Warren Buffett Rupanya Melakukan 3 Kebiasan Ini, Makanya Jadi Miliarder

Titipku.com – Salah seorang pria terkaya di dunia, Warren Buffet namanya. Ia merupakan pria yang pernah jelajahi Omaha sembari jualan botol Coca Cola saat berusia 7 tahun. Saat ini ia mempunyai Berhire Hathaway dan memiliki asset senilai US$ 525 miliar. Atau setara dengan Rp. 6.825 triliun.

Banyak masyarakat dunia yang menjadikan sosok Buffett sebagai inspirasi untuk mencapai kesuksesan. Lalu, apa saja dimiliki Buffett yang bisa kita terapkan dalam hidup kita? Salah satunya mempunyai kebiasaan hebat secara konsisten yang membuat siapapun bisa mencapai posisinya saat ini. Apa sajakah rahasianya?

Warren Buffet Tak Pernah Berhenti Belajar

Salah satu pemimpin Berkshire yakni Charlie Munger pernah mengungkap rahasia sukses seorang Buffett dalam surat tahunan ke 50 kepada pemegang saham Berkshire Hathaway. Salah satu yang ia ungkapkan yakni Buffett berhasil menemukan bakatnya dan juga fokus kepada hal hingga kemampuannya semakin bertambah dan semakin tajam.

Buffett menjelaskan bahwa ia selalu menggunakan banyak waktu untuk dihabiskan dengan duduk dan berpikir. Ia lakukan hampir setiap hari. Hal ini sangat tidak biasa pada bisnis Amerika. Ia melakukannya karena ia menyukai kehidupan semacam itu.

Kesabaran Adalah Kunci Waren Buffet

Kemajuan teknologi membuat semua menjadi serba cepat sehingga sulit untuk diikuti. Namun, tahukah Anda jika Buffett kerap dikagumi karena karakternya penuh dengan kesabaran. Tahun 2003 ia pernah mengungkapkan bahwa ia membeli sejumlah saham Wells Fargo tahun lalu. Di sisi lain, di antara enam kepemilikan besar perusahaan ia akhirnya mengubah posisi di Coca Cola tahun 1994, Amerika Express tahun 1998, Gillette pada tahun 1998, Washington Post 1973 serta Moody’s di 200. Para Broker tidak mencintainya.

Tahun 2010, ia menyataka bahwa ia akan membutuhkan performa yang baik dari bisnis saat ini serta akuisisi besar. ia dan tim telah bersiap. Senjata gajahnya telah diisi dan katanya jarinya sudah gatal menarik pelatuknya.

Pernyataan tersebut muncul saat Buffett berencana membeli bisnis dengan nilai 10 miliat dollar AS. Untuk emndapatkan deal tersebut ia bersedia menunggu hingga kesempatan yang ia tunggu datang dengan sendirinya.

Jangan Pernah Ragu Memberikan Pujian

Warren Buffett dikenal sebagai tokoh yang tidak pernah ragu dalam melempar pujian untuk orang-orang disekelilingnya. Tahun 2009, ia memuji Ajit Jain yang menjadi kepala Bershire Hathaway Reinsurance yang sering di prediksi sebagai kandidat yang akan menggantikan Buffett di Berkshire. Ia menjelaskan apabila Charlie, Ajit, dan dirinya berada di kapal bocor dan orang diberikan kesempatan menyelamatkan satu orang, selamatkan Ajit.

Tahun 2005 ia juga pernah melempar pujian kepada Tony Nicely. “Pujian untuk Geico dan CEO briliannya, Tony Nicely untuk hasil yang mengagumkan pada sector asuransi. Tahun lalu, Geico berhasil meningkatkan pangsa pasar, laba tinggi juga memperkuat brand. Jika Anda memiliki putra atau cucu yang baru lahir, maka namakan ia Tony.”Terang Buffeet.

Buffeet menyadari bahwa dirinya bekerja dengan orang lain yang sama penting untuk dirinya sendiri. Oleh karena itu dimanapun ia berada, ia selalu berupaya untuk meluagkan waktu dan mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang membantunya meraih kesuksesan.

Setiap orang kecil berhak menjadi orang besar. berawal dari hal kecil, Titipku ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia menjadi agen transformasi digital modern dalam perkembangan dunia bisnis. Bisa jadi pengusaha seperti Jelajah, Penjual,

Sumber: http://www.pandagila.com/kebiasaan-warren-buffett-miliarder-dunia/

 

Penulis: Setya

pembelajar penyuka seni, juga literasi

Tinggalkan Balasan