Perbandingan Kentang dan Nasi, Mana yang Lebih Sehat?

perbandingan kentang dan nasi, perbandingan kalori kentang dan nasi, perbandingan antara kentang dan nasi, perbandingan kalori antara nasi dan kentang, perbedaan kentang dengan nasi, perbandingan nutrisi kentang dan nasi, perbandingan jumlah kalori nasi dan kentang, perbandingan karbohidrat kentang dan nasi, perbandingan kalori nasi dan kentang rebus

Titipku.com – Tidak sedikit dari kalian yang mungkin sedang menjalani diet atau menderita diabetes mungkin sudah sering mendengar saran, baik dari orang-orang terdekat atau dokter untuk mengganti nasi dengan kentang. Benarkah kentang jauh lebih sehat dan tidak menggemukkan? Benarkah nasi harus dihindari oleh penderita diabetes? Yuk simak perbandingan kentang dan nasi berikut ini.

Perbandingan Kandungan Nutrisi Kentang dan Nasi

Kentang atau nasi, keduanya merupakan karbohidrat kompleks yakni bahan utama pembentukan energi dalam tubuh. Nasi putih mengandung nutrisi seperti thiamin,, niacin, asam folat, dan besi. Sementara itu, nasi merah mempunyai tambahan ekstra serat. Kentang mempunyai vitamin C dan potassium. Sedangkan bila dimakan bersama kulitnya, bisa memberikan tambahan serat.

perbandingan kentang dan nasi, perbandingan kalori kentang dan nasi, perbandingan antara kentang dan nasi, perbandingan kalori antara nasi dan kentang, perbedaan kentang dengan nasi, perbandingan nutrisi kentang dan nasi, perbandingan jumlah kalori nasi dan kentang, perbandingan karbohidrat kentang dan nasi, perbandingan kalori nasi dan kentang rebus titipku

Makan Nasi Membuat Gemuk?

Jawabannya tergantung, ya. 1 mangkuk nasi putih memiliki akndungan 200 kalori yang stara dengan 4 kentang rebus (seukuran sebutir telur). Makan kenang atau nasi sendiri tidak membuat seseorang lantas menjadi gemuk. Pada prinsipnya adalah dari cara penyajian nasi yang menentukan dapat memberi tambahan kalori.

Jika dibandingkan dengan kentang yang digoreng, kalori pada kentang meningkat menjadi 230 kalori. Belum ketambah mentega, krm, atau mayones. Maka kalor akan jauh meningkat. Sama seperti dengan nasi. Nasi yang digoreng atau diberikan santan seperti nasi uduk bisa meningkatkan kalorinya berlipat ganda. Jika tidak digunakan untuk beraktivitas fisik, maka kalorinya berlebih tersebut dapat disimpan dalam tubuh menjadi lemak.

Penyajian Nasi dan Kentang yang Sehat

Penyajian nasi dan kentang yang sehat antara lain dengan cara merebus atau dikukus atau dibakar. Untuk kentang tumbuk (mashed potato), kamu dapat menyajikan dengan mengganti lemak dalam krim atau mentega menjadi susu rendah lemak.

perbandingan kentang dan nasi, perbandingan kalori kentang dan nasi, perbandingan antara kentang dan nasi, perbandingan kalori antara nasi dan kentang, perbedaan kentang dengan nasi, perbandingan nutrisi kentang dan nasi, perbandingan jumlah kalori nasi dan kentang, perbandingan karbohidrat kentang dan nasi, perbandingan kalori nasi dan kentang rebus
Instagram: @jennynovembria

Apakah Kentang Lebih Baik untuk Penderita Diabetes?

Indeks glikemik merupakan suatu kemampuan makanan untuk meningkatkan kadar gula dalam darah. indeks glikemik yang rendah mengindikasikan makanan yang lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi penderita diabetes. Kentang mempunyai indeks glikemik 70 sementara nasi putih 86 dan nasi merah 55.

Oleh karena itu penderita diabetes sendiri dianjurkan untuk memilih sumber karbohidrat yang kaya serat dan memiliki indeks glikemik rendah seperti nasi merah, pasta atau oat.

Nah kalau kamu sendiri, pilh kentang atau nasi? Kembali lagi pada kalian ya. Kalau Ntip tetap nasi dong, tapi dengan porsi rendah agar tidak berkalori banyak hehehe 😀

Yuk Beli Bahan-Bahan Masak dari Pasar!

Hai hai!! Beli Beras dan Kentang dari Pasar melalui Titipku yuk! 🙂

Kalau kamu di Jogja, kamu bisa pilih pasar sesuai kebutuhan kamu dari Titip ke Pasar by Titipku:

Pasar Beringharjo
Pasar Kranggan
Pasar Demangan
Pasar Sambilegi
Pasar Condongcatur
Pasar Prawirotaman, dll

Dengan kamu membeli dari pedagang pasar, secara otomatis kamu telah mendukung tulang punggung Indonesia dalam memajukan perekonomian bangsa.

Sumber Artikel: klikdokter.com

Penulis: Setya

pembelajar penyuka seni, juga literasi

Tinggalkan Balasan