Lebaran 2022 Boleh Halal bi Halal, Tapi Harus Begini

halal bi halal, halal bihalal, silaturahmi, lebaran, idul fitri, lebaran 2022, idul fitri 2022, prokes, protokol kesehatan
halal bi halal, halal bihalal, silaturahmi, lebaran, idul fitri, lebaran 2022, idul fitri 2022, prokes, protokol kesehatan
Sumber: Mommies Daily

Usai Pemerintah Republik Indonesia membuka gerbang mudik Lebaran 2022, Pemerintah juga memperbolehkan warga melakukan halal bi halal.

Melansir dari Detik Health, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartanto, mengatakan bahwa kegiatan halal bi halal boleh dilakukan asal mematuhi protokol kesehatan. Salah satu protokol kesehatan yang diterapkan adalah dengan tidak makan dan minum di tempat.

Lebih lanjut, Airlangga mengimbau bahwa warga harus menjaga jarak jika acara makan-minum saat halal bi halal tetap harus dilakukan. “Pandemi COVID-19 belum berakhir. Oleh karena itu kita harus waspada,” ungkap Airlangga.

Selain menjaga jarak dan menghindari acara makan-minum, ada protokol lain apa saja ya yang harus diperhatikan dan dipraktikkan saat halal bi halal Lebaran 2022 ini? Melansir dari Alodokter.com, berikut sejumlah hal yang perlu kita perhatikan.

Baca Juga: Resep Aneka Kue Kastengel untuk Sajian Lebaran

 

  1. Lakukan Zakat Fitrah via Transfer

Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dibayarkan pada bulan Ramadan. Zakat ini ditunaikan sejak awal puasa dan paling lambat dilakukan sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.

Guna mengurangi terjadinya kontak fisik dan tatap muka, pembayaran zakat bisa dilakukan melalui transfer bank atau e-money. Berdasarkan ketetapan Badan Amil Zakat Nasional, nilai zakat fitrah setara dengan uang sebesar Rp40.000 per orang.

Tak hanya zakat fitrah. Ada baiknya jika budaya bagi-bagi uang kepada anak kecil dan saudara saat halal bi halal lebaran juga dilakukan secara transfer. Pasalnya, uang adalah medium perpindahan kuman dan virus yang cukup baik.

Dengan menghindari banyaknya perpindahan uang dari satu tangan ke tangan yang lain, kita sudah melakukan pencegahan penyebaran virus COVID-19 selama Lebaran.

  1. Belanja Baju Baru dan Bahan Masakan Lebaran Secara Online

Anda tetap bisa memakai pakaian baru saat Lebaran dengan berbelanja online. Melalui cara ini, Anda tidak perlu keluar rumah dan berdesak-desakan di tempat belanja dengan banyak orang yang justru bisa meningkatkan penularan virus Corona.

Tak hanya soal membeli baju lebaran, ada baiknya Anda juga berbelanja kue Lebaran maupun bahan opor ayam/ketupat dari rumah saja. Saat ini, banyak aplikasi belanja online untuk kebutuhan harian, salah satunya adalah Titipku.

Titipku adalah aplikasi belanja terbaik yang memungkinkan Anda belanja kebutuhan pokok dan aneka jajanan dari pasar maupun supermarket terdekat.

Saat ini, Titipku sudah hadir di lebih dari 120 pasar di wilayah Jabodetabek, dan tentunya akan terus mengusahakan untuk hadir di pasar lain maupun hadir di area lain.

Bagi Anda yang ingin menitipkan belanjaan ke Titipku, Anda bisa download aplikasinya di Google Playstore ataupun Apple Appstore.

  1. Menerapkan Pola Makan Sehat

Jangan lupa untuk tetap menerapkan pola makan yang sehat dengan menu makanan bergizi seimbang selama Lebaran.

Kadang kita kalap makan banyak saat Lebaran. Hal ini wajar, mengingat banyak hidangan lezat yang tersedia selama Lebaran. Anda tak mungkin melewatkan sepiring opor panas ataupun nasi kebuli yang terasa lebih spesial dimakan bersama keluarga saat Lebaran, kan?

Meski demikian, Anda tetap harus mengimbanginya dengan makan buah segar atau sayuran. Bagaimanapun juga, kesehatan Anda tetap harus terjaga.

Supaya: tahun depan Anda masih bisa merayakan Lebaran dengan penuh sukacita dan badan yang sehat.

Baca Juga: Lebaran di Masa Pandemi (Lagi), Rayakan dengan Cara Ini

Tinggalkan Balasan