Adu Manfaat! Susu Kedelai VS Susu Almond

Titipku – Bagi seseorang yang memiliki kondisi kesehatan seperti intoleransi laktosa dan alergi, mungkin belum pernah merasakan minum susu dan mendapat asupan nutrisi penting yang terkandung di dalamnya.  Selain itu, sebagian orang yang menganut gaya hidup vegan atau vegetarian dan yang ingin/perlu mengurangi asupan kolesterol memilih untuk menghindari susu sapi. Dengan alasan tersebut, beberapa alternatif susu nabati sekarang ini cukup mudah ditemukan, seperti susu kedelai dan susu almond Baca Selengkapnya

Tenaga Maksimal Saat Kerja dengan Makan Siang Ini

Makan siang sangat diperlukan bagi karyawan. Untuk dapat bekerja secara maksimal, tentunya seseorang butuh sumber tenaga. Makan siang adalah kesempatan di mana seorang karyawan mengisi kembali sumber energi dalam tubuh untuk bisa menyelesaikan sisa tugas di kantor.

Tetapi, pernahkan mendengar istilah “Habis makan malah ngantuk”? Saking kenyangnya, banyak orang yang justru merasa ngantuk. Tentunya hal ini akan berpengaruh ke performa kerjanya.

Cara Jaga Porsi Gizi Makanan Selama WFH Ala Kemenkes

Selama masa pandemi COVID-19, tetap berada di rumah adalah hal yang terpenting. Meski demikian, kita juga perlu untuk menjaga gizi seimbang guna mengoptimalkan kinerja sistem daya tahan tubuh. Asupan gizi seperti protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral merupakan menu harian yang perlu dipenuhi.

Yuk simak makanan apa saja yang dibutuhkan untuk memenuhi gizi kita selama masa pandemi. Daftar ini dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia loh, jadi wajib untuk dicoba.

  Baca Selengkapnya

Lima Sayuran Ini Punya Kandungan Protein yang Tinggi

Belakangan ini banyak orang menerapkan hidup sehat dengan melakukan diet vegan. Dengan menjadi vegan, seseorang tidak lagi mengonsumsi daging hewan dan juga produk yang bersifat hewani, seperti telur dan susu. Dengan menjadi vegan, seseorang perlu untuk memperhatikan nutrisi tubuhnya. Tidak mengonsumsi daging artinya kehilangan nutrisi yang diproduksi oleh hewan, seperti protein. Untuk mengganti protein hewani, seorang vegan perlu menggantinya dengan protein nabati yang bisa ditemukan di lima sayuran ini: Baca Selengkapnya

Amankah Buka Puasa Dengan Air Kelapa? Cek Ulasan Berikut!

Titipku – Selain jus buah, minuman berasal dari buah juga bisa murni dari buah itu sendiri. Air kelapa muda misalnya. Tak perlu dibuat jus, kelapa sudah memiliki air dengan rasa segar yang khas. Memang ada rasa sepat-sepat, tapi sensasi manis dan kesegaran air kelapa tak ada duanya. 

Tak heran jika banyak orang juga memilih air kelapa muda untuk menu buka puasa. Air kelapa muda dapat melegakan tenggorokan setelah seharian tidak dilewati cairan.

Air kelapa muda ternyata juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Maka dari itu, buka puasa dengan air kelapa muda masih tergolong aman asal tidak berlebihan. Air kelapa muda banyak mengansung gizi baik dan rendah lemak, sehingga bisa membantu hidrasi tubuh tanpa membuat gemuk. Baca Selengkapnya

Tips Diet Saat Puasa, Dijamin Ampuh!

Puasa bukan lagi menjadi halangan untuk melakukan diet yang sehat. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar puasa dan diet berjalan lancar. Dirangkum melalui Doktersehat.com berikut empat tips menjalani diet saat puasa Ramadhan:

 1. Hindari gorengan

Cara diet yang pertama saat menjalani ibadah puasa yaitu dengan menghindari menu gorengan saat sahur maupun berbuka. Gorengan memiliki banyak lemak, terelabih lagi jenis lemak yang dikandung adalah lemak jenuh. Selain bisa membuat tubuh bertambah gemuk, lemak jenuh memicu kolesterol jahat (LDL) memenuhi tubuh. Baca Selengkapnya

Berbuka dengan yang Manis, Ternyata Tidak Bisa Sembarangan, Lho!

Titipku – Memasuki bulan puasa meskipun di tengah pandemi, tidak menurunkan semangat masyarakat Indonesia. Meskipun berpuasa tidak hanya menahan lapar, momen berbuka puasa sangatlah ditunggu setiap harinya. Setelah seharian berpuasa, berbuka puasa dengan minuman manis seperti sepertinya sangat nikmat. Akan tetapi, tahukah kamu bahwa hal tersebut sebenarnya tidak disarankan karena berdampak buruk bagi kesehatan?

Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari cairan. Selama berpuasa, cairan tersebut tentu banyak berkurang. Sehingga, berbuka puasa yang dianjurkan adalah minum kurang lebih dua gelas air putih untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang. Setelah minum air putih, kamu dibolehkan untuk mengonsumsi makanan atau minuman manis. Tapi, tidak semua makanan dan minuman manis dianjurkan lho. Ini alasannya: Baca Selengkapnya

5 Tips Makan Sahur Agar Tidak Lemas Selama Puasa!

Titipku – Masih mengalami pandemi Virus Korona tidak menghentikan kesibukan dan semangat masyarakat Indonesia dalam menjalankan puasa. Tidak makan dan minum selama hampir empat belas jam, asupan makanan saat sahur sangat penting untuk menjaga stamina selama berpuasa hingga berbuka.

Makan atau minum sembarangan saat sahur justru malah dapat membuat tubuh lebih cepat lemas saat berpuasa. Akibatnya, tubuh malah menjadi kekurangan nutrisi karena tidak mendapat makanan yang cukup. Kamu dapat mengikuti tips-tips berikut ini saat sahur supaya mendapat stamina yang cukup untuk menjalankan puasa selama sebulan penuh. Baca Selengkapnya

Tips Menu Buka Puasa Simple dan Sehat

Titipku – Saat ini telah memasuki bulan bulan Ramadhan. Dalam bulan Ramadhan umat muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa. Biasanya pada bulan Ramadhan masyarakat Indonesia suka mempersiapkan menu buka puasa yang beragam. Baca Selengkapnya

Menu Buka Puasa untuk Tingkatkan Imun dan Tangkal Virus!

Titipku – Memasuki bulan Ramadhan pasti beberapa orang sudah menyiapkan resep dan menu berbuka puasa selama bulan puasa. Menu yang paling umum yang disajikan setiap bulan puasa yaitu kolak atau sup buah. Tak lupa saat berbuka puasa ada camilan makanan kurma yang rasanya manis.

Namun ternyata menurut Pakar terdapat menu buka puasa yang sangat diutamalan. Menu buka puasa tersebut mampu meningkatkan imun tubuh setelah berpuasa. Dilansir melalui Berita.yahoo.com menu yang disarankan untuk berbuka yaitu didahului dengan air putih dan kelapa, agar imunitas lebih baik. Lantas, mampukah keduanya turut mencegah COVID-19? Baca Selengkapnya