Jangan Gaspol! Tips Makan Daging Idul Adha Biar Gak Kolesterol

idul adha, idul kurban, idul qurban, cara menjaga kolesterol, cara menjaga berat badan, cara menghindari kolesterol, cara menghindari obesitas

idul adha, idul kurban, idul qurban, cara menjaga kolesterol, cara menjaga berat badan, cara menghindari kolesterol, cara menghindari obesitas

Sebentar lagi kita akan merayakan Idul Adha. Selain ibadah kurban, tentu hari raya ini identik dengan makan-makan hidangan dari olahan daging. Nasi kebuli, sate kambing, kari sapi, dan tongseng daging adalah empat makanan yang paling biasa dibuat saat Idul Adha. Namun, Anda tetap perlu menjaga pola makan ya agar tidak terserang penyakit akibat kolesterol yang tinggi.

Makan daging kurban saat Idul Adha memang sangat berpotensi meningkatkan kolesterol dan berat badan. Pasalnya, daging sapi dan kambing mengandung lemak jenuh yang tinggi. Oleh karenanya, perlu untuk berhati-hati.

Melansir dari Sindonews, berikut beberapa tips agar kita bisa menjaga kolesterol dan berat badan selama Idul Adha.

Baca Juga: Budaya Makan Rendang Saat Idul Qurban

 

Pilih Bagian Daging dengan Kandungan Sedikit Lemak

idul adha, idul kurban, idul qurban, cara menjaga kolesterol, cara menjaga berat badan, cara menghindari kolesterol, cara menghindari obesitas

Bagian lemak adalah salah satu bagian favorit sebab kaya akan rasa. Beberapa warung makan bahkan menyediakan menu khusus yang isinya lemak hewan yang digoreng renyah. Sebut saja hidangan kronyos yang banyak dijual di warung sate klatak di Yogyakarta. Sayangnya, mengonsumsi lemak terlalu banyak akan berdampak negatif ke tubuh.

Oleh sebab itu, saat Idul Adha ada baiknya untuk memilih bagian daging yang mengandung sedikit lemak atau bisa juga membuang lemak yang menempel di daging yang sudah diolah. Hindari juga mengonsumsi bagian jeroan, karena mengandung tinggi lemak dan kolesterol.

Makan Secukupnya

idul adha, idul kurban, idul qurban, cara menjaga kolesterol, cara menjaga berat badan, cara menghindari kolesterol, cara menghindari obesitas

Jika banyak mendapat daging, tentu kita akan merasa sayang jika hanya disimpan berbulan-bulan di kulkas hingga tidak layak konsumsi. Akhirnya, kita mencoba menghabiskannya dalam waktu singkat. Akibatnya, makan jadi lebih banyak dengan menu daging saja. Hal ini dapat menyebabkan berat badan naik dengan cepat dan bisa menyebabkan kolesterol naik.

Ada baiknya Anda memperhatikan porsi atau jumlah daging yang dikonsumsi. Terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi kalori atau tinggi lemak juga akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada pencernaan yang umum terjadi pada hari raya, seperti refluks dan dispepsia.

Konsumsi Cukup Serat dari Buah/Sayuran

idul adha, idul kurban, idul qurban, cara menjaga kolesterol, cara menjaga berat badan, cara menghindari kolesterol, cara menghindari obesitas

Buah dan sayuran adalah sumber serat yang memiliki manfaat positif untuk kadar kolesterol. Konsumsi diet tinggi serat dapat menurunkan kolesterol hingga 10%.

Kandungan serat dapat mengikat kolesterol yang ada di pencernaan dan mengeluarkannya bersama dengan feses. Konsumsi serat juga dapat membantu mengontrol berat badan, karena serat memberikan rasa kenyang, dan akan difermentasi oleh bakteri pencernaan, membentuk asam lemak rantai pendek yang dapat meningkatkan pembakaran lemak serta mengurangi penyimpanan lemak.

Baca Juga: Buat Sate Kambing yang Empuk dan Tidak Bau

*****

Itulah tiga tips saat mengonsumsi daging kurban agar kita terhindar dari berat badan dan kolesterol yang naik.

Ngomong-ngomong soal persiapan Idul Adha, sudah siap dengan bumbu dan bahan untuk mengolah dagingnya belum? Jika belum, ayo segera belanja. Namun, biasanya pusat perbelanjaan akan ramai pengunjung jelang hari raya. Hal ini dapat membuat kita tidak nyaman atau antrean di kasir dapat mengekor panjang.

Oleh sebab itu, pilih cara belanja praktis saja! Yakni pakai Titipku. Lewat Titipku, Anda bisa belanja dari rumah. Nantinya, semua belanjaanmu akan diproses dan diantarkan oleh Jatiper yang super kece.

Ayo download Titipku sekarang di Google Playstore atau Apple Appstore!

Tinggalkan Balasan