Hampir 50% UKM Akan Beli Asuransi Online Tahun 2022

www.titipku.com – Survey dari 2.100 usaha kecil menengah (UKM) dari sejumlah 14 negara di Amerika, Asia, dan Eropa memberi kesimpulan bahwa semakin banyak usaha kecil yang ingin berinteraksi dengan penyedia jasa asuransi secara online. 36% diantara jumlah tersebut menrutukan rencana untuk membeli asuransi online dalam waktu dekat. Sementara 48% persen berencana membeli asuransi secara online dalam kurun waktu lima tahun mendatang.

Sebagaimana yang dijelaskan oleh EMEA insurance leader PwC Strategy Gero Matousheck, bahwa hasil survey tersebut menunjukkan adanya kemungkinan bahwa pasar asuransi untuk UKM (Usaha Kecil Menengah) akan berubah total untuk mengikuti transformasi digital. Yang mana transformasi digital sedang terjadi di bidang asuransi perlindungan diri dalam waktu 10 tahun terakhir.

Image result for asuransi online
http://marketeers.com

Menurut Matousheck, industry asuransi perlu bertindak sekarang agar dapat memenuhi peningkatan permintaan dari UKM ini. Survey ini memberi petunjuk bahwa usaha-usaha kecil di Inggris merupakan paling fasih memahami teknologi di kalangan sesama UKM seluruh dunia. Terutama dalam hal berinteraksi dengan penyedia jasa asuransi secara online.

Survey dari sejumlah 43% usaha kecil di Inggris mengatakan telah membeli asuransi secara online, daripada rata-rata 24% usaha kecil lainnya secara global.

Baca Juga : TERNYATA INI RAHASIA SUKSES BILL GATES

Ada Dua Peluang yang Harus Ditanggapi

Dua peluang yang harus ditanggapi adalah pertama, menjembatani kesenjangan digital dalam komunikasi dan pelaksanaan dan yang kedua menjembatani kesenjangan pada segmen yang nampaknya kurang diperhatikan selama ini.

Tidak ada satu solusi yang cocok untuk seluruh perusahaan. Akan diperlukan jawaban-jawaban yang sifatknya spesifik pasar dan spesifik asuransi terhadap kebutuhan nasabah. Hampir sama dengan pengalaman di sector retail, satu pilihannya adalah meningkatkan layanan yang ada saat ini untuk menjadi penawaran multijalur sesungguhnya dengan memberi dukungan penjualan yang ada dan komunikasi dengan jalur-jalur digital.

Adapun peluang guna membangun penawaran asuransi digital mengalami peningkatan yang benar-benar baru. Matousheck juga menyampaikan hasil kajiian tersebut bahwa asuransi digital sesuangguhnya ialah sebuah peluang. Tujuan keseluruhan memberi pemikiran ulang produk dan jasa yang ditawarkan serta menyesuaikan model operasional agar dapat mengambil manfaat penuh dari peluang tersebut.

Yuk jangan siakan kesempatan ini di masa mendatang untuk Anda yang ingin berbisnis UKM. Gabung bersama titipku untuk UKM Indonesia yang lebih baik. 🙂

Sumber: www.liputan6.com

Penulis: Setya

pembelajar penyuka seni, juga literasi

Tinggalkan Balasan