Tips agar Barang-Barang di Kamarmu Tidak Mudah Berjamur

Titipku – Setiap orang biasanya mempunyai macam-macam barang di kamarnya. Tidak hanya kasur, karpet, atau lemari, tetapi juga meja belajar, dan rak buku. Belum lagi anak kos yang biasanya menyatukan rak sepatu di dalam kamar berdekatan dengan lemari pakaian. Barang-barang yang terbuat dari kayu cenderung lebih mudah berjamur kalau kondisi lingkungan terlalu lembab. Jika semakin parah, jamur tersebut justru akan merusak furnitur di dalam kamarmu. Koleksi novelmu juga bisa terancam kalau rak bukumu terkena serangan jamur. Bagaimana, sih, tips agar barang-barang di dalam kamar terhindar dari jamur? Jika sudah terkena jamur, bagaimana cara yang tepat untuk membersihkannya?

Posisikan Kembali Barang-Barang di Kamarmu

Ini bukan mendekorasi ulang kamarmu, melainkan mengganti posisi barang-barang di dalam kamar agar sirkuasi udara menjadi lebih baik. Jamur biasanya hadir karena sirkulasi udara dalam ruangan yang buruk sehingga bagian ruangan menjadi lebih lembab daripada bagian yang lain. Ada baiknya kamu menata ulang barang-barangmu, termasuk kasur, lemari, meja belajar, dan rak buku. Tidak hanya menyegarkan suasana kamar, tetapi juga membuat udara bebas masuk dan keluar.

Tempatkan rak buku dan meja belajarmu di dekat jendela. Ini bertujuan mencegah jamur hinggap di buku-buku kesayanganmu. Kalau kamarmu tidak berjendela, sebisa mungkin bukalah pintu setiap hari selama beberapa jam agar udara dari luar bisa masuk. Pastikan juga lemarimu bersih dari jamur dengan cara memeriksa setiap celah pada lemari. Jangan menumpuk pakaian dan barang terlalu padat di dalam lemari karena justru menimbulkan kelembapan di dalam lemari yang tertutup.

Segera Cuci dan Jemur Pakaian Kotormu

Kalau kamu sering keluar rumah, pastikan kamu mengganti baju saat sudah tiba di dalam kamar, ya. Cuci langsung pakaian kotormu dan jemur di tempat yang terkena sinar matahari sampai benar-benar kering. Dengan membiarkan bajumu yang penuh keringat menumpuk di ember, itu dapat mengundang jamur datang ke pakaianmu. Jorok sekali, bukan? Ini juga berlaku kalau kamu malas dan menunda menjemur cucian basahmu. Meskipun sudah dibersihkan, kalau kamu tidak segera menjemur cucianmu akan membuatnya mudah berjamur. Selain itu, aromanya pun menjadi tidak enak.

Pakai Produk Penyerap Lembab

Kalau kamar kalian cenderung mudah lembab dan minim cahaya matahari, ada baiknya kamu membeli produk penyerap lembab yang dijual bebas di pasaran. Untuk tempat-tempat kecil dan tertutup, seperti laci meja atau bagian dalam lemari pakaian, kamu bisa menaruh beberapa bungkus silica gel. Silica gel mampu menyerap kelembapan sehingga jamur pun enggan berkembang biak.

Kamu juga bisa memakai produk berbasis butiran aktif kalsium klorida (CaCl) yang banyak ditemukan di toko dalam kemasan sachet ataupun toples. Simpan produk penyerap lembap tersebut di area yang paling lembap namun tetap dapat terlihat, seperti bagian pojok kamar. Butiran kalsium klorida tersebut akan berubah menjadi air yang menandakan tingginya kelembapan di dalam kamarmu. Kamu bisa mengganti atau mengisi ulang kalsium klorida dengan yang baru setiap 1—2 bulan sekali.

Alternatif lain yang paling mudah untuk mencegah timbulnya jamur di dalam kamar adalah sebisa mungkin hidup bersih. Rutinlah membersihkan kamar dan biarkan udara masuk sehingga tidak terasa pegap dan lembap. Kalau kamu bingung mencari produk penyerap lembap, kamu bisa coba unduh aplikasi Titipku sekarang dan pergi berjelajah. Ada berbagai merk produk penyerap lembab yang bisa dipesan langsung lewat smartphone. Mudah, kan? Jangan ragu pakai Titipku!

 

Tinggalkan Balasan