Mengapa “Berbuka dengan yang Manis”?

Kita sudah sering mendengar kalimat “berbukalah dengan yang manis”, baik dari keluarga, teman, sampai iklan di TV. Selama lebih dari 12 jam menahan haus dan lapar, tentu tubuh ingin berbuka dengan sesuatu yang menyegarkan. Minuman atau makanan manis yang segar dapat memuaskan keinginan tersebut. Namun, ada apa sebenarnya di balik “berbuka dengan yang manis”? Mengapa kita harus berbuka puasa dengan makanan atau minuman manis terlebih dahulu?

 

Mengembalikan Energi dengan Cepat

Ketika berpuasa, tubuh tidak menerima asupan energi sama sekali selama lebih dari 12 jam. Asupan energi yang terakhir diterima oleh tubuh adalah saat sahur. Energi tersebut tentu saja lama kelamaan akan berkurang dan habis ketika melakukan aktivitas sehari-hari. Tubuh menggunakan gula darah sebagai salah satu sumber energi utama. Maka, tidak heran jika saat tengah hari atau sore tubuh menjadi lemas. Hal ini disebabkan karena cadangan gula darah mulai menipis. 

Mengonsumsi makanan atau minuman manis, dapat menggantikan gula darah yang hilang selama beraktivitas sekaligus mengembalikan energi dengan seketika. Makanan dan minuman manis yang dimaksud tentu saja bukan pemanis buatan. Buah-buahan yang manis dan mengandung banyak air seperti kurma, semangka, atau melon dapat menaikkan kembali kadar gula dalam darah sekaligus menggantikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa. Jangan lupa juga bahwa selama berpuasa tubuh juga kehilangan cairan yang perlu dikembalikan kembali ketika berbuka puasa. 

Baca Juga: Jangan Rakus, Ini Cara Makan yang Benar Saat Buka Puasa

 

Dapat Diproses oleh Tubuh dengan Cepat

Selain mengembalikan gula darah yang hilang, ternyata makanan manis juga dapat diproses oleh tubuh dengan cepat lho. Glukosa yang terkandung di dalam buah-buahan seperti kurma dan semangka merupakan sumber kalori yang dapat diproses oleh metabolisme tubuh dengan segera. 

Artinya, energi yang hilang dalam tubuh juga akan semakin cepat kembali. Namun, yang perlu diperhatikan adalah mengonsumsi makanan atau minuman manis saja tidak dapat mengembalikan nutrisi dan vitamin yang hilang dalam tubuh selama berpuasa. Berbuka dengan yang manis memang dianjurkan untuk mengembalikan energi dengan cepat. Setelah itu, makan makanan yang mengandung protein dan karbohidrat juga dianjurkan agar tubuh kembali bertenaga. 

Baca Juga: Begini Caranya untuk Buka Puasa yang Sehat

 

Mengembalikan Proses Metabolisme Tubuh

Selama berpuasa, proses metabolisme tubuh juga ikut melambat. Tubuh yang tidak menerima asupan makanan setelah sahur, harus melambatkan proses metabolisme agar energi yang tersimpan dalam tubuh dapat bertahan lebih lama. 

Dengan mengonsumsi makanan manis yang dapat meningkatkan kadar gula dalam darah, proses metabolisme tubuh pun perlahan kembali normal. Glukosa yang mudah diproses ini tidak memberatkan kerja tubuh untuk meprosesnya menjadi energi. Sehingga, metabolisme tubuh pun perlahan-lahan kembali normal.

 

*****

Wah ternyata berbuka dengan yang manis penting juga ya! Untuk mencukupi kebutuhan nutrisi dan vitamin tubuh yang hilang saat puasa, kamu harus makan dan minum yang bergizi nih. Buah dan sayur untuk menu berbuka dan sahur dapat dibeli dengan mudah lewat Aplikasi Titipku lho! Tinggal duduk #dirumahaja dan belanjaanmu akan diantar sampai rumah oleh Jatiper! Yuk segera unduh Aplikasi Titipku.

Tinggalkan Balasan