Titipku Solusi Buat Yang Mager: Mbak Eva, Pedagang Ayam Kampung Pasar Sambilegi

pedagang ayam kampung apsar sambilegi, pedagang ayam kampung, pedagang ayam, kisah pedagang, kisah pedagang ayam, pasar di jogja, pasar tradisional jogja,

Titipku.com – Langkah kaki kami tidak terhenti kepada bu Sumartini, pedagang ikan pasar Sambilegi. Kami juga meneruskan langkah menuju ke pedagang ayam kampung, mbak Eva yang ternyata adalah anak dari bu Sumartini tersebut. Jika di pasar, seolah tidak ada kedekatan di antara keduanya sehingga pembeli juga tidak tahu bahwa keduanya ini adalah ibu dan anak. Namun di luar pasar, mbak Eva turut memberikan edukasi tentang Titipku kepada ibunya yang juga pengguna smartphone!

“Sangat membantu, khususnya UKM. terus buat yang mager-mager (malas gerak) belanja bagus banget.” Katanya ketika kami menanyakan kesan Titipku selama ini. Baca Selengkapnya

Dari Lima Kilo Jadi Tujuh Kiloan: Mbak Ita, Pedagang Ayam Potong Pasar Sambilegi

mbak ita, mbak ita pedagang ayam, mbak ita pedagang ayam potong pasar sambilegi, pasar sambilegi, pasar di jogja, pasar sambilegi jogja, pasar pagi jogja,

Titipku.com – Di ulang tahun Titipku yang baru berusia dua tahun ini, kami cukup banyak melihat wajah sumringah dari mereka yang antusias dari pembelian customer Titipku melalui Jatiper. Di awali dari pasar Sambilegi, kami telah meliput beberapa wajah ceria mereka acapkali Titipku berbelanja ke mereka. Salah satunya adalah mbak Ita, pedagang ayam potong pasar Sambilegi.

Bukan waktu yang sebentar untuk kenal mbak Ita. Sebelum Titipku memiliki program Titip ke Pasar, tim sudah survey ke beberapa pedagang untuk mengenali harga pasar dan berkenalan langsung dengan mereka sebagai mitra Titipku. Alhasil, dari para Nitiper yang menginginkan ayam potong, tim Jatiper kami selalu singgah di lapak Mbak Ita, sosok wanita ceria dengan sapaannya ala anak muda. Baca Selengkapnya

Menyibak Pagi di Pasar Sambilegi

pasar sambilegi, pasar sambilegi jogja, pasar sambilegi maguwoharjo,

Titipku – Suatu pagi berseri, bermacam kisah berserakan di pinggir kota Jogja. Satu dari sisi pasar rakyat, jauh dari kemewahan. Adalah pasar Sambilegi Jogja. Taburan senyum pemilik tangan dan kaki kumal berbaris menyambut langkah dan wajah pemburu sayur mayur, buah, dan juga daging segar.

Di muka pasar rakyat ini, segerombol tukang parkir duduk, dan silih berganti membenakan kendaraan rakyat. Sumringah seolah tiada masalah. Seolah, tak ada perseteruan partai besar yang memegang prinsip: opportunity. Baca Selengkapnya