Bu Mujiyem, Pedagang Hasil Bumi dan Pakan Ternak Pasar Demangan

Titipku.com – Kisah pedagang kali ini masih berada di pasar Demangan, Yogyakarta. Pasar ini berhasil menampung berbagai macam pedagang dengan aneka jualannya. Tidak hanya sayur mayur, daging, dan ikan. Di pasar ini kamu juga akan menemukan pedagang hasil bumi dan pakan ternak. Satu misalnya adalah bu Mujiyem.

Setelah kami berhasil meliput kisah dari pak Suro pedagang buah pasar Demangan, kini kami singgah di lapak bu Mujiyem, yang menjajakan hasil bumi dan pakan ternak. Bu Mujiyem ini sudah berjualan sejak tahun 2006. Yang mana dagangannya ini adalah meneruskan dagangan dari kedua orang tuanya. Baca Selengkapnya

Penggemar Ikan Teri, Mampir ke Lapak Bu Hadi Pasar Demangan

pedagang pasar demangan, bu hadi pasar demangan

Titipku.com – Pasar yang berada di tengah kota ini cukup terlihat ramai dengan hiruk pikuk pedagang dan pembeli yang silih berganti. Dari muka pasar, sudah banyak berjejer sesak pedagang dan aneka dagangannya. Karena jalanan yang hanya setapak, kami menelusur pasar hingga ke belakang pasar Demangan dan berjalan menuju lorong hingga menemui salah satu pedagang pasar Demangan yang sedang menyantap sarapannya dengan nikmat.

Ternyata kami dipersilahkan untuk bertanya-tanya dengan wanita yang sudah puluhan tahun berjualan di pasar Demangan ini. Namanya Bu Hadi, pedagang ikan asin dan rupa-rupa kebutuhan dapur pasar Demangan. Jualan ikan asin, bawang merah bawang putih, sudah menjadi rutinitasnya setiap hari. Baca Selengkapnya

Senang Dilarisin: Bu Sumartini, Pedagang Ikan Pasar Sambilegi

Titipku.com – Berkenalan dengan mitra Titipku di pasar Sambilegi memang bukan waktu yang sebentar. Setelah sebelumnya kami meliput Mbak Ita, Pedagang Ayam pasar Sambilegi, kali ini kami mengunjungi kawasan perikanan. Dari beberapa pedagang, ada satu pedagang ikan yang selalu ‘happy’ ketika kami hendak membeli dagangannya.

Seperti biasa, beragam jenis ikan langsung menyerbu kami dengan berjejer rapi siap di potong. Ada lele segar yang masih bernyawa saling berkelebat. Udang tambak dan udang laut, cumi, dan lainnya membuat mata ini serasa ingin mengolah semua ikan-ikan di lapak bu Sumartini. Baca Selengkapnya

Perjuangan Mbah Jum Dibalik Kriuknya Kerupuk!

kisah mbah JumHapus istilah: kisah pedagang pasar kisah pedagang pasarHapus istilah: story pedagang story pedagangHapus istilah: pasar kolombo pasar kolomboHapus istilah: pedagang pasar kolombo pedagang pasar kolomboHapus istilah: pasar di jogja pasar di jogja

Jualan ala orang tua itu terserah, buat hiburan. kalau hanya di rumah stress.

Titipku.com – Perjalanan di pasar Kolombo kami lanjutkan untuk singgah ke salah satu kios khusus kerupuk. Ya, kerupuk yang bergantung, kerupuk dengan wadah plastik jumbo, hadir di sekitar nenek ini. Namanya mbah Jum, sosok wanita tua yang masih saja suka bercanda. Memang mungkin disinilah daya tarik pembeli, selain pada kerupuknya yang beraneka ragam, beliau juga ramah menyapa pengunjung dengan candaannya.

Sebagaimana pedagang pagi lainnya, beliau mulai menata dagangannya dari jam 6 pagi. Usainya selepas dhuhur, sekitar jam 12. Bukan main, pasar Kolombo yang lokasinya berada di jalan Kaliurang Sleman, beliau pulangnya di Bantul, di jalan Imogiri barat dekat Stadion Bantul. Baca Selengkapnya

Ramaikan Jualannya Mbah Wasini, Pedagang Ketela Pasar Prawirotaman

pedagang pasar. pedagang ketela,

Titipku.com – Sebuah pasar yang lokasinya berada di kawasan kampung turis. Pasar Prawirotaman namanya. Pasar ini merupakan salah satu pasar dengan kepadatan pedagang dan pengunjung setiap paginya. Untuk menilik kawasan pasar prawirotaman ini cukup mudah. Ketika kamu menyusur jalan Parangtritis, temukan keramaian becak dan lalu lalang orang di kiri jalan. Dari muka pasar, deretan pedagang penjual dagangan pasar cukup menghiasi pagi itu.

Menapaki jalanan dalam pasar, para pedagang menyambut kami. Usai berkeliling hingga ke ujung pasar kios ikan segar. Kami berbelok ke kanan jalan dan menjumpai pedagang usia lanjut. Ya, lagi-lagi wanita yang usianya sudah senja. Pada pagi itu ia hanya seorang diri, kanan-kirinya tak ada siapapun. Baca Selengkapnya

Mbah Diyo, Pedagang Garam Pasar Kolombo Sudah Banyak ‘Makan Garam’

mbah Diyo, mbah pedagang

Titipku.com – Di kawasan Jalan Kaliurang KM 7 bagian kanan jalan jika kamu berkendara dari Ring Road, bangunan renovasi wajah baru pasar Kolombo membuatmu otomatis menoleh. Pasar yang menghimpun ratusan pedagang ini menjadi pusat jual beli tradisional untuk kawasan Condongcatur dan sekitarnya. Aneka kain yang bergantung sesuai dengan usia, buah dan sayur yang tak kalah memantik mata. Dan disudut pasar bagian utara, ada satu yang memantik hati kami untuk singgah dan berbincang dengan beliau. Baca Selengkapnya

Kisah Pak Sunarno, Pedagang Bakso, Rolade, Nugget dari Pasar Legi Bugisan

Titipku.com – Jualannya Bakso, Rolade, dan sejenisnya. Sembari beberes tim Titipku sempat berbincang dengan lelaki yang mulai tua ini. Namanya pak Sunarno. Begitu sapanya saat berkenalan dengan tim Titipku.

Rutinitas paginya di pasar dimulai dari jam 6 pagi. Usainya sesuai jadwal pasar selesai, sekitar jam 12 hingga jam 1 siang.

Para pedagang yang berjualan di pasar Legi Bugisan ini tidak dari lokasi yang dekat. Namun dari beberapa lokasi yang nampak jauh dari pasar. Kalau sebelumnya kamu pernah menyimak kisah mbah Pon yang berasal dari pantai Samas, beliau berasal dari Bantul Kota. Dekat dengan masjid Agung Bantul. Baca Selengkapnya

Beli Beras Ketan dan Bumbu Dapur, Singgahi Lapak Mbah Ponirah Pojok Pasar Legi

mbah ponirah pedagang beras ketan pasar legi bugisan

Titipku.com – Pagi itu kami setir motor menyusuri aspal kota Yogyakarta dan saling bertemu di pasar Legi Patangpuluhan (Bugisan). Jika teman-teman menyimak, perjalanan ke pasar Legi Bugisan ini sudah kami dahului dengan menjumpai Bu Badingah Penjual Jenang dan Mbah Muginem Penjual Tahu.

Apabila kamu tipe orang yang suka berbelanja area depan pasar, pastinya kamu tidak akan menjumpai mbah Ponirah penjual beras dan bumbu dapur ini.

“Ya hanya begini jualannya simbah, bawang merah bawang putih, lombok, beras ketan. Harga beras ketan 13.500, bawangnya ada yang 16 ribu, ada yang 20 ribu tergantung pada jenis bawangnya. Kalau cabainya ini 22 ribu per kg, nah kalau cabai merahnya 18 ribu. Hanya ya ndak mesti soalnya naik turun naik turun.” Baca Selengkapnya