Anjuran Minum Sambil Duduk, Inilah 7 Alasannya! – Jasa Titip Jogja

Titipku.com – Banyak rekomendasi atau saran agar bisa minum air putih banyak untuk kesehatan. Akan tetapi jika cara kita salah saat minum air putih maka bisa berdampak buruk juga bagi kesehatan.

Dikutip dari tribunnews.com/kesehatan, berdasarkan suatu kajian kesehatan akupuntur yang diadakan salah satu ahli akupuntur, membuktikan bahwa air minum yang masuk dengan cara minum sambil duduk lebih baik dibandingkan dengan minum dengan cara berdiri.

Alasannya adalah air putih yang kita minum sambil duduk akan disaring oleh sfringer. Apa itu sfringer? Sfringer merupakan suatu unsur maskuler (berotot) yang bisa membuka (oleh karena itu air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal tersebut.

Namun sebaliknya jika kita minum air putih dengan cara berdiri, yang terjadi adalah air minum masuk tanpa disaring lagi. Air itu bisa langsung menuju kandung kemih. Nah saat menuju kandung kemih, maka pengendapan akan terjadi di saluran ureter.

Apalagi banyak limbah-limbah yang meyisa di ureter maka hal ini bisa menyebabkan Kristal ginjal. Yaitu salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing adalah penyebabnya.

Untuk mengatasinya maka biasakan minum sambil duduk. Dan juga banyak minum air putih namun jangan kebablassan dan jangan terburu-buru.

Lalu lebih detailnya, vemale.com juga membagikan 7 alasan harus minum sambil duduk.

  1. Berisiko Terkena Artritis

Hanya minum sambil berdiri saja bisa menyebabkan artritis? Karena nyatanya minum air sambil berdiri biisa menggangu keseimbangan cairan dalam tubuh. Akibatnya akan terjadi penumpukan cairan di sendi-sendi tubuh dan menyebabkan artritis.

Atritis merupakan peradangan pada satu atau lebih persendian yang juga disertai dengan rasa sakit, kebengkakan, kekakuan, dan keterbatasan bergerak.

  1. Mengganggu Sistem Pencernaan

Minum air sembari berdiri, air akan mengalir melalui usus dan menyiprat ke dinding perut. Cipratan ini bisa mengakibatkan kerusakan sistem pencernaan dalam jangka panjang karena merusak dinding perut dan juga saluran pencernaan.

Sementara kalau minum sambil duduk, otot dan sistem saraf dalam kondisi rileks dan membuat cairan yang diminum bisa cepat dicerna dengan baik bersama makanan lainnya.

  1. Haus Susah Hilang

Ternyata haus bakal susah hilang jika minum air putih sembari berdiri. Malah rasanya haus tidak akan hilang-hilang. Jadi ada baiknya minum sambil duduk dan menysap air minum sedikit demi sedikit.

  1. Ginjal Tidak Bisa Menyaring Air Dengan Baik

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, minum sembari berdiri membuat proses penyaringan yang dilakukan ginjal tidak optimal. Bahkan kotoran bisa menumpuk di ginjal dan kandung kemih yang menyebabkan gangguan saluran kemih. Dalam jangka panjang bisa membuat kerusakan permanen di ginjal.

  1. Tak Bisa Mengencerkan Kadar Asam Di Dalam Tubuh

Air memang sebaiknya diminum sedikit dan perlahan-lahan sambil duduk. Dengan demikian air bisa bantu mengencerkan kadar asam di dalam tubuh yang disesuaikan dengan proporsi air yang dibutuhkan tubuh.

  1. Menyebabkan Ulser dan Heartburn

Minum air sambil berdiri akan mengalir dan menciprat ke area kerongkongan bagian bawah dengan cukup keras. bisa mengganggu sfingter (kumpulan serabut otot yang berbetuk cincin yang bekerja untuk menutup jalur atau pembukaan alamiah pada tubuh) serta bisa menimbulkan sensasi terbakar di kerongkongan karena zat asam di perut naik ke atas.

  1. Saraf-Saraf Mengang Kalau Minum Sambil Berdiri

Disadari atau tidak, saraf tubuh bisa menegang saat kita minum dalam keadaan berdiri. Namun sebaliknya, saat minum sambil duduk maka sistem parasimpatetik akan terkondisikan lebih rileks. Sehingga saraf tak akan menjadi tegang. Proses penyerapan air minum dan pencernaan juga bisa berjalan dengan lebih baik.

Demikian tadi tips dan alasan minum sambil duduk! Mulai biasakan yuk!

Penulis: Setya

pembelajar penyuka seni, juga literasi

Tinggalkan Balasan