Perbedaan Es Batu Air Masak vs Air Mentah Ternyata Begini

Titipku.com – Minum es saat cuaca lagi panas-panasnya seperti sekarang ini rasanya surga banget nggak sih? Pinginnya diiguyur sama yang bikin sejuk. Kadang kesejukan itu tidak hanya diguyur untuk legakan dahaga, tapi juga hati yang tak karuan panasnya! ๐Ÿ˜€ Untuk menyempurnakan kesegaran, es batu adalah salah satu bahan yang nggak boleh ketinggalan.

perbedaan es batu air masak dan air mentah,
Instagram via @waosansurakarta

Es batu terkenal dengan harga yang murah meriah. Akan tetapi dibalik kesegaran es batu, kamu perlu waspada, mengingat sudah banyak ditemukan pedagang es batu yang mmemproduksinya dengan cara tidak benar. Misalnya dengan menggunakan air mentah sebagai bahan bakunya. Jelas untungnya bisa berlipat ganda. Adajuga yang menambahkan bahan berbahaya seperti kaporit agar es batu menjadi lebih jernih. Duh duh… kok serem, ya! ๐Ÿ™

Nah sebagai upaya pencegahan dan kewaspadaan terhadap es batu khususnya yang dijual di pasaran, simak deh perbedaan es batu air masak dan air mentah.

Es batu dari air matang cenderung terlihat bening, biasanya sebagai es kristal atau ice cube

Jika dilihat secara kasat mata, es batu yang terbuat dari air matang cenderung telihat bening seperti kristal. Ini disebabkan adanya gas yang terdapat dalam air terlepas atau menguap saat proses perebusan

Image result for es batu air matang
Perbedaan es batu air mentah dan air matang via centroone.com

Maka saat proses pendinginan terjadi, hanya ada sedikit gas yang terperangkap dalam es. Pasalnya kandungan udara dalam air berkurang. Akan tetapi, bukan jaminan bahwa es batu yang dibuat dengan air matang akan menjadi bening sempurna. Perlu adanya proses pensterilan dan perebusan hingga 2 kali untuk menghilangkan gas terlarut dan kotoran-kotoran lain yang mengendap di dalamnya.

Kini sudah banyak di jual di pasaran jenis es batu kristal atau ice cube yang mempunyai bentuk seperti pipa dan berlibang. Es batu ini aman dikonsumsi dan tidak berisiko mempunyai kandungan bakteri di dalamnya. Karena bisa diketahui bahwa bahan baku yang dipakainya adalah air matang. Namun perlu diperhatikan juga cara memperlakukan es tersebut. Mulai dari alat cara membuat, juga perlakuannya sebelum dicampurkan pada minuman dan dikonsumsi.

Es batu yang terbuat dari air mentah umumnya terlihat berwarna putih seperti salju dan terdapat gelembung pada es tersebut

Es batu dari air mentah bisa dilihat dari warnanya yang putih seperti salju dan terdapat gelembung-gelembng di beberapa bagian es batu tersebut. Ini dikarenakan masih banyak gas terlarut yang berada di dalamnya karena tidak melalui proses perebusan terlebih dahulu.

Sebagian besar es batu yang terbuat dari air mentah ini berupa es balok atau es dalam bungkusan plastik (tapi tidak berlaku kalau kamu bikin sendiri lho). Es yang dibuat dengan air mentah ini berbahaya untuk dikonsumsi karena tidak ada efek baiknya untuk kesehatan. Apalagi jika air yang digunakan untuk membuat es batu ini diambil dari air sungai yang tercemar. Ohhh No!!!

Bahkan, ada salah satu penelitian yang menyebutkan bahwa kandungan bakteri dalam es batu (yang tidak layak konsumsi) lebih banyak daripada bakteri yang ada di dalam air di toilet

Dari Daily Mail yang dikutip dari hipwee.com, sebuah penyelidikan oleh The Mail on Sunday telah melakukan tes ilmiah terhadap es batu yang disajikan di restoran-restoran ternama. Hasilnya, di dalam es batu tersebut kandungan bakteri jauh di atas batas normal. Atau secara kasarnya, es batu ini mengandung bakteri yang sama bahkan lebih tinggi daripada bakteri yang ada di dalam air di toilet. Hyeekkkk!!!! Para ahli mengatakan bahwa hal ini terjadi karena mesin pembuat es atau tempat penyimpanannya jarang dibersihkan. Diperparah lagi, minimnya eksadaran untuk mencuci tangan sebelum memperlakukan es batu.

Es batu dari air mentah atau diolah dengan cara tidak benar bisa sebabkan masalah kesehatan. Hati-hati lho, jangan sampai kamu korban selanjutnya

sakit perut
sakit perut via orami.co.id

Dari halosehat.com, es batu yang dibuat dari air mentah lebih berisiko mengandung bakteri berbahaya seperti E.Coli (Escherichia Coli) yang menjadi penyebab beberapa gangguan kesehatan. Terlebih es batu yang diproduksi dengan pada tempat yang kurang higienis. Bakteri ini belum tersterilisasi oleh proses pemanasan pada saat merebus. Proses pembekuan umumnya tidak bisa mematikan bakteri-bakteri yang terkandung di dalamnya. Makanya, saat es yang mengandung bakteri tersebut larut ke dalam minuman yang kita minum, sama artinya kita menuangkan air mentah ke dalam minuman kita.

Bahayanya bakteri ini bagi tubuh adalah selain bisa sebabkan masalah pencernaan yang serius seperti diare dan muntaber juga merusak ginjal dan melemahkan dinding usus pada naak kecil yang daya tahan tubuhnya masih lemah.

Kelihatannya sih aman-aman saja yah! Namun setelah ditelusur lebih jauh, es batu menjadi salah satu pemicu gangguan kesehatan. Terutama es batu yang dibuat air metah dan yang diolah serta diperlakukan sembarangan. (Pantas yah jaman kecil jajan semabarangan langsung kena flu, diare, batuk, hmmm)

Sebaiknya kamu tidak membeli minuman dingin di sembarang tempat. Jika ingin lebih aman, buat es batu sendiri di rumah agar kamu yakin bahwa es batu tersebut higienis dan aman dari ancaman bakteri jahat! ๐Ÿ™‚

Jika kamu rasa artikel ini bermanfaat bagi banyak orang, share ke seluruh sosial mediamu agar semuanya tahu perbedaan es batu air masak dan air mentah serta bahayanya!

Kalau mau pesan kebutuhan rumahnya, Titipku Aja!

Sumber: hipwee.com

Penulis: Setya

pembelajar penyuka seni, juga literasi

Tinggalkan Balasan