Pluralisme di Balik Tradisi Makan Lontong Saat Cap Go Meh

Menyambut Cap Go Meh yang sebentar lagi hadir, Titipku ada promo untuk pemesanan lontong nih. Mungkin ada di antara kamu yang belum tahu kalau saat Cap Go Meh, warga Tionghoa merayakannya dengan menyantap lontong. Itulah mengapa ada hidangan unik yang disebut lontong Cap Go Meh. Hal ini terdengar unik, mengingat lontong lebih banyak digunakan untuk masakan Jawa.

Kampoeng Semawis, Surga Kuliner Kota Semarang

Biasanya, sebelum, selama, dan sesudah perayaan Imlek, terdapat pasar malam yang berisi berbagai jenis macam kuliner di beberapa kota di Indonesia. Misalnya saja, di Jogja, terdapat Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta yang digelar setahun sekali saat perayaan Imlek. Pekan Budaya ini berlokasi di Kampung Ketandan, kawasan Malioboro.  Sementara itu, Solo ikut memeriahkan Imlek dengan menggelar pasar malam di kawasan Pasar Gede setiap tahunnya. Kemudian, di Semarang punya pasar malamnya sendiri bernama Kampoeng Semawis. Uniknya, pasar malam di Semarang buka setiap akhir pekan lho! Gimana sih ceritanya? Baca Selengkapnya

Ini Dia Tradisi-Tradisi Imlek yang Sarat Makna

Sebentar lagi kaum Tionghoa akan merayakan Tahun Baru Imlek. Hari Raya yang jatuh pada 12 Februari 2021 ini akan dirayakan dengan sedikit berbeda, mengingat adanya pandemi COVID-19 yang melarang adanya kerumunan. Meski demikian, perayaan Imlek tahun ini tidak mengurangi nilai-nilai tradisi yang diwariskan turun-temurun.

Lalu, apa saja tradisi yang biasanya dilakukan saat Imlek? Simak informasi dari Popmama.com berikut ini yuk:

Sejarah Monster Nian yang Awali Perayaan Imlek

Titipku – Tiap tahun masyarakat Tionghoa akan merayakan Tahun Baru Imlek. Pada tahun 2021 perayaan Imlek jatuh pada tanggan 12 Februari 2021. Dalam perayaan tersebut akan ada berbagai macam kegiatan dan juga makanan khas yang melimpah.  Sejarah Imlek sendiri ternyata bermula dari kemunculan sosok monster yang dinamakan Nian. Bagaimana kah cerita tentang Monster ini?