Mau Punya Perusahaan Sekelas Konglomerat? Rp. 90 Ribu Bisa Jadi Rp. 3 Juta

Titipku.comMau Punya Perusahaan Sekelas Konglomerat? Ingat Rp. 90.000,00 bisa jadi Rp. 3.000.000,00!! – Menjawabnya mudah yaitu mau! Caranya bagaimana? Nah mungkin kamu pernah terpikir, susah karena tidak lahir dari keturunan konglomerat, tidak ada garis tangan, mau mulai dari mana, lalu kalau mulai dari nol apakah mungkin di zaman yang serba logika gini? Pemikiran seperti ini membuat banyak generasi milenials yang memilih menjadi pegawai daripada merintis usaha sendiri. Asal gaji gede dan cukup biayain “gaya hidup gua” katanya dan lain-lain. Baca Selengkapnya

Resep Sayap Pentul (Drum Stick) Enak dan Unik!

resep ayam pentul, resep sayap pentul titipku

Titipku.com – Kalau sudah ayam, mau setiap hari kayaknya gak masalah ya? Asal tidak ayam goreng melulu! 😀 Nah bagian ayam yang paling kamu suka kira-kira apa nih? Paha, Dada, atau Sayap? Nah kali ini Ntip mau berbagi resep yang dikutip dari Aneka Tumpeng dan Kreasinya ini. Nah langsung aja scroll down resep sayap pentul enak dan unik ini.

Porsi untuk 10 orang (jika setiap orang satu sayap)

Bahan:

  • 10 buah sayap ayam

Bahan Bacem (Perendam)

  • 5 siung bawang putih, dicincang halus
  • 5 sendok makan kecap inggris
  • 1 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh merica bubuk

Cara Membuat Sayap Pentul

  • Potong tiap persendian sayap ayam
  • Ambil bagian tengah sayap kemudian sayat tulang menuju ke sendi besar
  • Lepasan tulang yang kecil lalu balik kulit membungkus ayam
  • Ambil daging ayam dari bagian sayap yang tidak terpakai
  • Rendam daging ayam bersama sayap ayam dalam bumbu perendam selama 30-60 menit
  • Masukkan ayam dalam kantung kulitya
  • Jahit kalau perlu
  • Goreng sampai kecokelatan dan kering
  • Sayap Pentul siap disajikan

Yuk Beli Bahan-Bahan Resep Sayap Pentul dari Pasar!

Hai hai!! Buat kamu yang hobi masak ataupun masih belajar masak tak masalah untuk coba resep sayap pentul atau ayam pentul ini lho. Nah bahan-bahannya bisa kamu beli langsung dari pasar melalui Titipku. 🙂 Baca Selengkapnya

Iga Panggang Bumbu Bali, Masakan Khas Bali

Titipku.com – Kuta, Bedugul, itu destinasi wisata favorit Bali. Nah kalau Mebase, Bebek Betutu, Sate Lilit, dan Iga Panggang, barulah masakan khas Bali. Ingin coba masakan khas Bali dari rumah? Bisa dong! Kamu tak perlu jauh-jauh kok ke Bali hanya untuk mencecapi masakan-masakan favorit Bali ini. Yuk, cek resep iga panggang bumbu Bali, masakan Khas Bali.

Untuk 3 porsi

Bahan:

  • 250 gram iga sapi
  • 1 sendok makan minyak goreng
  • 2 buah tomat merah, belah 4
  • 2 sendok makan kecap manis
  • 1/2 buah kaldu bubuk
  • 2 lembar daun jeruk
  • 2 lembar daun salam
  • 1 ruas jari lengkuas, memarkan

Bumbu yang Dihaluskan:

  • 3 siung bawang putih
  • 1 ruas jahe
  • 2 butir kemiri, sangrai
  • 4 buah cabai merah kriting, rebus
  • 1 sendok teh garam

Cara Membuat Iga Panggang Bumbu Bali

  • Potong-potong iga menurut sendinya.
  • Didihkan 750 ml air dan rebus iga setengah matang. Tiriskan, sisihkan.
  • Panaskan minyak ke dalam wajan, tumis bumbu halus, daun jeruk, daun salam, dan lengkuas sampai harum dan layu.
  • Masukkan iga, tomat, kecap manis, kaldu blok, dan air kaldu rebusan sampai iga terendam.
  • Masak sampai iga empuk dan kuah mengering. Sesekali diaduk agar bumbu rata, lalu angkat.
  • Panggang Iga di dalam wajan sampai kecokelatan. Angkat dan sajikan.

Baca Lagi Resep Menarik Lainnya:

  1. Resep Daging Masak Rempah
  2. Resep Daging Layu Rica-Rica, Masakan Khas Subang
  3. Resep Nasi Gandul, Masakan Khas Pati Juwana

Yuk Beli Bahan-Bahan Iga Panggang Bumbu Bali dari Pasar!

Hai hai!! Buat kamu yang hobi masak ataupun masih belajar masak tak masalah untuk coba resep Iga Panggang Bumbu Bali ini lho. Nah bahan-bahannya bisa kamu beli langsung dari pasar melalui Titipku. 🙂 Baca Selengkapnya

Resep Sate Ikan Senapelan, Coba Nih Masakan Khas Riau

resep sate ikan senapelan, ikan senapelan, sate ikan senapelan, cara membuat sate ikan senapelan, sate senapelan khas riau, cara bikin sate senapelan khas riau,

Titipku.com – Sate termasuk menu praktis yang bisa menjadi olahan masakanmu. Tapi sate apa dulu nih? kalau kamu Biasanya membuat sate dari daging kambing, daging ayam, dan daging sapi. Kalau membuat sate dari daging ikan patin, sudah pernah? Hayooo cobain nih resep sate ikan senapelan, makanan khas Riau yang bisa menjadi variasi makananmu. Cermati bahan dan langkahnya ya!

Bahan

  • 2 ekor ikan patin, ambil dagingnya, potong dadu
  • 1 sendok makan air jeruk nipis
  • 150 ml santan kental dari ¼ buah kelapa
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 batang serai, memarkan
  • 1 sendok makan gula merah, iris-iris
  • 1 sendok the asam jawa, larutkan dengan 50 ml air panas, saring
  • Garam secukupnya

Bumbu halus

  • 4 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 5 buah cabai merah
  • 1 sendok teh terasi. Bakar
  • 2 butir kemiri, sangria
  • Lontong secukupnya

Cara Membuat Sate Ikan Senapelan

Langkah pertama adalah lumuri ikan dengan air jeruk nipis, diamkan 15 menit, cuci bersih. Lalu, panaskan miyak ke dalam wajan, tumis bumbu halus, daun jeruk, serai hingga harum. Setelah itu, tuang santan tambahkan gula merah, air asam, garam. Masak hingga matang dan berminyak kemudian angkat. Baca Selengkapnya

10 Manfaat Pare, Si Pahit yang Ternyata Banyak ‘Manisnya’!

Titipku.com – Beruntunglah kita hidup di Indonesia karena memiliki sayuran beragam. Rupa-rupa sayurannya mulai dari yang hijau sampai berwarna, dari yang manis sampai yang pahit. Seperti pare. Pahit rasanya tapi segudang manfaat manis yang bisa dipetik dalam mengonsumsi si pare ini. Pemilik nama latin Momordica Charantia ini mempunyai manfaat besar bagi kesehatan lho! tidak hanya itu, pare juga mempunyai manfaat bagi kecantikan. Bagaimana sih manfaat pare bagi kesehatan dan kecantikan?

1. Lawan Diabetes

Penderita diabetes, inilah alternative alami selain obat-obatan yang bisa kamu ambil manfaatnya. Pare yang djus ternyata sangat baguus untuk oranng yang mempunyai diabetes tipe 2. Si pare ini bisa membantu mengendalikn adar gula darah dan menyembuhkan resistensi insulin lho. Baca Selengkapnya

Semangat ala Pak Slamet, Pedagang Sayur Pasar Giwangan

Jualan di pasar Giwangan itu, refreshing!

Titipku.com – Dialah pak Slamet. Salah satu pedagang sayur mayur dan bumbu dapur di pasar Giwangan. Di sela-selanya ia menatap lalu lalang, hampiri ia untuk mengurangi sayur mayurnya hari ini. 65 tahun sudah bukan lagi usia muda sebenarnya. Apalagi sudah diramaikan oleh 7 cucu dari keempat anaknya sudah berkeluarga.

Lelaki yang masih bersemangat ini rupanya berasal dari Berbah, Sleman. Huniannya tidak jauh dari kawasan wisata candi Abang dan juga pabrik rokok Sampurna. Jika ditarik jarak, bisa ditempuh sekitar 35 menit dari pasar Giwangan. Baca Selengkapnya

Resep Udang Asam Manis Pedas

Titipku.com – Kamu suka seafood? Sama! Ntip juga suka banget dengan olahan laut, karena ada citarasa berbeda yang selalu menggigit di lidah. Seperti salah satunya olahan udang. Udang merupakan bahan masakan yang kaya akan protein dan memiliki rasa super enak. Udang juga menjadi salah satu menu seafood yang digemari keluarga. Mungkin ada sebagian yang tidak begitu memfavoritkan udang karena alergi, duh sayang sekali bukan? padahal udang kalau dimasak dengan variasi rasa bisa benar-benar menggugah selera. Misalnya dibuat udang asam manis pedas. Intip yuk cara membuat atau resep udang asam manis pedas berikut ini yuk! Baca Selengkapnya

Bagaimana Membedakan Daging Segar dan Daging Beku?

daging beku, daging segar,

Titipku – Tidak dipungkiri kebutuhan daging setiap harinya terus mengalir. Daging segar adalah prioritas utama perburuan para pembeli. Namun ternyata tidak sedikit pembeli yang pada akhirnya mendapatkan daging beku demi kecukupan kebutuhan hariannya. Nah kiranya, sudah banyak yang tahu belum sih bagaimana membedakan daging segar dan daging beku? Simak selengkapnya.

Cara Membedakan Daging Segar dan Daging Beku

Harga jual beberapa daging dipasaran memang cukup tinggi yakni di atas angka Rp. 100.000/kg. Sementara harga jual daging jenis beku berada pada level kisaran Rp. 80.000. Perbandingan yang cukup banyak apalagi untuk kalangan menengah. Permintaan keduanya untuk di kota-kota besar ternyata cukup tinggi. Namun mungkin kamu juga perlu tahu ciri daging segar dan ciri daging beku. Baca Selengkapnya

Pasar Beringharjo Surga Wisata Belanja Jogja, Batik Hingga Pernak-Pernik

pasar beringharjo, asal usul pasar beringharjo, pasar beringharjo sejarah, mengapa namanya beringharjo, jam buka pasar beringharjo, wisata belanja jogja pasar beringharjo, surga wisata belanja jogja, belanja batik di jogja,

Titipku – Hayooo ngaku! Siapa yang suka mendadak boros belanja di Pasar Beringharjo? 😀 Rencananya sih beli satu, tapi ternyata di sebelahnya bikin lapar mata. Hasrat untuk memiliki yang ada di sekitar pasar Beringharjo ini sungguh keterlaluan. Nah sudah deh, kadang tidak sadar kantong mendadak jebol. Hehehe. Tapi tidaklah rugi untuk kamu yang melakukan wisata belanja Jogja di pasar yang menjadi salah satu pilar catur tunggal Jogja ini.

Karena belanjamu ditujukan untuk mengimbuh penghasilan dari pedagang-pedagang UKM dan skala kecil. Baca Selengkapnya

Menilik Awal Mula Sang Pilar Catur Tunggal Kerajaan: Pasar Beringharjo

pasar beringharjo, asal usul pasar beringharjo, pasar beringharjo sejarah, mengapa namanya beringharjo, jam buka pasar beringharjo,

Titipku – Adalah bangunan yang berdiri megah di Jalan Ahmad Yani No.1 Yogyakarta. Bangunan yang tidak lepas dari eksistensi Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Pasar Beringharjo. Begitulah sebutan untuk pasar yang telah menjadi sarana perdagangan oleh Sultan Hamengku Buwono I. Tentu, di era kini kalian mungkin sudah sering singgah di pasar ini, minimal menjumpai pasar yang selalu padat pengunjung hilir mudik. Mulai dari mencari barang kebutuhan hingga oleh—oleh wisata.

Asal Usul Pasar Beringharjo

Berawal dari barisan lapak-lapak pasar ini lalu berkembang bersama dengan semakin ramainya ibu kota Kasultanan Yogyakarta. Pada masa iitu, pemerintah Hindia Belanda mulai mengembangkan pemukiman orang Belanda serta fasilitas public lain di area pasar ini. Lalu diramaikan oleh orang-orang Tionghoa. Siatuasi ini ditangkap oleh Sultan HB I sebagai peluang untuk pengembangan pasar yang luas dan ramai. Baca Selengkapnya