Kisah Mbah Jum, Penjual Wajik dan Jenang Pasar Godean

mbah jum, mbah jum penjual wajik, mbah jum penjual wajik dan jenang, wajik dan jenang pasar, pasar Godean, pedagang pasar godean, penjual pasar godean,

Titipku.com – Bagi yang gemar wisata dengan jalur ke arah Kulon Progo, pasti tidaklah asing menilik pasar Godean yang letaknya berada di kanan jalan kalau dari arah Jogja kota. Pasar Godean menjadi salah satu pasar tradisional dengan pedagang-pedagang yang ramah dan terbuka. Kebetulan tim Titipku berkesempatan jelajah pasar Godean ini dan menjumpai salah satu pedagang yang membuat trenyuh hati. Beliau mbah Jum, penjual wajik dan jenang pasar Godean.

Mbah Jum Sudah Cukup Tua

Mbah Jum, begitu sapaan dirinya saat berkenalan dengan kami. Sembari menunggu pembeli datang, beliau menta wajik, jenang (dodol). Dan sesekali memastikan pembelinya berhenti dan menanyakan dagangannya. Baca Selengkapnya

Setangkup Kisah Bu Ponirah, Penjual Bunga Tabur Pasar Godean

penjual bunga tabur pasar godeanHapus istilah: penjual bunga tabur penjual bunga taburHapus istilah: penjual kembang tabur jogja penjual kembang tabur jogjaHapus istilah: penjual kembang tabur penjual kembang taburHapus istilah: pedagang kembang tabur pedagang kembang taburHapus istilah: pedagang bunga tabur Jogja pedagang bunga tabur pasar Godean pedagang bunga tabur Jogja pedagang bunga tabur pasar GodeanHapus istilah: pasar godean pasar godeanHapus istilah: pasar godean lokasi pasar godean lokasiHapus istilah: lokasi pasar godean lokasi pasar godeanHapus istilah: pasar godean jogja pasar godean jogjaHapus istilah: asal usul pasar godean asal usul pasar godeanHapus istilah: pasar pasarHapus istilah: pasar di jogja pasar di jogjaHapus istilah: pasar tradisional pasar tradisionalHapus istilah: pasar jogja pasar jogjaHapus istilah: pasar murah jogja pasar murah jogja

Titipku.com – Suatu pagi di pasar Godean, pasar yang lokasinya sekitar 30 km dari pusat kota. Di luar lingkar jalan atau yang biasa disebut orang Jogja, Ring Road. Mentari hangat yang mencium kulit, mobil dan motor yang saling berpapasan, dan bapak berseragam oranye menawarkan diri untuk merapikan motor tim Titipku pagi itu.

Dari muka pasar, pengunjung akan disambut nama pasar beserta aksara Jawanya di bagian bawah, Pasar Godean. Memasuki pasar, aroma baju baru menyambut langkah kami. Cukup rapi dan bersih untuk kategori pasar yang dekat dengan pedesaan di luar ring road Jogja. Baca Selengkapnya

Semangat ala Pak Slamet, Pedagang Sayur Pasar Giwangan

Jualan di pasar Giwangan itu, refreshing!

Titipku.com – Dialah pak Slamet. Salah satu pedagang sayur mayur dan bumbu dapur di pasar Giwangan. Di sela-selanya ia menatap lalu lalang, hampiri ia untuk mengurangi sayur mayurnya hari ini. 65 tahun sudah bukan lagi usia muda sebenarnya. Apalagi sudah diramaikan oleh 7 cucu dari keempat anaknya sudah berkeluarga.

Lelaki yang masih bersemangat ini rupanya berasal dari Berbah, Sleman. Huniannya tidak jauh dari kawasan wisata candi Abang dan juga pabrik rokok Sampurna. Jika ditarik jarak, bisa ditempuh sekitar 35 menit dari pasar Giwangan. Baca Selengkapnya

Secarik Kisah Sang Pedagang Buah Pasar Beringharjo

edagang buahHapus istilah: pedagang buah pasar. pedagang buah pasar beringharjo pedagang buah pasar. pedagang buah pasar beringharjoHapus istilah: pedagang ukm di pasar beringharjo pedagang ukm di pasar beringharjoHapus istilah: kisah pedagang buah pasar beringharjo kisah pedagang buah pasar beringharjo
#Liputan Langsung Bu Sura, Pedagang Buah Pasar Beringharjo

Ttitipku – Adalah bu Sura, salah seorang pedagang buah di pasar Beringharjo. Namun bukan buah komplit sebagaimana pedagang kios buah. Bu Sura hanya menjajakan beberapa buah seperti jeruk, anggur, belimbing, serta apel. Ia pun menjualnya tidak di los, namun di area lorong dekat tangga naik turun.

Duduk bersimpuh menunggu pembeli yang menghampiri. Kadang ia hanya terdiam dan mengamati setiap yang berlalu lalang. Usianya tidak lagi muda. Rupanya ia memiliki 7 anak dan sudah dihadiri 11 cucu.

  Baca Selengkapnya

Dawet Ireng Ngudi Roso, Pelepas Dahaga Usai Berburu Sayuran di Pasar Prambanan

dawet ireng prambanan, dawet hitam ngudi roso prambanan

Titipku – Tak sekedar di Jalan Kusbini, ada lokasi lain yang menghadirkan es dawet yang ketenarannya tidak lekang oleh zaman. Dawet Ireng Ngudi Roso-lah brand es dawet ini. Minuman khas Jawa yang mungkin orang lebih beken berasal dari Banjarnegara ternyata eksistensinya di Jogja cukup tersohor. Dinamai dawet ireng Prambanan karena dawetnya berwarna hitam keabuan. Nah Prambanannya adalah lokasinya yang berada di Prambanan, dekat juga dengan candi hindu terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Asyiknya Seruput Dawet Ireng Siang Hari

Usai berjalan-jalan menyusur sayur mayur pasar Prambanan, tidak sedikit orang yang memberhentikan langkahnya mengerumuni penuang dawet hitam di Dawet Ireng Ngudi Roso. Sebenarnya, ada banyak deretan penjual Dawet Ireng Prambanan. Namun yang paling terkenal adalah Dawet Ngudi Roso. Karena selain murah juga rasanya enak. Baca Selengkapnya

Menyibak Pagi di Pasar Sambilegi

pasar sambilegi, pasar sambilegi jogja, pasar sambilegi maguwoharjo,

Titipku – Suatu pagi berseri, bermacam kisah berserakan di pinggir kota Jogja. Satu dari sisi pasar rakyat, jauh dari kemewahan. Adalah pasar Sambilegi Jogja. Taburan senyum pemilik tangan dan kaki kumal berbaris menyambut langkah dan wajah pemburu sayur mayur, buah, dan juga daging segar.

Di muka pasar rakyat ini, segerombol tukang parkir duduk, dan silih berganti membenakan kendaraan rakyat. Sumringah seolah tiada masalah. Seolah, tak ada perseteruan partai besar yang memegang prinsip: opportunity. Baca Selengkapnya

Dari Limbah Jadi Berkah, Produk Kerajinan Sampah Plastik PPKH Kecamatan Jetis

produk olahan sampah plastik jastip, jasa titip, jasa titip jogja, jasa titip indonesia, open jastip, jastip jogja, jastip solo, jasa titip beli barang, jasa titip semarang, jasa titip beli, jasa titip barang, jasa titip website, jasa titip terpercaya, jasa titip online, jasa titip oleh-oleh, jasa titip oleh-oleh jogja, jasa titip jual, jasa titip harga, jasa titip jual sepatu, jasa titip jual makanan, jasa titip jual sepatu, jasa titip kue, jasa titip makanan, jasa titip murah, titipku, titipku jogja, titipku indonesia, ukm indonesia, umkm indonesia, umkm daerah, umkm jogja, umkm semarang, ukm jogja,

Titipku.com – Setiap harinya, kita tidak bisa terhindar dari plastic. Entah melalui produk makanan yang kita beli atau produk kemasan lainnya untuk keperluan rumah tangga. Jika terbiarkan, sampah plastik-plastik tersebut menjadi limbah yang tentu menjadi boomerang bagi masyarakat. Oleh karenanya, pengolahan limbah plastik menjadi alternative dari pembuangan sampah plastik tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh PPKH Kecamatan Jetis, ibu-ibu rumah tangga yang terkumpul membentuk organisasi pengelola desa memberi alternative hasil olahan limbah. Sampah-sampah plastik yang mulanya siap terbuang ke tempat sampah, dipilah oleh mereka untuk kemudian dibuat menjadi produk unggulan. Baca Selengkapnya

Mbok Jajan Yogyakarta, Surganya jajanan tempoe doloe

Jika Anda bagian dari generasi yang menghabiskan masa kecil di era 80-90-an, mungkin Mbok Jajan akan menarik minat Anda. Ini sebuah toko yang menjajakan beraneka ragam jajanan dan mainan tempo dulu, lengkap dengan suasana dan pernak-perniknya. Terletak di Jalan Ireda nomor 181 A Yogyakarta, bisnis ini sudah berdiri sejak Juli 2014.

Awalnya Mbok Jajan adalah toko online, yang kemudian berubah menjadi toko fisik. “Ini semua berkat konsumen yang telah membesarkan kami,” ucap Dwinda Aneswari Trisnaningtyas selaku pemilik Mbok Jajan. Baca Selengkapnya

Tips dan Trik Berbisnis Online Public Figur Dian Sastro

Tips dan Trik Berbisnis Online Public Figur Dian Sastro – Bisnis online sekarang ini bukan lagi sekedar menjanjikan, tetapi juga dapat memberi kesempatan untuk dapat tingkatkan usaha ke skala lebih serius. Satu di antaranya yakni usaha on-line yang dikerjakan public figure Dian Sastrowardoyo.

Tips dan Trik Berbisnis Online Public Figur Dian Sastro

Dian mengungkapkan jika Ia mulai berbisnis online setelah sekian lama Ia menjadi pelanggan beragam toko on-line. “Berawal menjadi seorang pelanggan, pada akhirnya saya mulai tahu yang diinginkan oleh pasar. Dari situ mulai bangun keberanian untuk buka usaha on-line sendiri.”, katanya. Baca Selengkapnya

Membongkar kesusksesan Dwi Sulistiono Bisnis Mie Des

Membongkar kesusksesan Dwi Sulistiono Bisnis Mie Des dalam membangun dunia bisnis kuliner yang makin banyak diminati oleh masyartakat luas.

Kisah Dwi Sulistiono menjajal bisnis Mie Des – Terlahir menjadi pemuda Bantul, Dwi Sulistiono (27) tergerak untuk turut menyemarakkan hingar bingar pasar kuliner Kota Pelajar dengan menu “ndeso” khas tanah kelahirannya.

Dengan bantuan sang istri Titia Nufi Nurfita (26), pasangan muda yang belum lama menikah ini mengakui mendapatkan ide usaha kuliner untuk mengenalkan Mie Des (mie pedes) khas Bantul ke pasar yang lebih luas lagi.

“Selama ini Bisnis Mie Des atau warung yang menjual Mie Des cuma ada di kecamatan Pundong, Bantul. Karenanya kami berniat membuka Warung Mie Des Kang Pothok di kota Jogja, supaya nantinya pemasaran dari menu ndeso ini dapat lebih luas. Baca Selengkapnya