Memulai Digitalisasi Usaha, Begini Cara Mengembangkannya

digitalisasi ukm, digitalisasi umkm, buka puasa, investasi saham, jasa titip, jasa titip barang, jasa titip beli, jasa titip beli barang, jasa titip harga, jasa titip indonesia, jasa titip jogja, jasa titip jual, jasa titip jual makanan, jasa titip jual sepatu, jasa titip kue, jasa titip makanan, jasa titip murah, jasa titip oleh-oleh, jasa titip oleh-oleh jogja, jasa titip online, jasa titip semarang, jasa titip terpercaya, jasa titip website, jastip, jastip jogja, jastip solo, open jastip, saham, saham itu apa, titipku, titipku indonesia, titipku jogja, ukm indonesia, ukm jogja, umkm daerah, umkm indonesia, umkm jogja, umkm semarang, voucher saham, voucher saham gratis titipku

Titipku – Era industri sudah semakin berubah. Para pelaku usaha telah dihadapkan pada suatu keharusan dalam mengubah sistem konvensional atau offline store dan lalu membangun sebuah strategi digital guna meningkatkan bisnis sekaligus menghadapi persaingan dalam bisnis.

Berbagai dampak memang banyak dirasakan oleh pelaku usaha baik postifi maupun negative. Banyak pelaku industry konvensional mengalami penurunan omset bahka sampai gulung tikar akibat era digitalisasi yang semakin pesat.

Minimnya pemahaman strategi digital telah menjadi alasan bahwa digital seharusnya menjadi peluang, bukan sebagai ancaman untuk sebagian industri konvensional.

Menurut Linda Rasyid, praktisi komunikasi dan bisnis yang dikutip dari aceh.tribunnnews.com mengatakan bahwa sebenarnya digitalisasi merupakan peluang bagi papra pelaku usaha. Yang menjadi masalah ialah minimnya pengetahuan dan strategi digital.

Berikutnya CEO 17Plus Communication juga menyatakan bahwa tahapan yang seringkali orang lupakan di dalam mempertahankan atau memulai sebuah bisnis adalah branding awareness atau membangun sebuah brand.

Membangun sebuah brand produk begitu penting karena merupakan langkah yang harus ditempuh sebuah brand sebelum memasuki tahap selling

Lalu, seperti apa langkah yang efektif dalam membangun sebuah brand, memperkenalkan serta membangun produk?

Pertama, yang biasa dilakukan adalah membangun simbiosis mutualisme antara produsen dan konsumen yaitu dengan melakukan brainstorming kedua pihak merasa sama-sama diuntungkan.

Kedua, bangun sebuah kepercayaan masyarakat terhadap produk tersebut melalui konten edukatif dan informatif. Dan disesuaikan dengan segmentasi produk.

Inilah langkah awal untuk membangun bisnis di era digital. Yang perlu digaris bawah adalah mengenai Branding itu sendiri dan segmentasi pasarnya. Jangan sampai produk yang harusnya bisa mengenai target tapi salah sasaran karena salah segmen.

Mulai digitalisasi usaha di Titipku yuk!

Kamu yang punya usaha dan masih bingung dimana marketplacenya? Kamu bisa tuju ke Titipku. Sebuah aplikasi yang bergerak untuk memajukan UKM Indonesia. Dimulai dari kamu dan tempat sekitarmu. Yuk dukung tulang punggung perekonomian bangsa. 🙂

Belum punya aplikasi Titipku? Download yuk di Playstore!

Penulis: Setya

pembelajar penyuka seni, juga literasi

Tinggalkan Balasan