Rawat Produk Bambu dengan Cara Ini Agar Awet!

Titipku-Bambu, tanaman ini bukan tanaman yang asing di Indonesia. Sebab tanaman yang identik dengan makanan hewan imut panda ini sering dijadikan sebagai produk kerajinan yang bermanfaat.

Bambu sering di sulap menjadi produk furniture seperti meja dan kursi, kerajinan seperti hiasan ruangan, bahkan juga dapat digunakan sebagai bangunan rumah.

Di pulau Dewata Bali, bahan bambu bahkan juga dijadikan sebagai tas fashion yang cukup mendunia. Tas bambu sempat mengalami trending topik setelah digunakan beberapa artis atau fashion blogger terkenal loh.

www.cosmopolitan.co.id

Foto di atas merupakan satu diantara tas bambu yang lagi naik daun. Melalui cosmopolitan.co.id tas ini dijuluki “the it-bag” karena popularitasnya di media sosial dan dipakai oleh para fashion blogger dan selebriti dunia. 

Cult Gaia berasal dari Los Angeles, Amerika Serikat yang didirikan oleh Jasmin Larian sejak tahun 2013. Boho-chic brand ini disebut-sebut ingin membangkitkan tren tas keranjang yang sempat populer di era 60-70an. 

Jasmin Larian menyatakan tas ini sempat menganggur dua tahun lamanya, loh! Tapi terbukti, kini tas bernama Ark bag ini menjadi  incaran dan favorit para pencinta mode.

Nah tapi bagi kamu pecinta produk bambu, kamu perlu mengetahui cara merawat produk bambu juga loh! Supaya produk yang kamu beli bisa awet.

Menurut Sahabatbambu.com perawatan terhadap produk atau komponen bambu pada bangunan bambu sangatlah mudah. Sama seperti perawatan produk atau bahan kayu pada umumnya.

Tidak diperlukan perlakuan khusus agar bahan bambu awet dan tahan lama. Bambu sedapat mungkin harus terhindar dari kelembapan dan air untuk menjaga agar tidak terserang jamur.

Meskipun telah diawetkan jika terus menerus terpapar kelembapan, lama kelamaan bahan bambu akan cepat rusak dan lapuk.

Cara sederhana untuk menjaga agar tetap awet adalah dengan memberikan coating dapat berupa coating alami seperti resin atau dengan polesan produk jadi seperti vernis, propan dan lain sebagainya.

Untuk komponen bambu luar ruangan coating harus di lakukan lebih sering dan rutin untuk menjaga agar bambu terlindung dari resapan air dan cahaya matahari yang dapat menyebabkan retak dan pecah.

Dianjurkan sedikitnya 1 tahun sekali untuk memberikan coating khusus untuk outdoor pada produk bambu luar ruangan.

Itu dia gengs cara merawat produk bambu. Belum punya koleksi kerajinan bambu? Yuk coba intip di aplikasi Titipku.

Kamu bisa membeli berbagai macam produk kerajinan yang ada di seluruh nusantara. Tentu aja banyak banget varian produk yang bisa kamu temui.

Jangan ditunda deh, coba download dulu aplikasi Titipku disini.

Penulis: Setya

pembelajar penyuka seni, juga literasi

Tinggalkan Balasan