan musik yang bagus untuk mengurangi tingkat stress. Selain itu, kamu juga dapat bermeditasi untuk menurunkan kadar kortisol secara alami.

Insulin

Hormon Insulin meningkatkan kadar glukosa dalam darah dan apabila jumlahnya berlebih tanda-tanda penuaan akan mulai muncul di kulit yang kendur.

Proses peningkatan glukosa disebut glikasi yang dapat menghancurkan kolagen dan elastis. Selain itu, kondisi ini juga menyebabkan dehidrasi.

Untuk melindungi kulit kamu kelebihan gula, kamu dapat berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui tingkat kandungan gula dalam tubuh. Kamu juga dapat menggunakan krim dan serum yang mengandung retinoid yang menstimulasi produksi kolagen. Jenis kosmetik ini biasanya mengandung vitamin C, E dan teh hijau.

Terkahir kamu dapat menggunakan tabir surya. Karena sinar matahari dapat merusak serat elastin dan berperan mempercepat penuaan.

Yuk cukupi kebutuhan nutrisimu dengan membeli produk-produk yang mendukung kulit seperti buah, sayur, di Aplikasi Titipku! 🙂

Sumber : netz.id

Penulis: Setya

pembelajar penyuka seni, juga literasi

Tinggalkan Balasan