Mengapa “Berbuka dengan yang Manis”?

Kita sudah sering mendengar kalimat “berbukalah dengan yang manis”, baik dari keluarga, teman, sampai iklan di TV. Selama lebih dari 12 jam menahan haus dan lapar, tentu tubuh ingin berbuka dengan sesuatu yang menyegarkan. Minuman atau makanan manis yang segar dapat memuaskan keinginan tersebut. Namun, ada apa sebenarnya di balik “berbuka dengan yang manis”? Mengapa kita harus berbuka puasa dengan makanan atau minuman manis terlebih dahulu?