Solusi Meningkatkan Hasil Produksi Miliyaran Menurut Ahli UMKM

Tips solusi  tingkatkan hasil produksi UMKM di pasaran menurut Ahli Pakar UKM menunjang penghasilan hingga raup keuntungan  Miliyaran dari terjualnya produk di pasaran.

Banyaknya perusahaan mikro, kecil dan menengah ( UMKM ) yang gulung tikar menguatkan tekan Yuszak M. Yahya untuk membesut Serasa Food pada Agustus 2014. Setelah tiga tahun berlalu, dia berhasil membuktikan bahwa misi mulia pengentasan UMKM bisa berjalan beriringan dengan kemampuan mencetak omset. Saban bulan, pemasukan miliaran rupiah berhasil diraupnya dari puluhan varian produk yang dihasilkan para UMKM binaanya.

Sejak awal, Yuszak memang bertujuan menjadikan Serasa Food sebagai solusi-solusi meningkatkan inkubator bisnis bagi UMKM Indonesia, khususnya yang bergerak dibidang pangan. UMKM yang dia bina diberi pendampingan intensif dari hari ke hari agar dapat menerapkan energi managemen bisnis profesional. Hasilnya nampak jelas pada produk Serasa Food yang bernaung dibawah PT Serasa Selera Nusantara, seperti ketupat instan ketupat koe, bawang goreng bawang koe, bumbu masak instan gerak tani, sambal ikan Roa, serta sambal dan Abon ikan cakalang serasa yang kemasannya bersih, ringkas dan berdesain modern, lainnya produk yang dirilis raksasa makanan. Baca Selengkapnya

Kesuksesan Baedowy Bisnis Pengolahan Bijih Plastik Daur Ulang

Kisah Sukses UMKM Berbisnis Pengolahan Bijih Plastik Daur Ulang

Tiap-tiap kesuksesan itu memanglah butuh diperjuangkan. Usaha keras serta peras keringat Baedowy sepanjang bertahun-tahun menunjukkan itu. Bermula di tahun 2000 waktu ia memulai bisnis pengolahan bijih plastik daur ulang. Walau ia bekas seseorang pekerja kantoran yang sehari-hari memakai dasi, Baedowy tak sekalipun risih mesti harus bersahabat dengan tumpukan sampah. Bahkan juga iapun tidak malu untuk berkeliling berburu sampah ke tukang rongsok siang serta malam.

Daya juang Baedowy cukup kokoh. Ia seseorang pejuang tangguh serta tidak mudah menyerah. Ia nekad melakukan bisnis pengolahan bijih plastik daur ulang dengan modal awal seputar 50 juta yang digunakan untuk beli mesin, sewa tempat serta bikin bangunan sederhana. Baca Selengkapnya

Kau mau kemana? Nitip donk!

titip jual, titip promo, netip, titip donk, titipku

Gara-gara nonton AADC2 kemaren, jadi teringat guest house tempat kami menginap waktu vacation ke Jogja tahun lalu. Lampu gantung di pendopo joglo itu bener-bener eksotis, jadi ngebayangin gimana suasana feodal bangsawan Jawa tempoe doeloe. Ide bagus nih kalau kami pasang satu di ruang keluarga depan, bener-bener syahdu temaram, hehehe… Tapiii… gimana caranya aku dapet barangnya ya? Kalo beli online takut gak sesuai harapan, aku mau belinya di galery di daerah Kota Gede yang kami kunjungi tahun lalu itu, tapi jauh bener kalo harus ke Jogja sendiri… Seandainya saja ada Rangga yang mau pergi ke Jogja, Cinta nitip donk beliin satu…”

BlogTitipku – Menurut arti di kamus KBBI, titip atau menitip itu adalah menaruh (barang dan sebagainya) supaya disimpan (dirawat, disampaikan kepada orang lain, dan sebagainya). Atau juga berarti mengamanatkan (untuk disampaikan dan sebagainya).

Tapi entah gimana ceritanya, arti dari kata nitip meluas sehingga berarti juga meminta tolong orang lain untuk mendapatkan sesuatu (barang) yang kita inginkan.

Tidak bisa dipungkiri, salah satu kebiasaan orang kita adalah kebiasaan Titip Donk. Entah karena gak ada waktu, entah karena males, entah aji mumpung ada teman mau pergi, entah alesan saja PDKT sama gebetan, atau apapun itu bangsa kita emang hobi bin demen nitip sesuatu ke orang lain. Mau beli terigu, nitip beliin keluarga yang pergi kepasar, mau kain batik buat baju seragam, nitip teman yang pergi ke Solo, bahkan jualan aja nitip di lapak teman. semenjak saat itu Titip Donk, Titip Beli serta Titip Promo sudah mendarah daging menjadi kebiasaan orang-orang indonesia. Baca Selengkapnya