Pengeluaran yang Sebaiknya Disiapkan Jelang Lebaran

berhemat di bulan ramadan, berhemat di bulan ramadhan, menabung di bulan ramadan, menabung di bulan ramadhan, menabung, menyisihkan, uang, rezeki, pengeluaran, kebutuhan, biaya lebaran, pengeluaran lebaran, lebaran

berhemat di bulan ramadan, berhemat di bulan ramadhan, menabung di bulan ramadan, menabung di bulan ramadhan, menabung, menyisihkan, uang, rezeki, pengeluaran, kebutuhan, biaya lebaran, pengeluaran lebaran, lebaran

Hari Raya Idul Fitri bisa dibilang menjadi hari raya terbesar di Indonesia. Hal ini tak lepas dari fakta bahwa Indonesia adalah negara dengan masyarakat pengaut Islam terbesar di dunia. Layaknya sebuah perayaan, maka perlu adanya pengeluaran. Semakin besar pengeluaran itu, semakin banyak juga biaya yang harus disiapkan. Dan di hari Lebaran ini, setidaknya ada beberapa kebutuhan yang perlu disiapkan biayanya.

Dilansir Cermati.com, berikut beberapa pengeluaran yang sebaiknya Anda siapkan jelang Lebaran.

  • Zakat (Amal)

Zakat merupakan suatu kewajiban bagi umat Islam. Sebaiknya biaya zakat sudah disiapkan sebelum Lebaran tiba. Alokasikan hitungan pos dana untuk zakat amal, zakat profesi dan tentu saja zakat fitrah yang merupakan kewajiban. Lakukan hitungan setidaknya seminggu sebelum Lebaran tiba, dan usahakan untuk mencatat sebaik mungkin pengeluaran ini agar tidak terlupa.

Jika ingin praktis, perhitungan zakat bisa dilakukan dengan kalkulator zakat yang bisa Anda akses secara online. Lalu tentukan zakat apa saja yang akan Anda bayarkan, kapan mau dibayarkan dan cara pembayaran secara online atau offline? Yang terpenting, persiapkan dana zakat dengan baik.

  • Mudik

Mudik menjadi kegiatan khas yang dilakukan saat Lebaran tiba. Selain senang bertemu keluarga dan sanak saudara jauh, ketika mudik finansial menjadi hal yang juga harus dipertimbangkan. Mulai dari biaya transportasi, makan, oleh-oleh selama mudik. Faktanya mudik membuat pengeluaran meningkat tajam apalagi harga transportasi mudik yang naik.

Untungnya, tahun ini pemerintah mencanangkan larangan mudik untuk memutus rantai penyebaran COVID-19. Dengan mentaati kebijakan ini, pengeluaran mudik bisa ditekan. Sebagai gantinya, cukup kirimkan saja paket parcel ke kampung halaman.

Bicara soal parcel, kini sudah banyak aplikasi belanja online yang menyediakan paket parcel lebaran. Dengan berbelanja di aplikasi tersebut, kita tak perlu repot mengurusi pengiriman lagi. Kita cukup tuliskan alamat pengiriman saat memesan, dan nanti biar kurir dari aplikasi tersebut yang mengirimkan ke kampung halaman.

Salah satu aplikasi yang menyediakan parcel lebaran adalah Titipku. Di aplikasi ini, tersedia banyak pilihan parcel dengan berbagai harga. Sesuaikan saja dengan biaya yang disiapkan, atur pengirimannya, dan tinggal tunggu Jatiper Titipku memproses kiriman tersebut.

Jika ingin memesan parcel, bisa download Titipku dengan klik di sini. Usai download aplikasi Titipku, silakan membuat akun di Titipku. Terakhir, cari toko tempat menjual parcel dengan menuliskan “Parcel Ramadan” di kotak pencarian. Terakhir, selamat memilih parcel yang sesuai dengan keinginan. checkout, gunakan promo diskon ongkir yang tersedia di bagian kupon, bayar, dan tinggal tunggu parcel diantar 3 hari setelah pemesanan.

  • Pakaian Baru

Sudah menjadi tradisi di Indonesia untuk membeli baju baru ketika merayakan Lebaran. Itulah sebabnya banyak pusat perbelanjaan memberikan diskon besar dan promo mulai dari baju, celana, sepatu, dan juga aksesoris. Memang patut diakui bahwa tawaran-tawaran tersebut cukup menggiurkan, namun jangan sampai Anda mengeluarkan uang terlalu berlebihan hanya untuk pakaian baru.

Sebaiknya, tentukan biaya untuk membeli pakaian baru. Ingat maksimalkan semua tawaran promo dan diskon yang ada saat berbelanja pakaian. Tetapi, usahakan juga untuk tidak gelap mata dan tergiur oleh diskon justru membuat boros.

  • Biaya Makanan Lebaran

Menyediakan kue Lebaran dan minuman untuk tamu yang datang bersilaturahmi adalah hal yang wajib dipersiapkan. Akan tetapi, karena masih dalam suasana pandemi, sepertinya pengeluaran ini bisa cukup banyak berkurang. Jika ingin lebih hemat lagi, buatlah kue dan minuman sendiri.

  • Biaya Pengganti Pembantu Rumah Tangga

Ketika Lebaran tiba, hampir semua pembantu rumah tangga juga akan pulang kampung untuk merayakannya. Bagi yang tidak terbiasa akan merasa kerepotan mengurus keperluan rumah tangga, sehingga dibutuhkan untuk menyewa pembantu rumah tangga pengganti atau sekadar jasa pembersihan rumah.

Untuk bisa hemat, maka satu-satunya solusi adalah satu keluarga bergotong royong membersihkan rumah bersama. Akan tetapi, jika memang merepotkan dan ada kesibukan, maka silakan melakukan survei beberapa jasa yang tersedia. Pilihlah jasa dengan harga yang murah namun dengan pelayanan yang baik.

  • Dana Darurat dalam Bentuk Tunai

Biaya yang tak kalah penting untuk disiapkan adalah dana darurat. Siapkanlah dana darurat dalam bentuk uang tunai. Dengan membawa uang tunai, Anda tak perlu bolak balik pergi ke ATM jika ada keperluan mendadak.

Ingat juga bahwa beberapa bank selama Lebaran akan tutup, sehingga semua penarikan dana dilarikan ke ATM. Pilihan yang akan diterima ketika tidak menyiapkan dana darurat dalam bentuk tunai adalah: (1) ATM yang didatangi kehabisan uang, atau (2) harus mengantre panjang untuk menarik uang.

  • Pasca Lebaran

Biaya lain yang harus disiapkan adalah biaya pasca Lebaran. Perayaan Lebaran biasanya akan berlangsung selama beberapa hari. Jika ditambah acara mudik, maka bisa dipastikan akan lebih lama. Selama perayaan juga terkadang kita kalap dan tidak peduli dengan pengeluaran. Ujung-ujungnya, kita tidak sadar kalau uang gajian sudah menipis, sedangkan masih ada beberapa hari jelang gajian berikutnya.

Hari biasa pasca Lebaran juga membutuhkan pengeluaran, sehingga perlu disiapkan juga uangnya. Jangan sampai setelah merayakan Lebaran dengan meriah, kita harus seperti anak kost di akhir bulan yang hanya makan seadanya dengan biaya sangat terbatas.

Tinggalkan Balasan