Ternyata Ini Tahapan Menentukan Desain Kemasan

desain kemasan

www.titipku.com – Apakah Anda sering ingin meluncurkan produk kemasan yang tepat dan cocok untuk produk Anda? Banyak yang mungkin masih ingin tahu kemasan apa yang sebaiknya digunakan untuk produk, misalnya kopi. Beberapa pertanyaan tersebut tentu harus melalui beberapa tahapan yang harus Anda tentukan sebelum memutuskan untuk memilih desain kemasan Berikut tahapannya:

Pahami Produk

Sebagai produsen atau pemilik merek, Anda harus memahami produk secara rinci, seperti kondisi atau bentuk produk secara fisik, kimia, formulasi, dan sifat-sifat lainnya. Apakah berbentuk padat, cair, campuran cair dan gas, atau gas? Informasi di berbagai perusahaan kecil menengah hingga perusahaan besar menangani produk ini tentu memang menjadi “rahasia”, tetapi kerahasiaaan sebaiknya diatur sedemkian rupa untuk keperluan pengembangan kemasan yang tepat dan optimal dan juga diperluakan beberapa informasi terkait dengan kemasan.

Beberapa hal ini akan membantu Anda lebih mengenal produk Anda secara rinci adalah jenis produk yang akan Anda pasarkan; bentuk fisik, kimia, dan juga sifat lainnya dari produk; sifat produk yang akan dikemas.

Umur Produk Yang Diharapkan

Hal penting yang seharusnya diketahui dan disetujui sejak awal untuk menentukan struktur material fleksibel yang akan digunakan, biaya, dan tentunya juga cara tes produk. Hitung dan buat perkiraan umur produk terlebih dahulu lalu lakukan konfirmasi dengan tes stabilitas produk.

Sebelum produk diluncurkan, setiap produk harus melalui tes stabilitas produk atau kesesuaian produk dan kemasan. Pengetesan dilakukan sesuai kondisi lokasi produk tersebut akan dipasarkan dengan durasi lebih lama dari umur yang dijamin. Umur produk akan dinyatakan dengan tulisan “sebaiknya digunakan sebelum”, “exp.date”, atau tanggal kadaluwarsa.

Tips untuk UMKM: Harus lebih memperhatikan pemilihan material kemasan. Bentuk dan ukuran terbatas dengan yang ada di pasar karena jumlahnya tidak terlalu banyak. Oleh karena itu tidak memungkinkan membuat bentuk, ukuran, dan juga struktur kemasan yang khusus. Cara mengemasnya harus higenis, minimalkan udara/oksigen dalam kemasan. Kemasan harus menarik dengan desain grafis, pemilihan warna, dan bentuk tulisan.

Cara Menggunakan Produk

Kenyamanan dan kepraktisan konsumen dalam menggunakan produk amatlah penting, bagaimana cara konsumen menggunakan produk tersebut? Cukupkah dituangkan ataukah memerlukan alat bantu (corong, sendo, garpu, dan lainnya)? Lalu apakah memungkinkan dijadikan satu dengan desain kemasan Anda?

Sebagai contoh, es krim yang dikemas dengan sendok di dalamnya atau dengan detergen akan dilengkapi dengan sendok penakar. Anda akan makan es krim, sendoknya sudah tersedia di bagian dalam penutup sehingga menjadi mudah dan nyaman. Begitupun sendok penakar pada bubuk deterjen juga berfungsi memberikan kepraktisan dan kenyamanan untuk konsumen. Sendok ini memiliki fungsi untuk menakar kebutuhan detergen agar konsumen tidak menggunakan bubuk detergen secara berlebih.

Konsumsi dan Frekuansi Penggunaan Produk

Pada umumnya setiap perusahaan mempunyai data mengenai besar kecilnya yang dibutuhkan konsumen dalam setiap penggunaan produk. Biasanya perusahaan UKM, UMKM, dan IKM hanyalah mencontoh kondisi pasar. Wajar, asalkan produk yang ditiru tepat dan selalu melakukan perbandingan lagi pada waktu tertentu. Jika perusahaan besar yang sudah memiliki nama membuat ukuran per kemasan berdasarkan penelitian konsumsi konsumen.

Target Konsumen

Sebagai pemilik merek, Anda perlu memikirkan target konsumen Anda berdasarkan usia konsumen (anak-anak, remaja, dewasa, wanita, pria, ibu rumah tangga, atau laki-laki), perkiraan penghasilan konsumen, demografi (sebaran konsumen, di sekitar lokasi Anda hanya di Jawa, nasional, ekspor, dan lainnya. Jadi jika disimpulkan ada empat hal yang sebaiknya Anda pikirkan untuk target konsumen: siapa yang menjual, produk yang dijual, kepada siapa produk dijual, apa saja kebiasaan konsumen saat menggunakan produk tersebut atau produk sejenisnya.

Pahami Pelanggan Anda

Pelanggan yang dimaksud adalah toko yang mencakup toko tradisional, toko modern, serta toko online. Produsen harus lebih mengenali kebutuhan pelanggan, kecuali jika Anda memang memasarkan langsung ke konsumen. Anda juga harus mengenal perilaku konsumen yang berkunjung ke toko tersebut.

Menarik untuk toko onlins, foto-foto produk Anda, keterangan penggunaan, dan juga promosi dilakukan secara digital. Jadi semua foto dan video digital yang diunggah juga harus memiliki kualitas bagus. Selain itu juga harus mencari toko online yang banyak dikunjungi konsumen.

Mesin Pengemas dan Fasilitas Produksi

Pada saat akan memilih desain kemasan, maka Anda sudah harus mengetahui fasilitas produksi yang diperlukan. Fasilitas produksi harus disiapkan sesuai dengan peraturan yang berlaku baik produksi sendiri maupun menggunakan pihak ketiga/alih daya/outsourcing.

Tentukan Struktur Material, Ukuran, dan Bentuk

Pemilihan struktur material yang akan digunakan menjadi hal yang amat penting. Hal penting lainnya adalah pemilihan pemasok yang tepat, harga, serta waktu yang diperlukan untuk mengirimkan material mulai dari tahap pengembangan hingga produksi.

Dan inilah beberaapa kinerja penting yang diperlukan untuk kemasan fleksibel.

  • Sifat barrier: mencegah oksigen, air, sinar, bau/flavor atau minyak/grease masuk atau keluar dari kemasan. Sifar barrier diukur dengan mengukur kadar oksigen atau uap air yang menembus material kemasan dan dimasukkan ke spesifikasi.
  • Permeabilitas yang terbatas: memperbolehkan oksigen atau karbondioksida menembus kemasan dengan kalkulasi kecepatan terhadap umur produk. Permebilitas terhadap oksigen, karbondioksida, dan juga water vapor, serta aroma diukur terlebih dahulu lalu dimasukkan ke spesifikasi.
  • Tanggung, kuat, dan tahan terhadap gangguan: mencegah kerusakan pada material kemasan dan produk yang dikemas saat pengiriman serta penyimpanan. Yang termasuk dalam hal ini adalah kekuatan robek, kekuatan menahan tusukan/puncture resistance, kekuatan menahan hentakan dan beban, serta keuletan/toughness.
  • Kemudahan pengelasan/sealability: sifat ini amat penting terutama untuk produk yang dikemas pada mesin yang bekerja dengan kecepatan tinggi untuk mencegah kegagalan pengelasan.
  • Kemudahan dijalankan mesin/machinability: memberikan kemudahan kemasan berupa film untuk dijalankan di mesin pengemas otomatis dengan kecepatan tinggi. Kemudahan yang dijalankan di mesin pengemas otomatis dengan kecepatan tinggi.
  • Ekonomis dan menarik konsumen: kemasan harus ekonomis tanpa mengorbankan fungsi dan kualitas. Sejak awal proses pengembangan Anda sudah harus mempertimbangkan bahan dan ukuran yang paling optimal. Tujuannya agar biaya kemasan dapat diminimalkan sekaligus menarik konsumen.

Pahami Logistik dan Proses Rantai Pasokan/Supply Chain

Mata rantai pasokan dimulai dari penanganan bahan kemasan dan produk jadi, penyimpanan, serta distribusi sampai digunakan oleh konsumen. Penanganan atau handling ini dapat dilakukan secara manual atau menggunakan alat seperti hand palet dan forklift. Setiap alat mempunyai kemampuan dan keterbatasannya masing-masing.

Selalu Penuhi Syarat SHE (Aman, Sehat, dan Ramah Lingkungan)

Beberapa hal yang harus dipikirkan mengenai hal keamanan dan kesehatan konsumen serta perlindungan terhadap lingkungan.

  • Kemasan harus mengikuti aturan yang berlaku di negara tempat produk dipasarkan, baik aturan daur ulang maupun aturan lainnya seperti material kemasan yang harus ramah lingkungan.
  • Yakinkan semua emasan sesuai dengan aturan yang berlaku dan dapat diverifikasi sesuai dengan persyaratan.
  • Kemasan yang digunakan harus dapat dikonfirmasi dan diverifikasi oleh produsen pemilik merek dengan melakukan analisis yang tepat dalam keseluruhan/pemilik merek dengan melakukan analisis yang tepat dalam keseluruhan rantai pasokan kemasan.
  • Menjamin keamanan konsumen dalam menggunakan kemasan dan produk tersebut.

Lakukan Tes

Anda perlu melakukan pengetesan ini untuk mencegah terjadinya masalah saat produk sudah dipasarkan. Tujuannya adalah mengecek kecocokan kemasan dengan produknya, mengetahui umur produk yang diharapkan, dan mengetahui ketahanan produk di lokasi yang dipasarkan.

Baca Selanjutnya: Unsur Utama Desain Kemasan: Warna, Grafis, dan Teks

Suatu desain kemasan sukses, dihasilkan dari kerja sama tim, mulai dari pemasok bahan, converter dan pemilik merek, design agency, hingga distributor.

Source: Source: Julianti, Sri. 2017. A Practical Guide to Flexible Packaging Material, Teknologi, dan Aplikasi

 

 

Penulis: Setya

pembelajar penyuka seni, juga literasi

Tinggalkan Balasan