Tips Menakar Tingkat Kesegaran Buah dan Sayur

tingkat kesegaran, tingkat kesegaran sayur, tingkat kesegaran buah, kesegaran, kesegaran sayur, kesegaran buah, sayur segar, buah segar, sayur, buah, fruit, fruits, vegetable, vegetables

tingkat kesegaran, tingkat kesegaran sayur, tingkat kesegaran buah, kesegaran, kesegaran sayur, kesegaran buah, sayur segar, buah segar, sayur, buah, fruit, fruits, vegetable, vegetables

Setiap buah dan sayuran memiliki tanda-tanda soal tingkat kesegaran masing-masing. Satu hal yang penting untuk diingat adalah ketika memilih sayuran yang baik, Anda harus memanfaatkan ‘kepekaan’.

Apalagi jika Anda membelinya di pasar tradisional yang sangat ramai dikunjungi. Kadang Anda harus memilih dan membeli dalam waktu cepat. Bila Anda tidak tahu produk sayur atau buah mana yang baik, maka besar kemungkinan Anda akan salah membeli produk yang sudah tidak segar.

Memilih di pasar tradisional berbeda caranya dengan membeli sayur di supermarket. Ketika pergi ke supermarket, Anda akan menemukan banyak sayur dan buah yang segar karena memang sudah dipilih sebelumnya. Karena produknya pilihan, maka harganya pun lebih mahal. Berbeda dengan pasar, dengan varian harga lebih murah, kualitas produk juga beragam. Anda harus memilih sayuran dan buah dengan teliti supaya mendapatkan produk dengan tingkat kesegaran yang baik.

Melansir dari Souljournal.org, berikut tips-tips dalam memilih sayur dan buah dengan tingkat kesegaran yang baik.

 

  1. Melihat Warna Sayuran

Sayuran memiliki warna yang beragam sesuai dengan jenisnya. Dari warna sendiri sudah sangat terlihat apakah sayuran tersebut memiliki tingkat kesegaran yang baik atau tidak. Warna yang terang dan tajam menandakan kesegaran sayuran tersebut. Warna yang tajam juga memperlihatkan bahwa nutrisi serat vitamin dalam sayur masih tinggi. Walaupun nantinya tidak langsung dimasak, untuk beberapa hari ke depan sayur masih bisa digunakan.

Contohnya saja jagung, pilih yang masih memiliki warna kuning sekali. Atau memilih wortel yang masih berwarna orange menyala dan warna orange yang sedikit pucat menandakan wortel masih segar. Jangan beli wortel yang sudah berubah kecokelatan karena warna itu menandakan produk sudah tidak segar.

  1. Memperhatikan Teksturnya

Setelah warna Anda bisa memperlihatkan tekstur dari sayuran. Tekstur yang masih bagus biasanya tampak keras dan tak muncul keriput. Adanya keriput pada sayuran menandakan telah disimpan selama beberapa hari. Anda juga bisa memegang sejumlah sayur atau buah yang semestinya bertekstur keras. Jika buah atau sayur tersebut sudah terasa lembek, maka sudah tidak segar lagi.

Contoh tekstur yang sangat mudah dilihat adalah ketimun. Warnanya akan hijau pekat dan teksturnya keras tidak ada tanda-tanda keriput sama sekali. Bisa juga melihat dari sayur terong yang segar biasanya padat, artinya kandungan air di dalamnya masih tinggi.

  1. Daun Tidak Layu

Sayuran yang berdaun seperti bayam, sawi, kangkung dan lainnya paling mudah dilihat dari bagian daunnya. Jika daun tampak layu iya, maka bisa saja sayuran tersebut sudah lama. Ada beberapa alasan mengapa daun pada sayur tampak layu. Pertama karena sayur sudah disimpan terlalu lama atau tidak laku, kedua karena terkena panas. Sayuran berdaun yang terkena panas akan sangat cepat layu bahkan jika sayur tersebut dipetik pada pagi hari karena tingkat air lebih cepat menguap.

  1. Tak Perlu Takut dengan Ulat

Menemukan sayur yang berlubang? Tanda-tanda ulat memakan sayuran tersebut. Bagi kebanyakan orang pasti akan menghindari sayuran yang memiliki lubang. Padahal lubang tersebut menandakan bahwa penanaman sayur tidak menggunakan pestisida alias sayuran organik. Anda bisa memilih sayuran berdaun yang berlubang, tapi perhatikan juga sayur tersebut tidak memiliki lubang terlalu banyak.

Tips ini hanya berlaku jika Anda mencari sayuran berdaun tetapi tidak disarankan ketika mencari sayuran buah atau umbi-umbian seperti kentang dan wortel. Sebab, jika buah atau umbi sudah berlubang, mereka akan cepat membusuk dan terjangkit bakteri.

  1. Sayur Masih dalam Keadaan Utuh

Pernahkah Anda memperhatikan keutuhan sayur yang dibeli? Utuh dalam artian belum dibersihkan, misalnya saja wortel yang masih memiliki batang daun atau selada yang masih memiliki akar. Sayur juga sebaiknya tidak boleh dicuci oleh pedagang karena air akan memberikan kontaminasi sehingga sayuran mudah busuk.

Sayur yang segar biasanya memiliki permukaan yang basah bukan karena air tetapi karena kelembaban saat pengiriman. Sebelum dibersihkan, kandungan air dalam sayur juga terjaga sehingga akan lebih tahan lama ketika disimpan nanti.

  1. Tidak Memiliki Aroma Busuk

Ketika sayuran memiliki tekstur lembek biasanya disertai dengan aroma busuk. Misalnya saja wortel yang biasanya mulai busuk muncul beberapa bagian lembek disertai dengan aroma kurang sedap. Bagian yang lembek ini disebabkan oleh penyimpanan sayuran yang tidak kering. Kelembaban akan menyebabkan pembusukan dan aroma busuk pun akan muncul. Aroma bau ini adalah proses pembusukan yang terjadi pada bau. Beberapa kasus sayuran juga bisa muncul jamur yang tentunya sudah tidak sehat lagi untuk disimpan apalagi dikonsumsi.

  1. Belilah Sayur di Pasar Saat Pagi

Sayur akan didistribusikan ke pasar-pasar saat pagi hari. Artinya sayuran baru saja dipanen dan Anda akan mendapatkan sayuran yang pasti masih segar. Pergilah ke pasar tradisional pada subuh untuk mendapatkan sayur dan buah dengan kualitas yang terbaik.

 

Anda bisa mempelajari tips-tips ini agar kedepannya tidak lagi membeli buah dan sayur busuk saat di pasar. Jika tidak, Anda bisa menitipkan belanjaan ke Titipku aja. Jatiper Titipku sudah berpengalaman belanja di pasar, jadi mereka sudah menguasai cara memilih sayur dan buah yang tingkat kesegarannya baik. Mau? Download Titipku di sini dan selamat berbelanja aman dan #BebasDrama bersama Titipku.

Tinggalkan Balasan