Mengapa Produk Kita Harus Tembus Pasaran Digital?

digital marketing, marketing strategy,

Titipku – Dampak perkembangan teknologi digital sudah sangat terasa di berbagai sektor kehidupan terlebih pada lingkup perdagangan. Banyak para produsen yang memasarkan produknya melalui portal-portal media tertentu dengan sistem baru yang kita kenal dengan online atau dalam jaringan.

Secara tidak langsung kita sudah memanfaatkan kemajuan pemikiran yang efisien baik dari segi waktu maupun tempat. Hadirnya sistem media online membuat produsen dapat terkoneksi langsung dengan konsumen tanpa harus saling bertatap muka.

Pertemuan online ini dapat dimanfaatkan untuk menjalin relasi yang baik antara dua sektor tersebut. Komunikasi dan kecakapan bernegosiasi merupakan dua hal penting yang diperlukan dalam merancang strategi khususnya strategi pemasaran dalam ranah digital. Manfaat yang didapatkan begitu beragam jika kita mempelajari dan membangun strategi yang sesuai dengan karakteristik masyarakat siber yang kita tuju. Bahkan, kita dapat mempercepat penjualan hanya dengan strategi pemasaran yang sesuai dengan target pasar. 

digital marketing, marketing strategy,
Marketing Strategy Connting Digital Devices Concept

Lalu, bagaimana merancang strategi pemasaran?

Sudah menjadi kesepakatan umum bahwasannya dalam sebuah pemasaran tentunya membutuhkan produk atau jasa yang kita tawarkan dan juga target audiens yang menjadi sasaran konsumen produk yang kita tawarkan. Kualitas produk memang menjadi pertimbangan bagi konsumen untuk membeli produk tersebut. Tapi, terlepas dari itu, campur tangan penjual dalam rangka mempercepat penjualan perlu digencarkan. Maka dari itu dirancanglah sebuah strategi pemasaran suatu produk sesuai dengan target yang kita tuju. Kajian mengenai strategi pemasaran mendapat banyak perhatian dari pelaku usaha untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Pemasaran yang paling populer di kalangan para pebisnis yakni menggunakan metode Marketing mix. Metode ini terdiri dari 4P’s dan 7P’s. Bauran pemasaran 4P’s mencakup Product, Price, Place, dan Promotion. 

 

  • Product

 

Produk merupakan barang yang diproduksi untuk memenuhi kebutuhan atau menjadi sesuatu yang dibutuhkan oleh konsumen. Produk yang ditawarkan harus memiliki keunggulan tertentu. Misalnya produknya beragam. Dengan begitu konsumen akan mempunyai banyak pilihan item yang akan mereka beli. Pastikan produk yang kita pasarkan sesuai dengan apa yang menjadi minat pasar. Penelitian seputar produk penting kiranya dilakukan untuk mengetahui cakupan siklus hidup produk di pasaran. Banyak pertanyaan yang dapat dilontarkan kepada konsumen untuk mengukur sejauh mana produk kita dibutuhkan dan mudah diingat oleh konsumen sehingga menjadi preferensi konsumen selama di pasaran. 

 

  • Price

 

Harga merupakan bagian penting dalam suatu produk disamping produk itu sendiri. Kualitas memang penting untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam pembelian suatu produk, namun harga dari produk itu sendiri juga menjadi pertimbangan penting bagi para konsumen sebelum menentukan keputusan pembelian mereka. Harga produk yang dipasang akan berpengaruh pada penjualan dan permintaan produk. Pemasangan harga dapat dilihat dari kualitas produk, tingkat kesulitan produksi, merek produk, dan juga nilai dari produk itu sendiri. 

 

  • Place

 

Tempat berkaitan dengan keterjangkauan akses produk. Penempatan dan distribusi suatu produk akan menentukan tingkat preferensi konsumen terhadap produk yang kita pasarkan. Tempat-tempat yang strategis dapat mendorong percepatan penjualan. Hal demikian bisa terjadi karena konsumen itu heterogen. Dengan demikian, mereka cenderung akan memilih untuk segera mendapatkan produk-produk tertentu yang mereka cari mengikuti waktu dan kesibukan mereka. Sehingga, tempat yang strategis akan membuat transaksi dapat dilakukan dengan cepat sehingga tidak membuang waktu. Di sisi lain, kita perlu melakukan sebuah riset untuk mengetahui kebiasaan berbelanja masyarakat yang menjadi target pasaran kita. Pusat-pusat perbelanjaan besar yang modern dapat menjadi sasaran untuk kaum menengah ke atas. Sedangkan menengah ke bawah dapat disasarkan pada pasar tradisional atau semacamnya. Basis pengetahuan tersebut penting untuk menentukan pemilihan tempat dalam memasarkan produk.

 

  • Promotion

 

Pokok dari penjualan barang adalah promosi. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan bermacam teknik dan metode seperti penjualan organisasi, hubungan masyarakat, periklanan, dan promosi penjualan. Di tengah perkembangan teknologi digital saat ini, periklanan dapat mensuplai penarikan konsumen karena iklan dapat disisipkan di tengah-tengah aktivitas masyarakat bermedia terlebih media online. Iklan memang memakan biaya yang tidak dapat dibilang cukup kecil, namun hasil yang diperoleh dari pemasangan iklan bisa jadi sebanding atau bahkan lebih dari usaha yang dilakukan sebelumnya. Promosi dapat dilakukan secara langsung atau bisa juga menggunakan media tertentu. Kehadiran media online sangat berperan penting bagi percepatan promosi penjualan.

Keempat elemen dalam bauran pemasaran di atas dapat dijadikan acuan kita untuk melakukan perencanaan penjualan. Ketika semua sudah dianalisis, maka strategi penjualan dapat diterapkan untuk mempercepat penjualan tentunya. Selebihnya, masih ada elemen 7P’s yang dapat diterapkan untuk menganalisa lebih dalam suatu pasar untuk membuat strategi-strategi lainnya. 7P’s mencakup product, place, price, promotion, people, process, dan  physical environment. Dari ketujuh bagian tersebut dapat dikombinasikan dengan unsur komunikasi pemasaran lainnya. Penting kiranya untuk melakukan inovasi-inovasi terhadap bauran pemasaran yang akan dilakukan kedepannya.

Produk atau jasa yang merupakan hasil usaha yang kita lakukan perlulah kiranya untuk diangkat dalam ranah pasar global yakni melalui proses digitalisasi. Proses ini membuat produk mudah ditemukan dan dicari oleh siapapun dalam koridor digital. Layaknya jam. Ada jam digital ada juga analog. Jam analog merupakan jam yang masih tradisional dengan menggunakan mesin tertentu. Sedangkan jam digital merupakan perkembangan dari jam analog. Bahkan, penjualan jam digitalpun lebih tinggi daripada jam analog. Tidak dapat dipungkiri bahwa produk-produk lain juga memiliki ciri yang hampir sama dengan analogi jam tadi. 

Pola transaksi dalam ranah perdagangan sudah mengalami pergeseran dari tradisional menjadi modern bahkan ada kombinasi antara keduanya.  Melihat dari fenomena kemunculan pasar digital, masing-masing harus dapat menyesuaikan dengan perubahan zaman sehingga produk yang dipasarkan tidak hilang begitu saja terserang mode-mode baru yang lebih menarik. Mempertahankan nilai suatu produk merupakan hal yang sulit dilakukan, namun hal tersebut perlu dipikirkan dan diperlukan suatu kreativitas untuk mengikuti perkembangan yang ada.

Menilik dari fakta-fakta kuat yang ada di lapangan terkait betapa pentingnya pasaran digital membuat para produsen dan distributor harus beradaptasi dengan situasi tersebut. Ranah digital memang dapat mempercepat dan memperluas penjualan. Kita seringkali mengatakannya sebagai pasar global. Media baru turut membawa perkembangan pasar yang ada di dunia ini terlebih dengan masuknya internet dalam sendi-sendi kehidupan manusia. 

Ayo Bantu UMKM Go Digital

Titipku merupakan salah satu realisasi pasar digital yang ada di Indonesia. Media ini menyediakan suatu platform untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masyarakat Indonesia untuk dapat dipasarkan dalam bentuk digital. Sederhananya, Titipku bergerak dalam ranah digitalisasi UMKM baik yang sudah memiliki nama maupun yang bernama sekalipun. Titipku tersedia dalam bentuk aplikasi mobile yang dapat diunduh melalui Playstore. Pemakaiannya juga cukup mudah, cukup masuk ke fitur Jelajah lalu unggah ulasan yang kita temukan. Dengan begitu, kita sudah membantu UMKM untuk memasarkan produknya secara online. Selain memasarkan, tentunya kehadiran Titipku dapat mempercepat penjualan suatu produk karena memiliki keterjangkauan yang luas. 

Ayo pastikan produkmu sudah masuk dalam pasaran digital! Untuk download aplikasinya klik link berikut.

Penulis: Setya

pembelajar penyuka seni, juga literasi

Tinggalkan Balasan