Minuman Isotonik, Berbahayakah?

Titipku – Ketika sedang berolahlaraga, orang-orang lebih memilih untuk membawa minuman isotonik daripada air mineral biasa. Mereka percaya bahwa minuman isotonik mampu menggantikan cairan tubuh yang daripada air mineral. Di samping itu, minuman isotonik juga kerap dicari ketika cuaca sedang panas dan matahari bersinar terik karena menyegarkan tenggorokan dan juga tubuh. Namun, benarkah minuman isotonik mampu mengganti cairan tubuh yang hilang akibat berolahraga? Amankah minuman isotonik dikonsumsi setiap hari? Yuk cek fakta berikut.

Kandungan Minuman Isotonik

Minuman isotonik, atau lebih dikenal dengan sport drink, mengandung karbohidrat, mineral, dan elektrolit. Selain itu, minuman isotonik memiliki konsentrasi gula dan garam yang mirip dengan cairan tubuh. 70% tubuh manusia mengandung cairan yang akan terus berkurang ketika melakukan kerja berat, olahraga, atau dehidrasi saat cuaca terik. Jadi, benar jika dikatakan minuman isotonik dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang karena memiliki konsentrasi dan kepekatan yang sama. Utamanya ketika berolahraga berat, atau beraktifitas di bawah terik matahari. 

Di samping itu, minuman isotonik juga mengandung elektrolit dan karbohidrat yang dapat digunakan tubuh sebagai sumber tenaga. Itulah mengapa minuman isotonik menjadi pilihan para atlet ketika sedang melakukan latihan ataupun lomba. Cairan tubuh yang berkurang melalui keringat dapat digantikan oleh minuman isotonik. Memiliki konsentrasi dan kepekatan yang mirip dengan cairan tubuh, minuman isotonik cepat diserap oleh tubuh. 

Efek Samping

Meskipun mampu mengganti cairan tubuh akibat dehidrasi, bukan berarti kamu bisa minum minuman isotonik setiap hari lho. Minuman isotonik mengandung gula dan sodium yang cukup tinggi. Sehingga, jika dikonsumsi setiap hari akan menyebabkan kenaikan berat badan jika tidak diimbangi dengan olahraga yang sepadan. Kenaikan berat badan juga akan memicu penyakit lainnya seperti kardiovaskular, tekanan darah tinggi, hingga diabetes melitus 2. 

Banyak minum minuman berasa, termasuk juga minuman isotonik, akan memperberat kerja ginjal. Ginjal membutuhkan waktu untuk mengurai zat yang terdapat di dalam minuman isotonik. Meminumnnya setiap hari artinya ginjal harus bekerja ekstra keras untuk mengurai zat-zat dalam cairan. Air putih tetap menjadi pilihan utama untuk mengganti cairan tubuh karena aman bagi tubuh. 

#dirumahaja

Di samping berolahraga secara rutin, makan-makan bergizi juga penting lho. Belanjanya lewat Aplikasi Titipku saja! Bisa belanja #darirumah, tidak perlu keluar, belanjaan akan diantar sampai rumah. Cukup unduh Aplikasi Titipku dan gunakan fitur Titip Belanja Apa Saja. Yuk, unduh Titipku sekarang!

 

Tinggalkan Balasan