Pelembap Terasa Berat di Kulit, kok Bisa?

pelembab, pelembap, mosturizer, pelembap terasa berat, pelembab terasa berat

pelembab, pelembap, mosturizer, pelembap terasa berat, pelembab terasa berat

Pernahkah kamu merasa kalau pelembap terasa berat di kulit ketika digunakan? Ciri yang paling umum adalah kulit jadi lebih mudah berminyak dari biasanya. Padahal, sebenarnya fungsi dari pelembap sendiri sudah melembapkan, tetapi kenapa membuat produk skincare lain dan make up terasa begitu menumpuk, ya?

seputar pelembap

Pelembap atau moisturizer meruapakan salah satu produk perawatan kulit yang paling sering digunakan selain sabun pencuci muka. Produk satu ini mampu membantu menghidrasi kulit dan menjadikannya terasa lebih kenyal. Ada banyak jenis pelembap yang disesuaikan dengan tipe kulit (normal, kering, berminyak, berjerawat, dan sensitif). Biasanya, terdapat kandungan tertentu dalam pelembap yang dikhususkan untuk salah satu jenis kulit, misalnya tea tree oil yang banyak digunakan untuk menangani masalah kulit berjerawat. Begitu juga dengan kandungan lainnya yang disesuaikan dengan tujuan pemakaiannya. 

 

mengapa pelembap terasa berat

Alasan paling utama pelembap terasa berat dan menumpuk di kulit adalah tidak disesuaikan dengan jenis kulit. Seperti yang sudah dikemukakan sebelumnya, masing-masing pelembap diproduksi dengan menyesuaikan jenis kulit. Ada pelembap khusus kulit kering dan sensitif dengan kandungan hyaluronic acid yang tinggi, ada pelembap khusus kulit berminyak dan berjerawat, ada juga pelembap untuk tipe kulit normal.

Bisa jadi, kamu belum mengetahui jenis kulitmu sehingga memakai pelembap yang tidak sesuai. Kalau kulitmu cenderung berminyak di area T (dahi, hidung, dan dagu), sebaiknya tidak memakai pelembap dengan komposisi hyaluronic acid berada paling atas. Kulit manusia pada dasarnya mempunyai kelenjar yang memproduksi minyak. Kalau porsi pelembapnya melebihi yang dibutuhkan kulit, otomatis terasa menumpuk dan terasa lebih berminyak. Jadi, pilihlah pelembap sesuai jenis kulit, ya!

Alasan selanjutnya adalah urutan pemakaian produk yang tidak tepat. Kalau kamu memakai beragam produk dalam satu waktu, pakailah produk dengan konsentrasi paling ringan sampai berat. Jangan sampai terbalik. Langkah ini membantu kulit menjadi lebih siap untuk meresap berbagai produk yang diaplikasikan satu-persatu.

Selain itu, pahamilah kebutuhan kulit. Ada kalanya, kamu tidak harus menggunakan banyak produk dalam sekali pakai, kok. Secara umum, paling tidak kulit mendapatkan hidrasi dari toner, kemudian serum, pelembap, dan sunscreen (untuk pagi hari). Sementara untuk malam hari, pemakaian sunscreen diganti dengan sleeping mask. Nah, ketika mengaplikasikan serum, lalu wajah sudah terasa cukup lembab, tidak perlu menambahkan face oil atau serum yang lain. Pemakaian produk berlebih juga membuat kulit tidak mampu menyerap kandungan secara maksimal.

 

*****

Pada intinya, memahami kulit sendiri adalah kunci agar mendapatkan produk perawatan yang sesuai. Kalau orang lain memakai 5 produk, bukan berarti kamu juga harus memakai kelimanya. Semuanya bergantung pada kebutuhan kulit masing-masing. Perlu diingat juga bahwa kondisi kulitmu juga bisa berubah sehingga tidak menutup kemungkinan kalau kebutuhan produk perawatanmu juga berubah.

Kalau kamu sedang mencari produk perawatan kulit yang pas, cobalah mengakses Aplikasi Titipku. Sambil mengisi waktu luang, kamu bisa berselancar melihat-lihat berbagai produk yang dijual oleh para pegiat UMKM yang tergabung di Titipku. Siapa tahu ada produk yang cocok dengan yang kamu cari. Yuk, klik Titipku sekarang juga dan dapatkan produk favoritmu yang akan dibelikan dan diantarkan oleh Jatiper Titipku!

Tinggalkan Balasan