Tiga Resep Olahan Timun yang Suegerr & Nagih

timun, cucumber, olahan timun, olahan timun segar, iphone12, iphone 12, HUT Titipku, titipku, ulang tahun titipku, birthday sale

Di rumah masih punya pasokan timun dan tidak tahu gimana cara menghabiskannya? Jangan biarkan timun membusuk! Sebenarnya ada banyak olahan timun yang bisa Anda buat dengan mudah. Olahan-olahan timun ini tentunya segar banget dan menyehatkan.

Melansir dari Hellosehat.com, berikut tiga resep olahan timun yang segar dan sehat.

GIVEAWAY IPHONE 12! Intip Promo Spesial Ultah Titipku

diskon, cashback, gratis, gratis ongkos kirim, gratis ongkir, promo november, bulan november, november, promo yang tersedia di bulan november, promo bulan november

Titipku mau bagi-bagi Iphone 12?! Serius itu? Iya serius banget!

Nih Mintip kasih tahu ya, Titipku pada Tanggal 14 Oktober 2021 sedang merayakan ulang tahun ke-5. Dalam rangka merayakan hari spesial itu, Titipku ingin membagikan kebahagiaan buat Anda para Nitiper. Kira-kira, ada promo dan giveaway spesial ulang tahun apa aja sih yang akan dibagikan oleh Titipku. Yuk simak dan catat informasinya!

Selamat Ulang Tahun Titipku!

2 Tahun Titipku

Titipku.com – Tahun 2016, kami berkunjung ke pasar tradisional di Yogyakarta. Kami melihat banyak pedagang yang beraneka ragam usia, dari muda hingga sepuh (tua)Berinteraksi dengan mereka sambil berbelanja, tentu menjadi kebiasaan warga Yogya. Momen itu membuat kami mendegar banyak cerita. Suka duka dan perjuangan yang mereka alami di masa kini.

“Banyak hiasan manten, yang diimpor dari luar negeri, mas,” keluh seorang pedagang. “Produk asli Bantul tidak laris, karena banyak yang milih produk luar, lebih murah,” imbuhnya. Kami baru tahu, bahwa ternyata banyak sekali produk impor yang sudah masuk ke pasar tradisional. Pembeli tidak tahu bedanya, karena barangnya sangat mirip. Kami pun bingung membedakan batik dalam negeri dan luar negeri. Harganya lebih murah, karena diproduksi massal di pabrik luar negeri. Sementara produk lokal masih dibuat secara manual, satu demi satu, oleh para pengrajin di desa. Tentu saja butuh waktu dan biaya yang lebih tinggi. Akibatnya, produk Indonesia kalah bersaing di pasar. Baca Selengkapnya