Arem-arem, Camilan “Ringkas” Yang Mengenyangkan

Titipku- Bagi masyarakat Indonesia, nasi menjadi makanan pokok. Tidak terhitung “makan” jika tidak memakan nasi. Dengan kandungan karbohidrat yang tinggi, nasi selalu mengenyangkan. Nasi pun bisa dikombinasikan dengan lauk berbagai rasa, mulai dari gurih hingga pedas. 

Selain sebagai makanan pokok, nasi pun juga diolah dengan berbagai teknik. Sehingga rasa nasi yang cenderung hambar, bisa terasa lebih nikmat.

Salah satu menu makanan khas negeri ini yang berbahan dasar nasi adalah arem-arem atau lontong ini. Orang Jawa memang lebih sering menyebutnya arem-arem. Ternyata arem-arem merupakan camilan khas Kebumen. Tak hanya seputar Jawa Tengah, arem-arem juga banyak ditemui di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jakarta. Baca Selengkapnya

Terbukti Kaya Nutrisi, Beras Merah Jadi Incaran di Seluruh Penjuru

Titipku- Oryza sativa L. atau yang sering kita kenal dengan beras merah merupakan varietas beras yang dapat kita temui di negara Asia. Bukan hal aneh lagi jika varietas jenis ini kerap jadi incaran masyarakat di berbagai daerah. Walaupun harganya yang jauh lebih tinggi diatas beras putih biasa, namun beras merah masih saja dicari-cari oleh sebagian masyarakat tertentu. Mengapa demikian? Tentunya ada sisi menarik dari beras satu ini hingga akhirnya ia menjadi incaran banyak mata. 

Tanaman padi penghasil beras merah dapat tumbuh di iklim tropis. China dan India merupakan dua negara penghasil beras merah terbesar di dunia dan menjadi pemasok kebutuhan beras merah dunia disamping negara-negara Asia Tenggara. Di Indonesia, beras merah sendiri dapat tumbuh di area persawahan basah maupun lahan kering. Penanaman padi beras merah tidak jauh berbeda dengan padi beras putih pada umumnya. Diawali dengan pembibitan hingga bibit berusia 21 hari. Awal musim hujan merupakan waktu yang paling tepat untuk menanam padi merah. Padi dapat dipanen ketika sudah berusia sekitar 5-6 bulan setelah masa tanam.  Baca Selengkapnya